Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Kebakaran TPA Milangasri Masih Sisakan Titik Api, Damkar Siaga Cegah Perambatan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
  • visibility 126
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Damkar Magetan memantau titik panas di area TPA. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Milangasri, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, masih menyisakan titik api hingga Minggu (13/9/2026) siang. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan masih melakukan pemantauan untuk mencegah api kembali merambat ke tumpukan sampah lainnya.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Magetan Ali Sukamto mengatakan, api yang tersisa saat ini berada di bagian dalam tumpukan sampah. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman tidak mudah dilakukan secara menyeluruh.

“Untuk api memang masih ada, asap-asap masih naik ke atas. Kemungkinan ada sampah yang sudah terbakar dan kemudian mati. Tetapi jangan sampai merambat ke tumpukan sampah yang masih baru,” kata Ali.

Menurutnya, petugas telah melakukan antisipasi sejak malam sebelumnya. Pemantauan terus dilakukan karena masih terdapat sejumlah titik panas yang belum dapat dijangkau secara langsung.

Karakteristik tumpukan sampah di lokasi menjadi salah satu kendala utama. Api yang berada di bagian dalam tumpukan tidak mudah dijangkau air karena material sampah yang padat dan bertumpuk.

“Kalau apinya di dalam, memang tidak bisa menembus ke bawah kalau tidak dilakukan pemilahan atau digeser. Jadi sementara kami melakukan pemantauan agar api tidak merambat ke mana-mana,” ujarnya.

Selain kondisi tumpukan sampah, kontur kawasan TPA juga menyulitkan petugas menjangkau titik api. Tumpukan sampah berada di sejumlah bagian yang dipisahkan oleh cekungan atau jurang sehingga akses pemadaman tidak bisa dilakukan dari satu titik. Jika api kembali merambat, petugas menyiapkan langkah pemadaman dengan menarik selang menuju lokasi yang terbakar.

Image Not Found
Titik api masih muncul di dalam tumpukan sampah TPA. Foto : Kus-Sinergia

“Kendalanya tempat tumpukan ini bukan satu titik. Ada jurangnya sehingga untuk menjangkau titik api agak kesulitan. Kami menggunakan selang dan akan ditarik ke sana apabila terjadi perambatan api,” jelas Ali.

Meski masih terdapat asap dan titik api di bagian dalam tumpukan, aktivitas pelayanan TPA Milangasri hingga kini tetap berjalan pada zona lainnya.

“Untuk TPA sekarang aktivitas tetap eksis, tetap buka,” kata Ali.

Ali juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun sisa tanaman secara sembarangan, terutama pada musim kemarau ketika kondisi lingkungan relatif kering dan api mudah merambat.

Menurutnya, masyarakat yang terpaksa melakukan pembakaran di lahan harus memperhatikan kondisi sekitar dan memastikan api benar-benar padam setelah kegiatan selesai.

Ia menyebut kebakaran di sekitar TPA Milangasri diduga berkaitan dengan api dari aktivitas pembakaran di lahan warga yang kemudian merambat ke kawasan TPA.

“Kami mengharapkan masyarakat jangan membakar sampah sembarangan. Kalau membakar, lihat kondisi sekeliling karena api bisa menyebar. Ini juga menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan di Kabupaten Magetan,” tegasnya.

Kewaspadaan dinilai penting karena material sampah yang mengering selama musim kemarau dapat menjadi bahan bakar yang mudah terbakar. Api yang terlihat kecil di permukaan juga berpotensi menjalar melalui bagian dalam tumpukan dan kembali muncul di titik lain.

Damkar dan BPBD Kabupaten Magetan memastikan tetap siaga selama proses pemantauan berlangsung. Petugas akan melakukan penanganan apabila api mulai merambat menuju tumpukan sampah lainnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mencari Pakan Ternak, Pria 65 Tahun di Ngawi Tewas Tersangkut di Pohon Setinggi 8 Meter

    Mencari Pakan Ternak, Pria 65 Tahun di Ngawi Tewas Tersangkut di Pohon Setinggi 8 Meter

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Musibah tragis menimpa seorang warga Desa Legundi, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Pamut (65) ditemukan tewas tersangkut di atas pohon setinggi lebih dari delapan meter saat mencari pakan ternak, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar. Jasad korban pertama kali terlihat tersangkut di pohon yang […]

    Bagikan
  • Petani di Madiun Pangkas Biaya Produksi hingga 80 Persen dengan Pestisida Nabati

    Petani di Madiun Pangkas Biaya Produksi hingga 80 Persen dengan Pestisida Nabati

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Petani di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, membuktikan pertanian ramah lingkungan tak selalu berarti biaya produksi lebih mahal. Melalui penerapan Manajemen Tanaman Sehat (MTS) dan pemanfaatan pestisida nabati, ongkos budidaya padi mereka disebut bisa ditekan hingga 80 persen dibanding penggunaan pestisida kimia. Salah satu petani, Sukardiono, mengatakan penghematan terutama berasal […]

    Bagikan
  • Longsor dan Banjir di Balong, TNI-Polri Bangun Jembatan Darurat untuk Warga

    Longsor dan Banjir di Balong, TNI-Polri Bangun Jembatan Darurat untuk Warga

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Banjir dan tanah longsor yang menerjang Dukuh Kates, Desa Pandak, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, mengakibatkan akses jalan warga terputus setelah jembatan penghubung hanyut diterjang arus sungai. Untuk memulihkan akses, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan warga setempat bergotong royong membangun jembatan darurat dari sesek bambu, Sabtu (23/5/2026). Selain membangun jembatan […]

    Bagikan
  • Gerakan Tanam Padi Serentak di Madiun Dukung Program Swasembada Pangan

    Gerakan Tanam Padi Serentak di Madiun Dukung Program Swasembada Pangan

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar gerakan tanam padi serentak di Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo pada Rabu (23/04/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program nasional swasembada pangan, dengan melibatkan petani, TNI, dan Polri. Gerakan ini menyasar lahan sawah seluas 600 hektare. Untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Selain itu, Pemerintah Kota […]

    Bagikan
  • Jelang PSU Magetan, 16 Pemilih di 4 TPS Tercatat Meninggal Dunia 

    Jelang PSU Magetan, 16 Pemilih di 4 TPS Tercatat Meninggal Dunia 

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan telah memperbaharui data pemilih di empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Sabtu (22/3/2025). Hal itu ditegaskan oleh Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Magetan, Nanik Yasiroh, menyampaikan pencatatan per 15 Maret, terdapat 16 pemilih yang meninggal dunia, 8 […]

    Bagikan
  • Capaian PBB-P2 Kabupaten Madiun Baru 91%, Kecamatan Wungu Terendah

    Capaian PBB-P2 Kabupaten Madiun Baru 91%, Kecamatan Wungu Terendah

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Jatuh tempo pembayaran telah lewat, namun penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kabupaten Madiun masih menyisakan pekerjaan besar. Hingga 30 September 2026, realisasi baru mencapai Rp27,7 miliar atau 91 persen dari target Rp30,5 miliar. Pemkab Madiun masih harus mengejar Rp2,7 miliar dalam tiga bulan terakhir 2026. Capaian antarwilayah […]

    Bagikan
expand_less