
Sinergia | Kab. Madiun — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun memastikan hingga awal Januari 2026 belum ditemukan kasus super flu atau Influenza A H3N2 di wilayahnya. Otoritas kesehatan menilai situasi masih aman dan terkendali.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyana, mengatakan pihaknya belum menerima laporan adanya kasus super flu di masyarakat.
“Sampai saat ini belum ada laporan kasus super flu di Kabupaten Madiun. Kondisinya masih aman dan terkendali,” ujar dr. Heri, Selasa (6/1/2026).
Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyakit menular berbasis virus. Menurutnya, pola pencegahan dan penanganan super flu pada prinsipnya tidak berbeda dengan influenza musiman maupun penyakit saluran pernapasan lainnya.
“Prinsipnya sama seperti saat penanganan penyakit menular, termasuk pengalaman pada masa Covid-19, seperti memakai masker ketika sakit, rajin mencuci tangan, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” jelasnya.
Selain itu, dr. Heri menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh melalui konsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, serta menjaga kebugaran fisik. Upaya tersebut dinilai efektif untuk mencegah infeksi, termasuk kemungkinan munculnya varian influenza baru.
Terkait perbedaan super flu dengan flu biasa, ia menjelaskan bahwa secara umum gejalanya serupa. Namun, pada sejumlah kasus, masa pemulihan dapat berlangsung lebih lama.
“Flu biasa umumnya sembuh dalam 3 hingga 7 hari. Sementara yang dicurigai super flu bisa memerlukan waktu sekitar 10 hari hingga dua minggu, tergantung kondisi imunitas masing-masing,” terangnya.
Dinkes Kabupaten Madiun juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak mengaitkan situasi ini dengan pandemi Covid-19.
“Tidak perlu takut berlebihan atau menganggap ini sebagai Covid-19 jilid dua. Yang terpenting tetap disiplin menjaga kesehatan dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika gejala berlangsung lama atau semakin berat,” tegas dr. Heri.
Ia memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Madiun siap menangani kasus influenza sesuai prosedur yang berlaku. Selama situasi masih terkendali, tidak diperlukan penerapan karantina khusus.(Tov/Krs).