Berita Terkini
Trending Tags

Lokasi Koperasi Merah Putih di Magetan Jadi Sorotan, Dinilai Kurang Strategis

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • visibility 131
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
salah satu lokasi KDMP di Kab Magetan

Sinergia | Magetan – Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang mulai beroperasi di berbagai daerah menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa. Namun, di tengah proses pengembangannya, sejumlah gerai koperasi justru menjadi sorotan karena dinilai berdiri di lokasi yang kurang strategis untuk aktivitas perdagangan.

Fenomena tersebut tidak hanya terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, tetapi juga terlihat di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Beberapa bangunan koperasi berada di lokasi yang jauh dari pusat keramaian sehingga memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat mengenai efektivitasnya dalam menjangkau konsumen.

Sejumlah gerai bahkan berdiri di lokasi yang tidak lazim bagi sebuah pusat aktivitas ekonomi. Di Desa Pelangkrongan, Kecamatan Poncol, bangunan koperasi berada di tepi jalan yang menghadap jurang sehingga dinilai kurang mencolok bagi pengguna jalan.

Sementara itu, gerai Koperasi Merah Putih di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, berada tepat di depan tempat pemakaman umum. Kondisi serupa juga ditemukan di Desa Tapen yang berlokasi di depan saluran irigasi, serta di Desa Krowe yang berdiri di tengah hamparan persawahan produktif.

Lokasi-lokasi tersebut belakangan ramai diperbincangkan masyarakat, termasuk melalui media sosial. Tidak sedikit warga yang mempertanyakan pertimbangan pemilihan lokasi, mengingat keberhasilan sebuah gerai umumnya dipengaruhi oleh aksesibilitas serta tingginya mobilitas masyarakat di sekitarnya.

Suyanto (48), warga Kecamatan Poncol, menilai lokasi menjadi salah satu faktor penting dalam menarik pembeli. Menurutnya, apabila gerai berada di tempat yang kurang terlihat, konsumen dari luar wilayah kemungkinan tidak mengetahui keberadaannya.

“Kalau lokasinya seperti ini, yang belanja mungkin hanya warga sekitar. Kalau orang luar kan belum tentu tahu atau sengaja datang ke sini,” ujarnya.

Pendapat serupa disampaikan Rini (36), warga Lembeyan. Ia mengaku keberadaan koperasi di depan area pemakaman bisa menjadi pertimbangan tersendiri bagi sebagian masyarakat untuk singgah, meski hal itu bukan satu-satunya faktor yang menentukan.

“Sebenarnya bangunannya bagus, tapi orang pasti punya pertimbangan kalau letaknya persis di depan makam. Yang penting nanti produknya lengkap dan harganya murah supaya tetap ramai,” katanya.

Image Not Found
salah satu lokasi KDMP di Kab Magetan

Selain mempertanyakan lokasi, sebagian warga juga ingin mengetahui arah pengembangan Koperasi Merah Putih. Mereka menilai perlu ada kejelasan apakah koperasi hanya difokuskan melayani kebutuhan masyarakat desa setempat atau juga dirancang untuk menarik konsumen dari luar wilayah sebagaimana minimarket yang umumnya berada di jalur utama.

Di sisi lain, tidak semua masyarakat memandang lokasi tersebut sebagai sebuah kelemahan. Sebagian warga justru menilai kedekatan koperasi dengan lingkungan permukiman lebih penting dibanding berada di jalan raya.

Wahyudi (52), warga Desa Krowe, menilai koperasi desa memang seharusnya mengutamakan kemudahan akses bagi warga setempat, bukan semata mengejar lalu lintas kendaraan.

“Kalau tujuannya melayani warga desa, ya tidak harus di pinggir jalan nasional. Yang penting mudah dijangkau warga sini dan pengelolaannya bagus,” tuturnya.

Pandangan optimistis juga disampaikan Dwi, warga Desa Tapen. Menurutnya, lokasi yang berada di dekat persawahan maupun saluran irigasi bukan berarti tidak memiliki prospek. Dengan pengelolaan yang profesional, tempat yang awalnya dianggap sepi justru dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi baru.

“Sekarang banyak tempat yang awalnya dianggap sepi, ternyata bisa ramai setelah dikelola serius. Siapa tahu nanti justru jadi hidden gems,” ujarnya.

