Berita Terkini
Trending Tags

Kelas Inspirasi 11, Saat Anak-Anak SD di Gemarang Belajar Langsung dari Para Profesional

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 26
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah Volunter dari Kelas Inspirasi Madiun mengajar di salah satu SDN di Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Suasana belajar di delapan sekolah dasar (SD) di Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, berubah tidak seperti biasanya. Anak-anak tampak antusias menyambut para tamu istimewa, relawan dari berbagai profesi yang datang bukan untuk mengajar mata pelajaran, melainkan berbagi pengalaman hidup.

Mereka datang sebagai bagian dari Kelas Inspirasi Madiun 11, sebuah kegiatan tahunan yang mempertemukan siswa dengan para profesional dari berbagai bidang. Kegiatan ini melibatkan delapan sekolah diantaranya SDN Durenan 02, SDN Tawangrejo 04, SDN Gemarang 02, SDN Winong 02, SDN Batok 02, SDN Sebayi 01, SDN Durenan 04, dan SDN Nampu 05.

Para relawan berasal dari beragam latar belakang—dokter, dosen, fotografer, jurnalis, wirausaha, hingga pengacara dan konten kreator. Mereka datang dengan semangat sukarela untuk menularkan nilai kerja keras, kejujuran, dan semangat pantang menyerah.

“Para relawan tidak hanya menceritakan profesi mereka, tetapi juga menunjukkan bahwa setiap cita-cita bisa diraih dengan usaha dan ketekunan,” kata Totok Darminto, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kecamatan Gemarang.

Sejak pagi, para siswa tampak bersemangat. Di beberapa sekolah, anak-anak menyiapkan sambutan sederhana, lengkap dengan lagu dan bunga kertas. Di dalam kelas, suasana belajar berubah menjadi lebih hidup—tawa dan tepuk tangan bersahut-sahutan saat para relawan berbagi cerita.

Di SDN Durenan 02, siswa belajar bersama seorang groomer kucing dan melihat langsung cara merawat hewan peliharaan. Di SDN Tawangrejo 04, anak-anak diajari dokter gigi tentang pentingnya menjaga kesehatan mulut.

Sementara di SDN Winong 02, relawan yang berprofesi sebagai konten kreator mengajak siswa membuat video pendek untuk menumbuhkan kepercayaan diri berbicara di depan kamera. Di SDN Durenan 04, seorang pengacara mengajak murid bermain peran menjadi pembela kebenaran.

Kegiatan serupa juga berlangsung di sekolah lain: anak-anak SDN Batok 02 mencoba menjadi penyiar cilik, siswa SDN Nampu 05 belajar dari apoteker tentang dosis obat, dan di SDN Sebayi 01 mereka berinteraksi langsung dengan petugas pemadam kebakaran. Sementara itu, siswa SDN Gemarang 02 mengenal profesi modern seperti data analyst, banker, dan digital marketer—profesi yang mungkin belum pernah mereka dengar sebelumnya.

Menurut Totok, pengalaman semacam ini memberi dampak besar bagi dunia pendidikan di tingkat dasar. Guru-guru bisa belajar dari pendekatan para relawan yang komunikatif dan empatik, sementara siswa belajar melalui contoh nyata.

“Anak-anak jadi tahu bahwa pelajaran yang mereka dapat di sekolah punya manfaat langsung di dunia nyata,” ujarnya.

Selain memperluas wawasan siswa, Kelas Inspirasi juga memperkuat hubungan antara sekolah, masyarakat, dan kalangan profesional. Guru, siswa, dan relawan saling terlibat dalam suasana kolaboratif yang jarang ditemui di kegiatan belajar mengajar rutin.

Pihak sekolah mencatat sejumlah perubahan positif setelah kegiatan berlangsung. Banyak siswa yang lebih aktif bertanya dan mulai berani mengungkapkan cita-citanya. Nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kerja keras pun semakin terlihat.

Kegiatan ini juga mempererat gotong royong antar sekolah di Kecamatan Gemarang. Guru dan kepala sekolah saling membantu menyiapkan kegiatan, berbagi pengalaman, dan berkoordinasi dengan panitia Kelas Inspirasi Madiun.

“Kami merasa dunia pendidikan dasar tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dari para profesional sangat berarti bagi tumbuhnya semangat belajar anak-anak,” kata Totok menegaskan.

