Berita Terkini
Trending Tags

Kebakaran TPA Milangasri Masih Sisakan Titik Api, Damkar Siaga Cegah Perambatan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
  • visibility 67
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Damkar Magetan memantau titik panas di area TPA. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Milangasri, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, masih menyisakan titik api hingga Minggu (13/9/2026) siang. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan masih melakukan pemantauan untuk mencegah api kembali merambat ke tumpukan sampah lainnya.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Magetan Ali Sukamto mengatakan, api yang tersisa saat ini berada di bagian dalam tumpukan sampah. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman tidak mudah dilakukan secara menyeluruh.

“Untuk api memang masih ada, asap-asap masih naik ke atas. Kemungkinan ada sampah yang sudah terbakar dan kemudian mati. Tetapi jangan sampai merambat ke tumpukan sampah yang masih baru,” kata Ali.

Menurutnya, petugas telah melakukan antisipasi sejak malam sebelumnya. Pemantauan terus dilakukan karena masih terdapat sejumlah titik panas yang belum dapat dijangkau secara langsung.

Karakteristik tumpukan sampah di lokasi menjadi salah satu kendala utama. Api yang berada di bagian dalam tumpukan tidak mudah dijangkau air karena material sampah yang padat dan bertumpuk.

“Kalau apinya di dalam, memang tidak bisa menembus ke bawah kalau tidak dilakukan pemilahan atau digeser. Jadi sementara kami melakukan pemantauan agar api tidak merambat ke mana-mana,” ujarnya.

Selain kondisi tumpukan sampah, kontur kawasan TPA juga menyulitkan petugas menjangkau titik api. Tumpukan sampah berada di sejumlah bagian yang dipisahkan oleh cekungan atau jurang sehingga akses pemadaman tidak bisa dilakukan dari satu titik. Jika api kembali merambat, petugas menyiapkan langkah pemadaman dengan menarik selang menuju lokasi yang terbakar.

Image Not Found
Titik api masih muncul di dalam tumpukan sampah TPA. Foto : Kus-Sinergia

“Kendalanya tempat tumpukan ini bukan satu titik. Ada jurangnya sehingga untuk menjangkau titik api agak kesulitan. Kami menggunakan selang dan akan ditarik ke sana apabila terjadi perambatan api,” jelas Ali.

Meski masih terdapat asap dan titik api di bagian dalam tumpukan, aktivitas pelayanan TPA Milangasri hingga kini tetap berjalan pada zona lainnya.

“Untuk TPA sekarang aktivitas tetap eksis, tetap buka,” kata Ali.

Ali juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun sisa tanaman secara sembarangan, terutama pada musim kemarau ketika kondisi lingkungan relatif kering dan api mudah merambat.

Menurutnya, masyarakat yang terpaksa melakukan pembakaran di lahan harus memperhatikan kondisi sekitar dan memastikan api benar-benar padam setelah kegiatan selesai.

Ia menyebut kebakaran di sekitar TPA Milangasri diduga berkaitan dengan api dari aktivitas pembakaran di lahan warga yang kemudian merambat ke kawasan TPA.

“Kami mengharapkan masyarakat jangan membakar sampah sembarangan. Kalau membakar, lihat kondisi sekeliling karena api bisa menyebar. Ini juga menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan di Kabupaten Magetan,” tegasnya.

Kewaspadaan dinilai penting karena material sampah yang mengering selama musim kemarau dapat menjadi bahan bakar yang mudah terbakar. Api yang terlihat kecil di permukaan juga berpotensi menjalar melalui bagian dalam tumpukan dan kembali muncul di titik lain.

Damkar dan BPBD Kabupaten Magetan memastikan tetap siaga selama proses pemantauan berlangsung. Petugas akan melakukan penanganan apabila api mulai merambat menuju tumpukan sampah lainnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Madiun Disidang Karena Pelihara Landak Jawa, BKSDA : Itu Satwa Dilindungi

    Warga Madiun Disidang Karena Pelihara Landak Jawa, BKSDA : Itu Satwa Dilindungi

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Kasus pemeliharaan satwa dilindungi di Kabupaten Madiun jadi sorotan publik. Darwanto, warga Dusun Gemuruh, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, kini harus duduk di kursi terdakwa setelah kedapatan memelihara enam ekor Landak Jawa, satwa yang masuk kategori dilindungi undang-undang. Kasus ini bermula dari temuan petugas gabungan pada 27 Desember 2024, saat dilakukan pengecekan […]

    Bagikan
  • Krisis Air Bersih Meluas di Ngawi, Enam Desa Bergantung Bantuan BPBD

    Krisis Air Bersih Meluas di Ngawi, Enam Desa Bergantung Bantuan BPBD

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Krisis air bersih mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, seiring musim kemarau yang menyebabkan banyak sumber air mengering. Hingga Senin (3/8/2026), tercatat enam desa di empat kecamatan terdampak, yakni Bringin, Pitu, Kasreman, dan Ngawi. Dampaknya ribuan warga mulai bergantung pada bantuan distribusi air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana […]

    Bagikan
  • Gebyar Hardiknas 2025 di Magetan, Ribuan Siswa dan Guru Hadirkan Senam dan Tari Massal

    Gebyar Hardiknas 2025 di Magetan, Ribuan Siswa dan Guru Hadirkan Senam dan Tari Massal

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suasana semarak penuh warna menyelimuti Alun-Alun Magetan, Rabu (28/05/2025). Ribuan siswa dan guru dari berbagai jenjang pendidikan tumpah ruah merayakan Gebyar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 dalam sebuah perayaan akbar yang memadukan semangat, seni, dan kebugaran. Mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pendidikan, […]

    Bagikan
  • Lansia 74 Tahun di Jiwan Madiun Ditemukan Meninggal Lebih dari 5 Hari di Rumahnya

    Lansia 74 Tahun di Jiwan Madiun Ditemukan Meninggal Lebih dari 5 Hari di Rumahnya

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 570
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Warga Desa Bibrik, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, digegerkan dengan penemuan jasad seorang lansia di dalam rumahnya pada Jumat (3/4/2026) malam. Korban diketahui bernama Porwo Wasito (74) yang ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia dan diduga sudah lebih dari lima hari. Kapolsek Jiwan, AKP Bambang Wahyu Jati, menjelaskan bahwa penemuan jasad tersebut […]

    Bagikan
  • Target Investasi Kabupaten Madiun 2026 Dipatok Rp. 3 Triliun, 4 Perusahaan Besar Siap Masuk

    Target Investasi Kabupaten Madiun 2026 Dipatok Rp. 3 Triliun, 4 Perusahaan Besar Siap Masuk

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menargetkan realisasi investasi sebesar Rp. 3 triliun pada tahun 2026. Target tersebut meningkat Rp.500 miliar dibandingkan target investasi tahun 2025 yang berada di angka Rp. 2,5 triliun. Kepala DPMPTSP Kabupaten Madiun, Anang Sulistijono, mengatakan peningkatan target itu didasarkan […]

    Bagikan
  • Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Permanen Magetan Tersisa Satu Syarat Administrasi

    Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Permanen Magetan Tersisa Satu Syarat Administrasi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Proses pendirian Sekolah Rakyat (SR) permanen di Kabupaten Magetan memasuki tahap akhir. Hampir seluruh persyaratan teknis dan administrasi telah dipenuhi, tinggal menunggu terbitnya rekomendasi pelepasan status tanah dari Kementerian ATR/BPN. Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo, menjelaskan bahwa upaya Magetan untuk mendapatkan SR permanen telah berlangsung panjang sejak […]

    Bagikan
expand_less