Terlepas dari beragam pandangan tersebut, masyarakat menilai keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh letak bangunan. Ketersediaan produk yang dibutuhkan warga, harga yang bersaing, kualitas pelayanan, manajemen koperasi, serta kemampuan memenuhi kebutuhan masyarakat menjadi faktor utama yang akan menentukan keberlangsungan dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap koperasi tersebut.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krs/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jamaah Calon Haji Asal Indonesia Laksanakan Wisata Religi di Makkah

    Jamaah Calon Haji Asal Indonesia Laksanakan Wisata Religi di Makkah

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Makkah, Arab Saudi | Sinergia  — Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah umrah, para jamaah calon haji asal Indonesia melanjutkan perjalanan spiritual mereka dengan melakukan wisata religi ke sejumlah lokasi bersejarah di Makkah, Senin (20/05/2025). Destinasi pertama yang dikunjungi adalah Jabal Tsur, gunung yang dikenal sebagai tempat persembunyian Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar Ash-Shiddiq saat hijrah […]

    Bagikan
  • Pohon Tumbang Timpa Satu Mobil, Jalur Sarangan – Cemorosewu Tertutup Total

    Pohon Tumbang Timpa Satu Mobil, Jalur Sarangan – Cemorosewu Tertutup Total

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia – Magetan – Cuaca ekstrem kembali berdampak di wilayah Magetan. Sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menutup total akses Jalan Tembus Sarangan–Cemorosewu, tepatnya di depan kawasan wisata Lawu Green Forest, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, pada Minggu (11/5/2025) sekitar pukul 14.15 WIB. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Eka Wahyudi, mengatakan pohon jenis kipres […]

    Bagikan
  • Libur Sekolah, Penumpang KA di Daop 7 Naik 15 Persen, Ada Promo Spesial

    Libur Sekolah, Penumpang KA di Daop 7 Naik 15 Persen, Ada Promo Spesial

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Memasuki libur sekolah tahun ajaran 2024/2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya peningkatan signifikan pada jumlah penumpang kereta api jarak jauh. Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menyebutkan bahwa lonjakan jumlah penumpang mencapai sekitar 15 persen dibandingkan hari-hari normal. “Biasanya, volume harian […]

    Bagikan
  • 438 Warga Ikut Mudik Balik Gratis Pemkab Madiun, Sembilan Bus Diberangkatkan ke Jakarta dan Surabaya

    438 Warga Ikut Mudik Balik Gratis Pemkab Madiun, Sembilan Bus Diberangkatkan ke Jakarta dan Surabaya

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sebanyak 438 warga mengikuti program mudik balik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perhubungan pada Senin (23/3/2026). Program tahunan ini ditujukan untuk membantu masyarakat kembali ke perantauan usai merayakan Lebaran 2026 di kampung halaman. Pemberangkatan peserta dilakukan dari halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban. Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama sejumlah […]

    Bagikan
  • Stasiun Madiun Jadi Terpadat saat Angkutan Lebaran 2026, Ini Data Lengkap Daop 7

    Stasiun Madiun Jadi Terpadat saat Angkutan Lebaran 2026, Ini Data Lengkap Daop 7

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Stasiun Madiun tercatat sebagai stasiun terpadat selama masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Tingginya mobilitas penumpang terlihat dari dominasi jumlah pelanggan baik untuk keberangkatan maupun kedatangan. Berdasarkan data periode 11–29 Maret 2026, Stasiun Madiun menjadi titik dengan volume penumpang tertinggi, […]

    Bagikan
  • Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Diajak City Tour dan Napak Tilas Haji

    Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Diajak City Tour dan Napak Tilas Haji

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Mekkah, Arab Saudi – Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata memanfaatkan waktu sebaik mungkin selama berada di Mekkah, Arab Saudi. Kali ini, jemaah Sindo Wisata akan diajak untuk city tour Mekkah Al Mukarrahmah pada Sabtu (14/06/2025). Seluruh jemaah pun mengikuti city tour ini untuk menikmati suasana Kota Mekkah. Gua Tsur Menjadi Tempat Nabi Muhammad […]

    Bagikan
expand_less