Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Memprihatinkan, Ratusan Siswa SMPN 1 Bringin Ngawi Belajar di Tengah Ancaman Atap Ambruk

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 238
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Siswa belajar di kelas dengan atap rusak dan rawan ambruk.Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Hari pertama kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun ajaran baru di SMP Negeri 1 Bringin, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Senin (20/7/2026), diwarnai kondisi yang memprihatinkan. Puluhan siswa terpaksa mengikuti pelajaran di bawah ancaman atap ruang kelas yang rusak parah dan berpotensi roboh.

Kerusakan tersebut terjadi di enam ruang kelas yang digunakan oleh siswa kelas VII, VIII, dan IX. Selain atap yang lapuk dan nyaris ambruk, kondisi meja serta bangku belajar juga banyak yang sudah rusak dan tidak lagi layak digunakan.

Pada hari pertama sekolah, sekitar 30 siswa kelas IX yang semula menempati salah satu ruang kelas dengan kondisi paling parah terpaksa dipindahkan ke aula dan laboratorium sekolah. Sementara itu, ruang musala juga disiapkan sebagai lokasi belajar alternatif agar kegiatan belajar mengajar tetap dapat berlangsung dengan aman.

Saat ini SMP Negeri 1 Bringin memiliki total 478 siswa. Dengan keterbatasan ruang yang layak, pihak sekolah harus melakukan penyesuaian jadwal dan pembagian ruang belajar agar seluruh siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran.

Salah seorang siswi kelas IX, Valen Putri Maharini, mengaku tidak nyaman mengikuti pelajaran di ruang kelas yang atapnya rusak. Ia mengaku khawatir keselamatan siswa terancam, terutama saat musim hujan tiba.

Image Not Found
Sekolah berharap rehabilitasi gedung segera direalisasikan. Foto : Kus-Sinergia

“Tidak nyaman untuk belajar karena takut atapnya roboh. Apalagi kalau sudah musim penghujan. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki sekolah ini,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan guru kelas, Aniek Tri Handayani. Menurutnya, bukan hanya atap yang membahayakan, melainkan juga kondisi meja dan bangku yang banyak mengalami kerusakan sehingga mengganggu kenyamanan proses belajar mengajar.

“Bukan hanya atap yang hampir roboh, meja dan bangku juga banyak yang rusak. Guru maupun siswa merasa khawatir saat berada di dalam kelas karena kondisinya sudah tidak layak,” katanya.

Kepala SMP Negeri 1 Bringin, Sutiyo, menjelaskan bahwa pihak sekolah sebenarnya telah mengajukan usulan rehabilitasi bangunan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi sejak 2024. Namun hingga memasuki tahun ajaran 2026, usulan tersebut belum juga terealisasi.

Akibatnya, sekolah harus mencari solusi sementara dengan memanfaatkan aula, laboratorium, hingga musala sebagai ruang belajar pengganti.

“Hari ini kami cukup kesulitan mengatur pembagian ruang kelas karena banyak yang rusak. Sebagian siswa kami tempatkan di laboratorium, sebagian lagi di aula. Usulan perbaikan sudah kami sampaikan sejak 2024, tetapi sampai sekarang belum ada realisasinya,” ungkap Sutiyo.

Pihak sekolah mengaku telah beberapa kali melakukan perbaikan ringan secara swadaya, terutama pada bagian atap yang mengalami kerusakan. Namun upaya tersebut hanya bersifat sementara karena usia bangunan yang sudah tua menyebabkan kerusakan kembali muncul di sejumlah ruang kelas lainnya.

Guru, siswa, dan orang tua kini berharap Pemerintah Kabupaten Ngawi segera merealisasikan rehabilitasi gedung sekolah agar proses pembelajaran dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan tanpa rasa khawatir terhadap keselamatan peserta didik maupun tenaga pendidik. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Pangan Murah Digelar Di Ponorogo, Harga Lebih Terjangkau

    Gerakan Pangan Murah Digelar Di Ponorogo, Harga Lebih Terjangkau

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Jawa Timur menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Ponorogo pada Kamis (20/2/2025). Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan. Ketua Tim Kerja Distribusi Pangan DPKP Jatim, Sukemi, menyatakan GPM bertujuan untuk menstabilkan pasokan dan harga pangan menjelang Ramadhan 2025. Sejumlah komoditas pangan yang […]

    Bagikan
  • Polisi Ungkap Trik Perampok Minimarket di Magetan Saat Kabur dari Kejaran

    Polisi Ungkap Trik Perampok Minimarket di Magetan Saat Kabur dari Kejaran

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi perampokan minimarket yang terjadi di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, awal September lalu mulai terkuak. Dari empat pelaku, dua di antaranya berhasil dibekuk tim gabungan Resmob Polres Magetan bersama Jatanras Polda Jatim. Penangkapan ini sekaligus membuka fakta baru tentang cara para pelaku berusaha mengelabuhi polisi. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun […]

    Bagikan
  • Dugaan Terkait OTT KPK, Anggota DPRD Ali Masngudi Berlari Dikejar Awak Media

    Dugaan Terkait OTT KPK, Anggota DPRD Ali Masngudi Berlari Dikejar Awak Media

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Masih seputar KPK. Kali ini anggota DPRD Kabupaten Madiun, Ali Masngudi bungkam dan bergegas lari dari kejaran awak media saat dikonfirmasi soal keterlibatan dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wali Kota Madiun. Ali Masngudi merupakan salah satu unsur pimpinan DPRD Kabupaten Madiun, terlihat sedang mengikuti rapat paripurna Kamis (29/01/2026) di […]

    Bagikan
  • Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Disperta Madiun Perketat Pengawasan Penyaluran

    Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Disperta Madiun Perketat Pengawasan Penyaluran

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah menetapkan penurunan harga eceran tertinggi (HET) pupuk subsidi hingga 20 persen mulai Oktober 2025. Menyikapi kebijakan tersebut, Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperta) Kabupaten Madiun memperkuat pengawasan distribusi sekaligus mempercepat penyerapan pupuk bersubsidi di tingkat petani. Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Disperta Kabupaten Madiun, Zainul Arifin, menjelaskan pihaknya […]

    Bagikan
  • Pegawai Kebersihan Kampus UNIDA Gontor Putri 2 Bobol Saldo ATM Mahasiswi, Kerugian Capai Rp. 10 Juta

    Pegawai Kebersihan Kampus UNIDA Gontor Putri 2 Bobol Saldo ATM Mahasiswi, Kerugian Capai Rp. 10 Juta

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi berhasil mengungkap kasus pencurian saldo ATM milik seorang mahasiswi Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Putri 2 Mantingan. Kasus ini terendus setelah orang tua korban menemukan transaksi mencurigakan ketika mengecek ponsel anaknya dan melihat adanya mutasi rekening yang tidak dikenali. Pengecekan lebih lanjut menunjukkan kerugian mencapai Rp. 10.186.000, yang kemudian dilaporkan […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Hadiri Rakernas JKPI XI di Yogyakarta, Suarakan Komitmen Budaya untuk Masa Depan Berkelanjutan

    Wali Kota Madiun Hadiri Rakernas JKPI XI di Yogyakarta, Suarakan Komitmen Budaya untuk Masa Depan Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Yogyakarta – Nuansa budaya yang kental terasa sejak hari pertama Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) dibuka di Kota Yogyakarta, Rabu (06/08/2025). Di antara 58 kepala daerah yang hadir dari berbagai penjuru tanah air, Wali Kota Madiun Dr. Maidi turut ambil bagian dalam forum prestisius ini, menyuarakan pentingnya pelestarian […]

    Bagikan
expand_less