Meski hanya berlangsung sehari, Kelas Inspirasi Madiun 11 meninggalkan kesan mendalam. Bagi para siswa, pertemuan itu membuka pandangan baru tentang masa depan. Bagi guru dan relawan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa inspirasi tak selalu datang dari ruang kelas—kadang dari kehadiran, cerita, dan ketulusan.

“Semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin tahunan. Dari sekolah-sekolah sederhana di pelosok, kami percaya akan lahir generasi hebat yang siap membawa perubahan,” tutup Totok.

Kelas Inspirasi Madiun 11 menunjukkan bahwa pendidikan inspiratif tidak harus rumit atau mahal. Cukup dengan kehadiran orang-orang yang peduli dan bersedia berbagi pengalaman hidup, anak-anak bisa melihat dunia dengan cara baru — dan mulai berani bermimpi lebih tinggi. (Tova/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku Play Button

    Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Fakta baru terungkap dalam kasus kematian Nur Aini (55), warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Hasil autopsi menyimpulkan korban meninggal akibat luka sayatan di leher hingga kehabisan darah. Selain itu juga disertai sejumlah luka akibat benturan benda tumpul di bagian kepala dan tangan. Autopsi dilakukan oleh tim dokter forensik Labfor […]

    Bagikan
  • Polres Ponorogo Periksa 41 Orang terkait Kasus Dugaan Keracunan Makanan

    Polres Ponorogo Periksa 41 Orang terkait Kasus Dugaan Keracunan Makanan

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kasus dugaan keracunan makanan yang terjadi di Desa Bondrang, Kecamatan Sawoo, dan Desa Belang, Kecamatan Bungkal, Ponorogo, masih dalam penyelidikan kepolisian. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, mengungkapkan hingga kini sudah 41 orang diperiksa. Mereka terdiri dari korban, pihak terkait, hingga pengusaha katering yang menyediakan makanan. Selain itu, polisi juga […]

    Bagikan
  • Awal Ramadhan, 5 Desa di Kabupaten Madiun Terendam Banjir

    Awal Ramadhan, 5 Desa di Kabupaten Madiun Terendam Banjir

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Madiun sejak Jumat sore hingga malam (28/2/2025) mengakibatkan puluhan rumah di lima desa, dua kecamatan terendam banjir. Bahkan akses jalan raya dari wilayah Kecamatan Pilangkenceng menuju Kota Caruban tertutup banjir, tepatnya di Desa Kedungmaron Kecamatan Pilangkenceng. Ketinggian air banjir setinggi pinggang orang dewasa atau 1 […]

    Bagikan
  • Puluhan Anak Yatim Piatu Diajak Berbelanja Baju Lebaran

    Puluhan Anak Yatim Piatu Diajak Berbelanja Baju Lebaran

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang Idul Fitri, sejumlah donatur yang tergabung dalam Yayasan Gerak Bareng mengajak puluhan anak yatim piatu untuk berbelanja baju lebaran. Kegiatan ini berlangsung di Pasar Legi Songgolangit, Ponorogo. Sebanyak 31 anak yatim piatu dari berbagai wilayah di Kabupaten Ponorogo diberikan kesempatan untuk memilih sendiri baju muslim serta pakaian harian. Sebelum berbelanja, mereka […]

    Bagikan
  • Tak Wajib tapi Penting, TKA Bisa Jadi Tiket Emas ke Dunia Kampus dan Kerja

    Tak Wajib tapi Penting, TKA Bisa Jadi Tiket Emas ke Dunia Kampus dan Kerja

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas XII jenjang SMA/MA/SMK akan mulai dilaksanakan pada November 2025. Di Ponorogo, sekolah-sekolah kini tengah melakukan pendataan siswa yang berminat mengikuti program tersebut. Kasi SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Ponorogo–Magetan, Eko Budi Santoso, menjelaskan bahwa TKA merupakan program baru dari Kementerian Pendidikan […]

    Bagikan
  • Elf Pengangkut Puluhan Santri Terguling di Jalur Madiun–Surabaya, Wabup Madiun Turun Langsung Tangani Korban

    Elf Pengangkut Puluhan Santri Terguling di Jalur Madiun–Surabaya, Wabup Madiun Turun Langsung Tangani Korban

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah minibus elf yang mengangkut rombongan santri Pondok Pesantren Salafiyah Sholawat mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Madiun–Surabaya, tepatnya di KM 10, Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Selasa (16/09/2025). Kendaraan berisi 27 penumpang itu terguling setelah berusaha menghindari tabrakan. Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, yang kebetulan melintas di […]

    Bagikan
expand_less