Berita Terkini
Trending Tags

Magetan Siapkan Pilkades Serentak 2027, 179 Desa Ditargetkan Gunakan E-Voting

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 51
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menyiapkan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2027. Sebanyak 179 desa ditargetkan mengikuti pesta demokrasi tingkat desa tersebut, dengan pelaksanaan pemungutan suara direncanakan menggunakan e-voting.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Magetan, Parminto Budi Utomo, mengatakan tahapan Pilkades diperkirakan mulai berjalan pada Juni 2027. Persiapan diawali dengan pembentukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang baru.

Masa jabatan BPD yang saat ini menjabat akan berakhir. BPD baru ditargetkan sudah terbentuk pada 17 Maret 2027 dan selanjutnya memiliki peran penting dalam mengawali proses pemilihan kepala desa.

“Bulan Juni pengisian prosesnya sudah mulai. Proses dulu BPD-nya, karena yang memproses Pilkades kan BPD,” ujar Parminto.

Menurutnya, setelah BPD baru terbentuk, dilanjutkan dengan pemberitahuan kepada kepala desa mengenai berakhirnya masa jabatan. BPD memiliki waktu sekitar 10 hari untuk membentuk panitia pemilihan kepala desa.

Panitia juga menyusun rencana kebutuhan biaya Pilkades untuk diajukan melalui camat dan mendapat persetujuan bupati. Setelah itu, tahapan berlanjut pada pengumuman dan pembukaan pendaftaran calon kepala desa hingga pemungutan suara.

Parminto menyebut pemungutan suara Pilkades serentak diperkirakan berlangsung pada awal November 2027. Setelah seluruh tahapan selesai, pemerintah daerah menargetkan penetapan kepala desa terpilih dilakukan pada 17 Desember 2027.

“Targetnya di tanggal 17 Desember sudah ada penetapan SK kepala desa yang baru oleh bupati. Pelantikannya mungkin di akhir-akhir Desember 2027,” katanya.

Kepala desa yang terpilih nantinya akan menjalankan masa jabatan periode 2027–2035.

Terkait persyaratan pencalonan, Parminto mengatakan belum terdapat perubahan signifikan. Pemerintah daerah masih menunggu proses penyusunan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) yang menjadi aturan teknis pelaksanaan.

Sementara itu, ketentuan umum dan khusus masih mengacu pada Peraturan Pemerintah terbaru. Persyaratan seperti batas usia, riwayat pendidikan, serta ketentuan administratif lainnya tetap menjadi bagian dari proses pencalonan.

“Prinsipnya masih sama. Permendagrinya juga masih berproses, belum selesai. Tetap kita menggunakan PP yang baru ini, secara syarat umum dan secara khusus tidak ada perbedaan yang signifikan,” jelasnya.

Salah satu pelaksanaan penting dalam Pilkades mendatang adalah penggunaan teknologi dalam pemungutan suara. Parminto mengatakan regulasi terbaru telah membuka ruang penggunaan sistem elektronik. Berdasarkan ketentuan tersebut, Pemkab Magetan memutuskan untuk menyiapkan pelaksanaan Pilkades 2027 di 179 desa dengan metode e-voting.

Penggunaan e-voting diharapkan menjadi bagian dari modernisasi proses pemilihan kepala desa sekaligus menyesuaikan pelaksanaan Pilkades dengan ketentuan yang memungkinkan pemungutan suara secara elektronik.

Sementara itu, sejumlah desa yang saat ini belum memiliki kepala desa definitif tetap masuk dalam agenda Pilkades serentak. Kekosongan jabatan kepala desa antara lain terjadi karena kepala desa meninggal dunia maupun mengundurkan diri.

Untuk mengisi kekosongan tersebut, pemerintah menunjuk penjabat (Pj.) kepala desa. Parminto menjelaskan Pj. kepala desa berasal dari kalangan PNS/ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magetan. Proses pengusulannya dilakukan oleh BPD dengan rekomendasi camat untuk selanjutnya mendapat persetujuan bupati.

“Kalau kepala desa kosong, sampai dengan terisi nanti ditunjuk Pj. oleh ibu bupati. Pj. itu asalnya dari PNS di lingkup pemerintah daerah kabupaten,” terangnya.

Pj. kepala desa tidak perlu mengundurkan diri dari statusnya sebagai ASN. Justru, selama masa jabatan tersebut, Pj. bertugas menjalankan pemerintahan desa sekaligus mengawal proses persiapan hingga pelaksanaan Pilkades.

