Berita Terkini
Trending Tags

Terjepit Harga Minyak Goreng, Pengrajin Lempeng Magetan Kurangi Isi dan Naikkan Harga Demi Bertahan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 235
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pengrajin lempeng di Magetan sesuaikan isi dan harga karena mahalnya minyak goreng. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kenaikan harga minyak goreng curah kembali menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, para pengrajin kerupuk nasi atau lempeng mulai merasakan dampak signifikan akibat lonjakan biaya produksi yang terus meningkat.

Harga minyak goreng curah yang sebelumnya berada di kisaran Rp18 ribu hingga Rp19 ribu per liter, kini merangkak naik menjadi Rp22 ribu hingga Rp23 ribu per liter. Kenaikan sekitar Rp3 ribu per liter tersebut langsung memukul pelaku usaha kecil, terutama yang bergantung pada penggunaan minyak dalam jumlah besar.

Di Kelurahan Sukowinangun, salah satu pengrajin lempeng, Rutinah (50), mengaku usahanya mulai terdampak. Selain minyak goreng, kenaikan harga bahan pendukung seperti plastik kemasan turut memperberat biaya produksi. Kondisi ini berimbas pada penurunan aktivitas pemasaran.

“Pemasaran jadi agak berkurang, agak sepi,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Untuk menjaga kelangsungan usaha, Rutinah terpaksa mengambil langkah penyesuaian. Ia menaikkan harga jual produknya dari Rp25 ribu menjadi Rp27 ribu per 150 biji. Bahkan, dalam kondisi tertentu, jumlah isi produk dikurangi agar harga tetap terjangkau bagi konsumen.

“Kalau dinaikkan harganya, ya jumlahnya dikurangi,” katanya.

Image Not Found
Produksi lempeng terdampak kenaikan minyak, penjualan mulai menurun. Foto : Kus-Sinergia

Dalam satu kali produksi, Rutinah membutuhkan sekitar 40 liter minyak goreng untuk mengolah hingga 100 kilogram bahan baku. Meski pasokan minyak masih tersedia di pasaran, lonjakan harga menjadi kendala utama yang sulit diantisipasi.

Dampak kenaikan harga juga mulai terlihat pada sisi penjualan. Produk lempeng yang selama ini dipasarkan tidak hanya di Magetan, tetapi juga ke luar daerah seperti Solo dan Madiun, kini mengalami penurunan permintaan.

“Dulu stabil, sekarang mulai turun,” ungkapnya.

Penurunan daya beli konsumen membuat pelaku usaha berada dalam posisi dilematis: menaikkan harga dengan risiko kehilangan pelanggan, atau bertahan dengan margin keuntungan yang semakin menipis. Rutinah berharap harga minyak goreng dapat segera kembali stabil agar usahanya tetap bertahan di tengah tekanan ekonomi.

“Harapannya ya bisa kembali normal,” ucapnya.

Kondisi ini menunjukkan tingginya kerentanan UMKM terhadap fluktuasi harga bahan pokok. Tanpa langkah intervensi yang tepat, usaha kecil seperti pengrajin lempeng berpotensi semakin tertekan di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor

    Pemkab Madiun Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi di Lapangan Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kamis (11/12/2025). Apel dipimpin langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dan diikuti ratusan personel gabungan dari berbagai instansi. Dalam keterangannya, Bupati Hari Wuryanto menegaskan bahwa Madiun termasuk wilayah yang rentan terhadap […]

    Bagikan
  • Imbas Kekecewaan Warga, Komisi B DPRD Sidak Puskesmas Gantrung

    Imbas Kekecewaan Warga, Komisi B DPRD Sidak Puskesmas Gantrung

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terkait pelayanan di Puskesmas Gantrung Kecamatan Kebonsari. Ini Menyusul adanya kekecewaan seorang pasien atas permintaan surat rujukan pemegang BPJS penerima bantuan iuran daerah (PBID) di UPT Puskesmas Gantrung Kecamatan Kebonsari, Selasa (7/1/2025). Sidak yang dipimpin oleh ketua […]

    Bagikan
  • Lebih dari 13 Ribu Pelajar di Magetan Alami Gangguan Mata, Penggunaan Gadget Berlebihan Jadi Sorotan

    Lebih dari 13 Ribu Pelajar di Magetan Alami Gangguan Mata, Penggunaan Gadget Berlebihan Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tingginya penggunaan perangkat elektronik di kalangan anak-anak dan remaja mulai berdampak pada kesehatan mata. Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan mencatat lebih dari 13.000 pelajar tingkat SD hingga SMA mengalami gangguan penglihatan yang sebagian besar memerlukan koreksi menggunakan kacamata. Data tersebut diperoleh dari hasil skrining kesehatan mata yang dilakukan Dinas Kesehatan Magetan sepanjang […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Soroti Piutang Daerah Tahun 2024 sebesar Rp. 21 Miliar

    DPRD Kota Madiun Soroti Piutang Daerah Tahun 2024 sebesar Rp. 21 Miliar

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Proses evaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kota Madiun terus berjalan secara intensif. Dalam Rapat Paripurna pada Rabu (21/05/2025), Fraksi-Frkasi DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah hal, salah satunya Piutang Daerah. Saldo netto piutang pendapatan tahun 2024 tercatat sebesar Rp.21.8 Miliar. Nominal tersebut meningkat jumlahnya jika dibanding dengan saldo piutang pada […]

    Bagikan
  • Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Wanita dalam Koper di Ngawi

    Polisi Bekuk Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Wanita dalam Koper di Ngawi

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Upaya kepolisian dalam mengungkap kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap Uswatun Khasanah (29) akhirnya membuahkan hasil. Petugas gabungan Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dan Satreskrim Polres Ngawi berhasil meringkus pelaku mutilasi ibu dua anak itu yang ditemukan di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Ngawi pada Kamis (23/1/2025) lalu. Pelaku telah diamankan pada Sabtu (25/1/2025) […]

    Bagikan
  • Apel Siaga Bencana, Wali Kota Maidi Imbau Tingkatkan Langkah Antisipasi 

    Apel Siaga Bencana, Wali Kota Maidi Imbau Tingkatkan Langkah Antisipasi 

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana di Taman Lalu Lintas Kali Bantaran, Jumat (11/04/2025). Apel ini melibatkan berbagai unsur mulai dari TNI, Polri, Tagana, BPBD, hingga Pramuka, sebagai bentuk sinergi dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Madiun dan sekitarnya. Wali Kota Madiun, Maidi, yang memimpin langsung apel tersebut menekankan […]

    Bagikan
expand_less