Berita Terkini
Trending Tags

Memprihatinkan, Ratusan Siswa SMPN 1 Bringin Ngawi Belajar di Tengah Ancaman Atap Ambruk

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • visibility 77
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Siswa belajar di kelas dengan atap rusak dan rawan ambruk.Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Hari pertama kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun ajaran baru di SMP Negeri 1 Bringin, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Senin (20/7/2026), diwarnai kondisi yang memprihatinkan. Puluhan siswa terpaksa mengikuti pelajaran di bawah ancaman atap ruang kelas yang rusak parah dan berpotensi roboh.

Kerusakan tersebut terjadi di enam ruang kelas yang digunakan oleh siswa kelas VII, VIII, dan IX. Selain atap yang lapuk dan nyaris ambruk, kondisi meja serta bangku belajar juga banyak yang sudah rusak dan tidak lagi layak digunakan.

Pada hari pertama sekolah, sekitar 30 siswa kelas IX yang semula menempati salah satu ruang kelas dengan kondisi paling parah terpaksa dipindahkan ke aula dan laboratorium sekolah. Sementara itu, ruang musala juga disiapkan sebagai lokasi belajar alternatif agar kegiatan belajar mengajar tetap dapat berlangsung dengan aman.

Saat ini SMP Negeri 1 Bringin memiliki total 478 siswa. Dengan keterbatasan ruang yang layak, pihak sekolah harus melakukan penyesuaian jadwal dan pembagian ruang belajar agar seluruh siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran.

Salah seorang siswi kelas IX, Valen Putri Maharini, mengaku tidak nyaman mengikuti pelajaran di ruang kelas yang atapnya rusak. Ia mengaku khawatir keselamatan siswa terancam, terutama saat musim hujan tiba.

Image Not Found
Sekolah berharap rehabilitasi gedung segera direalisasikan. Foto : Kus-Sinergia

“Tidak nyaman untuk belajar karena takut atapnya roboh. Apalagi kalau sudah musim penghujan. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki sekolah ini,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan guru kelas, Aniek Tri Handayani. Menurutnya, bukan hanya atap yang membahayakan, melainkan juga kondisi meja dan bangku yang banyak mengalami kerusakan sehingga mengganggu kenyamanan proses belajar mengajar.

“Bukan hanya atap yang hampir roboh, meja dan bangku juga banyak yang rusak. Guru maupun siswa merasa khawatir saat berada di dalam kelas karena kondisinya sudah tidak layak,” katanya.

Kepala SMP Negeri 1 Bringin, Sutiyo, menjelaskan bahwa pihak sekolah sebenarnya telah mengajukan usulan rehabilitasi bangunan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi sejak 2024. Namun hingga memasuki tahun ajaran 2026, usulan tersebut belum juga terealisasi.

Akibatnya, sekolah harus mencari solusi sementara dengan memanfaatkan aula, laboratorium, hingga musala sebagai ruang belajar pengganti.

“Hari ini kami cukup kesulitan mengatur pembagian ruang kelas karena banyak yang rusak. Sebagian siswa kami tempatkan di laboratorium, sebagian lagi di aula. Usulan perbaikan sudah kami sampaikan sejak 2024, tetapi sampai sekarang belum ada realisasinya,” ungkap Sutiyo.

Pihak sekolah mengaku telah beberapa kali melakukan perbaikan ringan secara swadaya, terutama pada bagian atap yang mengalami kerusakan. Namun upaya tersebut hanya bersifat sementara karena usia bangunan yang sudah tua menyebabkan kerusakan kembali muncul di sejumlah ruang kelas lainnya.