Dengan tahapan yang berlangsung sejak pertengahan 2027, Pemkab Magetan menargetkan seluruh rangkaian Pilkades serentak dapat berjalan hingga menghasilkan kepala desa definitif untuk 179 desa pada akhir Desember 2027. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krs/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI-Polri Siap Amankan Libur Lebaran di Madiun Raya

    TNI-Polri Siap Amankan Libur Lebaran di Madiun Raya

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan, TNI-Polri siap mengamankan libur lebaran di wilayah Madiun Raya. “Kami TNI-Polri telah berkomitmen untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat selama libur lebaran,” kata Pamen TNI AD itu usai mendampingi Pangdam, Kapolda, dan Gubernur meninjau pos pengamanan di Rest Area 575 A,Tol Trans Jawa, […]

    Bagikan
  • Program Keliling Bapenda dan Bank Jatim untuk Penerimaan Pajak PBB-P2 di Wilayah Kec Kare

    Program Keliling Bapenda dan Bank Jatim untuk Penerimaan Pajak PBB-P2 di Wilayah Kec Kare

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemkab Madiun getol melakukan aksi nyata untuk penerimaan pajak. Hasilnya, dari target Rp. 30 milyar PBB-P2 di tahun 2026, sudah masuk ke kas daerah sekitar Rp. 6,3 miliar. Kolaborasi atara Bapenda dan Bank Jatim mengerahkan 4 petugas khusus berkeliling menggunakan mobil di 62 desa. Konsep pembayaran […]

    Bagikan
  • Padang Mbranang 2026, Video Mapping Internasional Sulap Gedung Balai Kota Madiun Jadi Panggung Seni Digital

    Padang Mbranang 2026, Video Mapping Internasional Sulap Gedung Balai Kota Madiun Jadi Panggung Seni Digital

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Gedung Balai Kota Madiun berubah menjadi kanvas raksasa yang memukau saat pertunjukan video mapping bertajuk Padang Mbranang digelar pada Jumat (24/7/2026) malam. Permainan cahaya, visual kreatif, dan teknologi digital sukses menyedot perhatian masyarakat yang memadati kawasan Pahlawan Street Center (PSC). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Madiun ke-108 dengan […]

    Bagikan
  • Satpol PP Lakukan Penertiban Spanduk Liar, Dipasang Secara Tidak Beraturan

    Satpol PP Lakukan Penertiban Spanduk Liar, Dipasang Secara Tidak Beraturan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Magetan turun ke lapangan menertibkan berbagai banner dan spanduk liar yang terpasang sembarangan di sepanjang jalur Kawedanan–Parang. Razia ini dilakukan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus memperbaiki estetika wilayah yang selama ini dipenuhi promosi tanpa izin. Dalam operasi tersebut, Selasa (09/12/2025) petugas menyisir sejumlah titik […]

    Bagikan
  • Empat Jabatan Strategis Kosong, Bupati Madiun Ngebut Cari Kepala Dinas Baru

    Empat Jabatan Strategis Kosong, Bupati Madiun Ngebut Cari Kepala Dinas Baru

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun membuka seleksi terbuka untuk mengisi empat jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) yang kosong usai rotasi pejabat pada Kamis (21/8/2025). Langkah cepat ini dilakukan sesuai instruksi Bupati Madiun Hari Wuryanto agar tidak terjadi kekosongan pimpinan di organisasi perangkat daerah (OPD). Empat kursi jabatan strategis yang dilelang adalah Kepala […]

    Bagikan
  • 30,8 Hektare Hutan Gunung Lawu Terbakar, Perhutani Siapkan Pemulihan Bertahap

    30,8 Hektare Hutan Gunung Lawu Terbakar, Perhutani Siapkan Pemulihan Bertahap

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seluas 30,8 hektare kawasan hutan di lereng Gunung Lawu yang masuk wilayah Kabupaten Magetan dan Ngawi, Jawa Timur, terdampak kebakaran sejak 14 September 2026. Perhutani KPH Lawu Ds kini mulai memetakan karakteristik area terdampak sebagai dasar menentukan metode pemulihan kawasan. Wakil Administratur KPH Lawu Ds, Hermawan, mengatakan luas tersebut merupakan hasil […]

    Bagikan
expand_less