Berita Terkini
Trending Tags

Kebutuhan ASN di Madiun Masih Dibahas, Terbentur Batas Belanja Pegawai 2027

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 240
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Madiun membahas usulan kebutuhan ASN untuk tahun 2027, (16/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun masih membahas usulan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tahun mendatang. Proses tersebut belum final karena harus melalui tahapan koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, mengatakan pengajuan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) saat ini masih berada pada tahap awal dan akan dibahas lebih lanjut melalui mekanisme “desk” bersama pemerintah pusat.

“Pengusulan CPNS ini masih dalam tahap pengusulan. Nanti akan didesk dengan Kementerian PAN-RB untuk melihat apakah usulan daerah bisa disetujui atau tidak,” ujar Heru, Kamis (16/4/2026).

Menurut dia, persetujuan formasi tidak hanya bergantung pada kebutuhan daerah, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan fiskal. Salah satu indikatornya adalah porsi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Heru menjelaskan, kebutuhan ASN di Kabupaten Madiun sebenarnya cukup besar di hampir semua sektor. Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam pemenuhan kebutuhan tersebut.

“Kalau kebutuhan banyak. Tapi kita terbentur anggaran daerah. Tahun 2027 itu belanja pegawai harus maksimal 30 persen,” katanya.

Di sisi lain, jumlah ASN yang memasuki masa pensiun pada 2026 mencapai sekitar 383 orang. Kondisi ini menambah tekanan terhadap ketersediaan sumber daya manusia di lingkungan pemerintah daerah.

Kekurangan tenaga, lanjut Heru, terjadi hampir di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), dengan kebutuhan paling menonjol pada tenaga pendidik. 

Selain itu, sektor kesehatan dan tenaga teknis juga masih membutuhkan tambahan pegawai. “Yang paling banyak guru. Tapi tenaga teknis juga banyak yang kurang. Hampir semua OPD kekurangan ASN,” ujarnya.

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Pemkab Madiun mengoptimalkan pola kerja kolaboratif di internal OPD. Heru menyebut pendekatan kerja tim menjadi solusi sementara agar pelayanan publik tetap berjalan.

“Kita membentuk teamwork di masing-masing OPD. Jadi pekerjaan tidak hanya ditangani satu-dua orang, tapi bersama-sama agar target tetap tercapai,” ucapnya.

Sementara itu, terkait jadwal pembukaan pendaftaran CPNS, Heru mengatakan pihaknya masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat. Hingga kini, belum ada kepastian waktu pengumuman formasi.

“Untuk pengumuman, masih menunggu regulasi dari kementerian,” tutupnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Libur Akhir Tahun, Disbudpar Magetan Antisipasi Perselisihan Pengunjung–Pedagang di Telaga Sarangan 

    Jelang Libur Akhir Tahun, Disbudpar Magetan Antisipasi Perselisihan Pengunjung–Pedagang di Telaga Sarangan 

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sepanjang tahun 2025, Telaga Sarangan menjadi sorotan setelah beberapa perselisihan antara pengunjung dan pedagang viral di media sosial. Salah satu kasus yang paling ramai terjadi ketika wisatawan bersitegang dengan pedagang terkait pembelian makanan dari pedagang keliling namun disantap di area warung permanen. Situasi serupa dilaporkan terjadi beberapa kali dan menimbulkan perdebatan […]

    Bagikan
  • Konvoi Ugal-Ugalan, Polres Ngawi Amankan Puluhan Pemuda serta Sepeda Motor Tak Sesuai Standar

    Konvoi Ugal-Ugalan, Polres Ngawi Amankan Puluhan Pemuda serta Sepeda Motor Tak Sesuai Standar

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Suasana jalan raya di wilayah Kabupaten Ngawi mendadak gaduh saat sekelompok pemuda melakukan konvoi ugal-ugalan yang meresahkan pengguna jalan lainnya. Aksi itu terjadi pada Minggu malam (15/06/2025) dan langsung ditindak oleh jajaran Polres Ngawi yang saat itu tengah menggelar patroli dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Petugas dengan sigap […]

    Bagikan
  • 1.405 PPPK Paruh Waktu Terima SK Pengangkatan, Wali Kota Maidi Tekankan Kinerja Pelayanan Publik

    1.405 PPPK Paruh Waktu Terima SK Pengangkatan, Wali Kota Maidi Tekankan Kinerja Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi memberikan peringatan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Madiun. Hal itu terkait kinerja dan profesionalitas pelayanan publik bagi masyarakat. Hal itu ditegaskan Wali Kota Madiun, Maidi saat penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Lapangan […]

    Bagikan
  • Dispendukcapil Ponorogo Jemput Bola, Ribuan Disabilitas dan ODGJ Kini Bisa Rekam e-KTP

    Dispendukcapil Ponorogo Jemput Bola, Ribuan Disabilitas dan ODGJ Kini Bisa Rekam e-KTP

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga Ponorogo yang mengalami disabilitas fisik, mental, hingga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), selama ini belum memiliki dokumen kependudukan. Padahal, tanpa identitas resmi mereka kesulitan mengakses layanan publik, termasuk bantuan sosial. Menjawab persoalan tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Ponorogo turun langsung ke lapangan dengan program jemput bola. Petugas […]

    Bagikan
  • Target PAD Pariwisata Magetan 2025 Tak Tercapai, 2026 Malah Naik

    Target PAD Pariwisata Magetan 2025 Tak Tercapai, 2026 Malah Naik

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jumlah wisatawan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur diklaim mengalami peningkatan pada 2025. Namun, hal itu tidak berdampak capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata yang tidak mampu memenuhi target yang ditetapkan. PAD sektor pariwisata di Magetan pada 2025 ini mencapai Rp. 20,2 miliar dari target Rp. 21,2 miliar. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Tabrak Bus Jaya, Pemotor Alami Luka-Luka dan Motor Ringsek

    Tabrak Bus Jaya, Pemotor Alami Luka-Luka dan Motor Ringsek

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan MT Haryono pada Sabtu (15/3/2025) sekitar pukul 03.30 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan bus jaya Nopol AE 7034 US yang dikemudikan oleh Eko Budiono (51) warga Warujayeng Kecamatan Tanjung Anom Nganjuk dengan pengendara sepeda motor Okky Adrian warga Pagotan Kabupaten Madiun. Akibat kejadian tersebut, Okky […]

    Bagikan
expand_less