Guru, siswa, dan orang tua kini berharap Pemerintah Kabupaten Ngawi segera merealisasikan rehabilitasi gedung sekolah agar proses pembelajaran dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan tanpa rasa khawatir terhadap keselamatan peserta didik maupun tenaga pendidik. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tergerus Arus Sungai, Plengsengan Jembatan Kedunggalar – Bangunrejo Ngawi Longsor

    Tergerus Arus Sungai, Plengsengan Jembatan Kedunggalar – Bangunrejo Ngawi Longsor

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Jembatan penghubung antar Desa Kedunggalar dan Desa Bangunrejo Kidul di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi kini tidak dapat dilewati. Pasalnya, kondisi jembatan kian memprihatinkan lantaran sayap jembatan sisi Selatan longsor pada Senin malam (24/2/2025). Hal itu disebabkan gerusan air sungai saat debit air tinggi. Menurut informasi, plengsengan longsor tersebut terjadi saat […]

    Bagikan
  • Rencana Panen Raya Bersama Presiden di Ngawi Batal, Petani Sudah Terlanjur Panen

    Rencana Panen Raya Bersama Presiden di Ngawi Batal, Petani Sudah Terlanjur Panen

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Kabupaten Ngawi untuk menghadiri panen raya dipastikan batal terlaksana. Padahal, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ngawi sebelumnya telah menyiapkan beberapa lokasi alternatif untuk menyambut kegiatan tersebut. Kepala Bidang Tanaman Pangan DKPP Ngawi, Hasan Zunairi, menjelaskan sejumlah titik yang dianggap paling layak dijadikan lokasi panen […]

    Bagikan
  • Harga Bawang Merah di Pasar Legi Naik Dua Kali Lipat

    Harga Bawang Merah di Pasar Legi Naik Dua Kali Lipat

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Harga bawang merah di Pasar Legi, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, melonjak tajam dalam sepekan terakhir. Kenaikannya bahkan mencapai dua kali lipat dari harga normal. Saat ini, harga bawang merah di pasar tradisional terbesar di Ponorogo tersebut berada di kisaran Rp55.000 hingga Rp60.000 per kilogram. Padahal, sebelumnya harga normal berkisar antara Rp25.000 […]

    Bagikan
  • Diduga Tersengat Listrik Bor, Kuli Bangunan di Madiun Tewas Terjatuh di Lokasi Proyek

    Diduga Tersengat Listrik Bor, Kuli Bangunan di Madiun Tewas Terjatuh di Lokasi Proyek

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Suasana proyek pembangunan rumah di Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, mendadak berubah panik setelah seorang pekerja bangunan tewas usai terjatuh di lokasi kerja, Sabtu (25/4/2026) siang. Korban diduga tersengat aliran listrik dari bor yang tengah digunakan. Korban diketahui bernama Wawan Frengki Cahyono (45), warga setempat. Ia sempat dilarikan ke rumah […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Tinjau Pos Pantau dan Pos Pelayanan Mudik Lebaran 2025

    Bupati Madiun Tinjau Pos Pantau dan Pos Pelayanan Mudik Lebaran 2025

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sepekan jelang hari raya Idul Fitri 1446 H, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun, melakukan peninjauan pos pantau dan pos pelayanan arus mudik Lebaran 2025 pada Selasa sore (25/03/2025). Pos pantau dan pelayanan yang ditinjau diantaranya Jiwan, Dumpil, Caruban serta Saradan. Bupati dan […]

    Bagikan
  • DPRD-Pemkot Madiun Bakal Kaji Usulan Hasil Musrenbangcam Tahun 2026

    DPRD-Pemkot Madiun Bakal Kaji Usulan Hasil Musrenbangcam Tahun 2026

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun telah merampungkan Musyawarah Rencana Pembangunan tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) Tahun 2026. Musrenbangcam telah dilaksanakan di 3 kecamatan yakni Taman, Manguharjo serta Kartoharjo. Forum ini guna menyepakati program pembangunan daerah untuk perencanaan tahun 2027. Sesuai data yang dihimpun, Kecamatan Taman mencatatkan sebanyak 147 usulan fisik dengan perkiraan anggaran sebesar […]

    Bagikan
expand_less