Selasa, 3 Nov 2026
Trending Tags

Krisis Air Bersih Meluas di Ngawi, Enam Desa Bergantung Bantuan BPBD

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
  • visibility 210
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BPBD Ngawi distribusikan air ke enam desa terdampak. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Krisis air bersih mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, seiring musim kemarau yang menyebabkan banyak sumber air mengering. Hingga Senin (3/8/2026), tercatat enam desa di empat kecamatan terdampak, yakni Bringin, Pitu, Kasreman, dan Ngawi. Dampaknya ribuan warga mulai bergantung pada bantuan distribusi air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi.

Kondisi paling parah terjadi di Desa Cantel dan Desa Ngancar, Kecamatan Pitu. Di kawasan pinggiran hutan tersebut, sebagian besar sumur warga dilaporkan telah mengering selama sekitar tiga bulan terakhir.

Di Dusun Kaligede, Desa Ngancar, warga kini hanya mengandalkan satu titik sumber air yang berada di lubang dasar sungai. Debit air yang tersisa sangat terbatas sehingga tidak mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat.

Air dari dasar sungai tersebut hanya dimanfaatkan untuk mandi, mencuci, dan kebutuhan ternak. Sementara untuk memasak dan air minum, warga harus berjalan kaki menuju rumah-rumah yang sumurnya masih memiliki cadangan air.

Salah seorang warga, Suyati, mengatakan warga harus bergantian mengambil air secara hati-hati agar air yang tersisa tidak keruh.

“Mengambilnya pakai gayung pelan-pelan dan bergantian supaya airnya tidak kotor. Air itu hanya untuk mencuci dan mandi,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Suwati yang setiap hari terpaksa turun ke sungai untuk memenuhi kebutuhan dasar. Sedangkan air minum diperoleh dengan meminta kepada warga lain yang sumurnya masih mengeluarkan air.

“Kalau untuk mencuci dan mandi kami ke sungai. Untuk air minum, kami minta ke warga yang sumurnya masih ada air,” katanya.

Merespons kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Ngawi mulai menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah terdampak. Pada Senin (3/8/2026), sebanyak 5.500 liter air bersih didistribusikan ke Dusun Kaligede. Penyaluran serupa juga dilakukan ke sejumlah dusun di enam desa terdampak, di antaranya Desa Kenongorejo, Ngancar, Cantel, Kiyonten, dan Karangtengah Prandon.

Petugas BPBD Kabupaten Ngawi, Yudha Herlambang, mengatakan permintaan bantuan air bersih terus berdatangan sejak awal Agustus seiring semakin meluasnya dampak kekeringan.

“Saat ini sudah ada permintaan dropping air dari sejumlah dusun di enam desa. Penyaluran kami lakukan sejak kemarin dengan kapasitas satu tangki sekitar 5.500 liter air,” jelasnya.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Ngawi, wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan pada tahun ini mencakup 11 dusun di 11 desa yang tersebar di lima kecamatan, yakni Sine, Pitu, Kasreman, Bringin, dan Ngawi.

BPBD telah memulai distribusi air bersih sejak Sabtu (1/8/2026) dan memastikan penyaluran akan terus dilakukan secara bertahap sesuai permintaan dari pemerintah desa. Masyarakat di wilayah terdampak juga diimbau menggunakan air secara hemat agar kebutuhan dasar tetap dapat terpenuhi hingga musim hujan tiba. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meriah, SDN 03 Kanigoro Rayakan Hari Guru dengan Puisi dan Busana Adat Nusantara

    Meriah, SDN 03 Kanigoro Rayakan Hari Guru dengan Puisi dan Busana Adat Nusantara

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Peringatan Hari Guru Nasional ke-80 yang jatuh pada 25 November berlangsung meriah di SD Negeri 03 Kanigoro, Kota Madiun. Puluhan siswa hadir dengan mengenakan pakaian adat Nusantara dan mempersembahkan puisi untuk para guru sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. Salah satu siswa kelas VI, Nilam Mahesa Alora Saptiyaputri, mengatakan bahwa […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Siap Restrukturisasi OPD, BPBD Bakal Naik Status Eselon II

    Pemkab Madiun Siap Restrukturisasi OPD, BPBD Bakal Naik Status Eselon II

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun akan melakukan restrukturisasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam waktu dekat. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan efektivitas kinerja birokrasi sekaligus menekan belanja daerah. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pemetaan terhadap dinas-dinas yang berpotensi digabung atau dirampingkan. Proses tersebut masih dalam tahap kajian […]

    Bagikan
  • Lisdyarita Tekankan Kehati-hatian Pilih Kepala Dinas, Harus Tepat Bidang dan Mampu Layani Masyarakat

    Lisdyarita Tekankan Kehati-hatian Pilih Kepala Dinas, Harus Tepat Bidang dan Mampu Layani Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita menegaskan akan berhati-hati dalam menentukan satu nama dari tiga besar calon yang mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Lisdyarita mengatakan, calon kepala dinas yang dipilih nantinya harus sesuai dengan bidang yang dipimpinnya serta memiliki kemampuan dalam menghadapi dan […]

    Bagikan
  • Berkas Penetapan Ketua DPRD Magetan Lengkap, Kembali Dikirim ke Pemprov Jatim

    Berkas Penetapan Ketua DPRD Magetan Lengkap, Kembali Dikirim ke Pemprov Jatim

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses penetapan Ketua DPRD Magetan definitif memasuki babak baru. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan memastikan seluruh persyaratan administrasi yang sebelumnya diminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah dipenuhi. Berkas usulan pengangkatan Ketua DPRD dijadwalkan kembali dikirim ke Biro Pemerintahan Setdaprov Jatim pada Rabu (5/8/2026). Kepala Bagian Organisasi dan Tata Pemerintahan Setdakab Magetan, Kun […]

    Bagikan
  • Harga Mawar di Magetan Melonjak Lebih dari 100 Persen Jelang Ramadan

    Harga Mawar di Magetan Melonjak Lebih dari 100 Persen Jelang Ramadan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang datangnya bulan Ramadan, para petani mawar di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo menikmati masa panen yang membawa berkah besar. Permintaan yang meningkat tajam sejak pertengahan Januari membuat harga mawar meroket lebih dari 100 persen dibanding hari-hari biasa. Kenaikan harga ini dipicu tradisi masyarakat yang memerlukan bunga mawar untuk ziarah dan berbagai […]

    Bagikan
  • Hakordia 2025, Dindik Kota Madiun Bersama Kejaksaan Berikan Edukasi Pencegahan Korupsi Bagi Para Pelajar

    Hakordia 2025, Dindik Kota Madiun Bersama Kejaksaan Berikan Edukasi Pencegahan Korupsi Bagi Para Pelajar

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hari Antikorupsi Sedunia (Harkordia) diperingati setiap tanggal 9 Desember. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik tentang bahaya korupsi dan memperkuat komitmen global untuk pemberantasan korupsi. Tidak hanya untuk pemerintah, namun masyarakat juga didorong untuk mengambil sikap nyata melawan korupsi. Untuk itulah, Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun bersama Kejaksaan Negeri […]

    Bagikan
expand_less