Jumat, 6 Nov 2026
Trending Tags

Terjepit Harga Minyak Goreng, Pengrajin Lempeng Magetan Kurangi Isi dan Naikkan Harga Demi Bertahan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 301
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pengrajin lempeng di Magetan sesuaikan isi dan harga karena mahalnya minyak goreng. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kenaikan harga minyak goreng curah kembali menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, para pengrajin kerupuk nasi atau lempeng mulai merasakan dampak signifikan akibat lonjakan biaya produksi yang terus meningkat.

Harga minyak goreng curah yang sebelumnya berada di kisaran Rp18 ribu hingga Rp19 ribu per liter, kini merangkak naik menjadi Rp22 ribu hingga Rp23 ribu per liter. Kenaikan sekitar Rp3 ribu per liter tersebut langsung memukul pelaku usaha kecil, terutama yang bergantung pada penggunaan minyak dalam jumlah besar.

Di Kelurahan Sukowinangun, salah satu pengrajin lempeng, Rutinah (50), mengaku usahanya mulai terdampak. Selain minyak goreng, kenaikan harga bahan pendukung seperti plastik kemasan turut memperberat biaya produksi. Kondisi ini berimbas pada penurunan aktivitas pemasaran.

“Pemasaran jadi agak berkurang, agak sepi,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Untuk menjaga kelangsungan usaha, Rutinah terpaksa mengambil langkah penyesuaian. Ia menaikkan harga jual produknya dari Rp25 ribu menjadi Rp27 ribu per 150 biji. Bahkan, dalam kondisi tertentu, jumlah isi produk dikurangi agar harga tetap terjangkau bagi konsumen.

“Kalau dinaikkan harganya, ya jumlahnya dikurangi,” katanya.

Image Not Found
Produksi lempeng terdampak kenaikan minyak, penjualan mulai menurun. Foto : Kus-Sinergia

Dalam satu kali produksi, Rutinah membutuhkan sekitar 40 liter minyak goreng untuk mengolah hingga 100 kilogram bahan baku. Meski pasokan minyak masih tersedia di pasaran, lonjakan harga menjadi kendala utama yang sulit diantisipasi.

Dampak kenaikan harga juga mulai terlihat pada sisi penjualan. Produk lempeng yang selama ini dipasarkan tidak hanya di Magetan, tetapi juga ke luar daerah seperti Solo dan Madiun, kini mengalami penurunan permintaan.

“Dulu stabil, sekarang mulai turun,” ungkapnya.

Penurunan daya beli konsumen membuat pelaku usaha berada dalam posisi dilematis: menaikkan harga dengan risiko kehilangan pelanggan, atau bertahan dengan margin keuntungan yang semakin menipis. Rutinah berharap harga minyak goreng dapat segera kembali stabil agar usahanya tetap bertahan di tengah tekanan ekonomi.

“Harapannya ya bisa kembali normal,” ucapnya.

Kondisi ini menunjukkan tingginya kerentanan UMKM terhadap fluktuasi harga bahan pokok. Tanpa langkah intervensi yang tepat, usaha kecil seperti pengrajin lempeng berpotensi semakin tertekan di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Magetan Terapkan Teknologi Ozon untuk Tekan Anjlok Harga Cabai dan Sayuran

    Magetan Terapkan Teknologi Ozon untuk Tekan Anjlok Harga Cabai dan Sayuran

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan terus berupaya menjaga stabilitas harga hortikultura dan meningkatkan kesejahteraan petani. Salah satu langkah terbaru adalah pemanfaatan teknologi ozon melalui generator plasma ozon yang kini resmi beroperasi di Kantor Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Magetan. Bupati Magetan, Nanik Endang, menyebut teknologi tersebut menjadi solusi strategis untuk […]

    Bagikan
  • Ju-Jitsu Selamatkan Klasemen Ponorogo Di Porprov Jatim 2025

    Ju-Jitsu Selamatkan Klasemen Ponorogo Di Porprov Jatim 2025

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Cabang olahraga ju-jitsu menjadi penyelamat posisi Kabupaten Ponorogo dalam perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Setelah sebelumnya berada di peringkat 30, Ponorogo berhasil merangkak naik ke posisi 24 klasemen sementara berkat tambahan medali dari cabang bela diri ini. Pada pertandingan yang digelar Minggu (29/06/2025), atlet-atlet ju-jitsu Ponorogo berhasil […]

    Bagikan
  • UMKM di Magetan Terhimpit Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Plastik

    UMKM di Magetan Terhimpit Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Plastik

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kenaikan harga minyak goreng dan bahan plastik dalam dua pekan terakhir kian menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Lonjakan biaya produksi memaksa pelaku usaha melakukan berbagai penyesuaian, mulai dari menaikkan harga jual hingga menyiasati ukuran produk agar tetap bertahan di tengah kondisi pasar yang […]

    Bagikan
  • Pasca Asesmen KPK, Bupati Sugiri : Kesalahan Itu Kaca Benggala

    Pasca Asesmen KPK, Bupati Sugiri : Kesalahan Itu Kaca Benggala

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo menegaskan komitmennya menindaklanjuti hasil asesmen Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pembenahan tata kelola pemerintahan daerah. Hal itu disampaikan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko seusai menghadiri undangan KPK dalam kegiatan pembinaan pengelolaan APBD tahun 2024–2026. “Seluruh Jawa Timur diundang, kita nomor 23,” ujar Sugiri. Ia menilai, evaluasi KPK merupakan bentuk […]

    Bagikan
  • Orasi di DPRD, Puluhan Mahasiswa Madiun Kecam Maraknya Kabel WIFI Liar Dan Jalan Berlubang

    Orasi di DPRD, Puluhan Mahasiswa Madiun Kecam Maraknya Kabel WIFI Liar Dan Jalan Berlubang

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Forum Mahasiswa Madiun Raya (Formmad Raya) menggelar aksi di kantor DPRD Kabupaten Madiun Kamis (20/02/2025). Aksi ini dilakukan untuk menuntut perhatian serius dari pemerintah daerah mengenai dua permasalahan yang dirasa sangat mengganggu kenyamanan warga. Mulai dari semrawutnya kabel WiFi yang terlihat tidak tertata rapi dan kerusakan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Benahi Jalur Pedestrian untuk Konektivitas Wisata Kota

    Pemkot Madiun Benahi Jalur Pedestrian untuk Konektivitas Wisata Kota

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun tengah menyiapkan konsep konektivitas kawasan wisata terpadu yang menghubungkan Pahlawan Street Center (PSC), Alun-Alun Kota Madiun, Masjid Agung Baitul Hakim, hingga titik wisata pendukung lainnya. Langkah ini dirancang untuk menghidupkan pusat kota secara merata dan mengurangi ketergantungan pada keramaian PSC sebagai satu-satunya magnet wisata. Wali Kota Madiun, […]

    Bagikan
expand_less