Berita Terkini
Trending Tags

Memprihatinkan, Ratusan Siswa SMPN 1 Bringin Ngawi Belajar di Tengah Ancaman Atap Ambruk

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 125
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Siswa belajar di kelas dengan atap rusak dan rawan ambruk.Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Hari pertama kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun ajaran baru di SMP Negeri 1 Bringin, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Senin (20/7/2026), diwarnai kondisi yang memprihatinkan. Puluhan siswa terpaksa mengikuti pelajaran di bawah ancaman atap ruang kelas yang rusak parah dan berpotensi roboh.

Kerusakan tersebut terjadi di enam ruang kelas yang digunakan oleh siswa kelas VII, VIII, dan IX. Selain atap yang lapuk dan nyaris ambruk, kondisi meja serta bangku belajar juga banyak yang sudah rusak dan tidak lagi layak digunakan.

Pada hari pertama sekolah, sekitar 30 siswa kelas IX yang semula menempati salah satu ruang kelas dengan kondisi paling parah terpaksa dipindahkan ke aula dan laboratorium sekolah. Sementara itu, ruang musala juga disiapkan sebagai lokasi belajar alternatif agar kegiatan belajar mengajar tetap dapat berlangsung dengan aman.

Saat ini SMP Negeri 1 Bringin memiliki total 478 siswa. Dengan keterbatasan ruang yang layak, pihak sekolah harus melakukan penyesuaian jadwal dan pembagian ruang belajar agar seluruh siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran.

Salah seorang siswi kelas IX, Valen Putri Maharini, mengaku tidak nyaman mengikuti pelajaran di ruang kelas yang atapnya rusak. Ia mengaku khawatir keselamatan siswa terancam, terutama saat musim hujan tiba.

Image Not Found
Sekolah berharap rehabilitasi gedung segera direalisasikan. Foto : Kus-Sinergia

“Tidak nyaman untuk belajar karena takut atapnya roboh. Apalagi kalau sudah musim penghujan. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki sekolah ini,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan guru kelas, Aniek Tri Handayani. Menurutnya, bukan hanya atap yang membahayakan, melainkan juga kondisi meja dan bangku yang banyak mengalami kerusakan sehingga mengganggu kenyamanan proses belajar mengajar.

“Bukan hanya atap yang hampir roboh, meja dan bangku juga banyak yang rusak. Guru maupun siswa merasa khawatir saat berada di dalam kelas karena kondisinya sudah tidak layak,” katanya.

Kepala SMP Negeri 1 Bringin, Sutiyo, menjelaskan bahwa pihak sekolah sebenarnya telah mengajukan usulan rehabilitasi bangunan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi sejak 2024. Namun hingga memasuki tahun ajaran 2026, usulan tersebut belum juga terealisasi.

Akibatnya, sekolah harus mencari solusi sementara dengan memanfaatkan aula, laboratorium, hingga musala sebagai ruang belajar pengganti.

“Hari ini kami cukup kesulitan mengatur pembagian ruang kelas karena banyak yang rusak. Sebagian siswa kami tempatkan di laboratorium, sebagian lagi di aula. Usulan perbaikan sudah kami sampaikan sejak 2024, tetapi sampai sekarang belum ada realisasinya,” ungkap Sutiyo.

Pihak sekolah mengaku telah beberapa kali melakukan perbaikan ringan secara swadaya, terutama pada bagian atap yang mengalami kerusakan. Namun upaya tersebut hanya bersifat sementara karena usia bangunan yang sudah tua menyebabkan kerusakan kembali muncul di sejumlah ruang kelas lainnya.

Guru, siswa, dan orang tua kini berharap Pemerintah Kabupaten Ngawi segera merealisasikan rehabilitasi gedung sekolah agar proses pembelajaran dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan tanpa rasa khawatir terhadap keselamatan peserta didik maupun tenaga pendidik. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemarau Belum Usai, Petani Madiun Kini Dihantui Serangan Wereng yang Ancam Produksi Padi

    Kemarau Belum Usai, Petani Madiun Kini Dihantui Serangan Wereng yang Ancam Produksi Padi

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Musim kemarau tidak hanya memicu krisis air bagi sektor pertanian di Kabupaten Madiun, tetapi juga memunculkan ancaman baru berupa serangan hama wereng. Setelah sebelumnya petani di sejumlah wilayah kesulitan memperoleh pasokan air irigasi akibat menyusutnya volume Waduk Dawuhan, kini petani di Kecamatan Dagangan harus menghadapi serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang […]

    Bagikan
  • DJKA Investigasi Insiden Kecelakaan KA Malioboro Ekspres Tabrak 7 Motor di Magetan

    DJKA Investigasi Insiden Kecelakaan KA Malioboro Ekspres Tabrak 7 Motor di Magetan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan menanggapi terkait insiden kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) 170 Malioboro Ekspres dan 7 sepeda motor di perlintasan JPL 08, kawasan Stasiun Magetan, Senin (19/5/2025). Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 12.49 WIB ini menyebabkan empat orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka berat. […]

    Bagikan
  • Waspada! Tiga Bulan Damkar Madiun Tangani 77 Aduan Tawon Vespa

    Waspada! Tiga Bulan Damkar Madiun Tangani 77 Aduan Tawon Vespa

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Seiring datangnya musim penghujan di Kabupaten Madiun koloni sarang tawon vespa affinis mengalami lonjakan signifikan. Setiap harinya BPBD dan Damkar Kabupaten Madiun menerima laporan dari masyarakat. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan relawan BPBD Kabupaten Madiun pun menangani atau memberantas sarang tawon endas. Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP […]

    Bagikan
  • Wadir Antikekerasan Wartawan PWI Pusat Desak Kapolres Ngawi Usut Tuntas Kasus Intimidasi Jurnalis

    Wadir Antikekerasan Wartawan PWI Pusat Desak Kapolres Ngawi Usut Tuntas Kasus Intimidasi Jurnalis

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Wakil Direktur (Wadir) Antikekerasan Wartawan PWI Pusat, Supardi, turut prihatin dan menyampaikan kecaman keras atas tindakan pengusiran dan intimidasi terhadap sejumlah jurnalis yang tengah melakukan peliputan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bintang Mantingan, Kabupaten Ngawi. Peristiwa itu merupakan bentuk nyata penghalangan kerja jurnalistik dan pelanggaran atas hak publik untuk mendapatkan […]

    Bagikan
  • Dua Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi–Maospati, Dua Tewas dan Tiga Luka

    Dua Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi–Maospati, Dua Tewas dan Tiga Luka

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Jalur Ngawi–Maospati kembali menelan korban jiwa. Dalam rentang waktu kurang dari tiga jam, dua kecelakaan beruntun terjadi di Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Rabu (24/9/2025) malam. Dua orang meninggal dunia di lokasi, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 19.45 WIB di Jalan Raya […]

    Bagikan
  • Jelang Ramadhan, Satpol PP Pemkab Madiun Melakukan Dakwah Humanis Saat Patroli Gabungan

    Jelang Ramadhan, Satpol PP Pemkab Madiun Melakukan Dakwah Humanis Saat Patroli Gabungan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Satpol PP Pemkab Madiun belum menunjukkan taring meskipun  bulan ramadhan di depan mata. Justru yang dilakukan masih dalam bentuk “dakwah” atau himbauan berupa kegiatan patroli gabungan antara Satpol PP Pemkab Madiun bersama sejumlah dinas terkait, TNI, dan Polri, Jumat (13/02/2026) malam. Petugas gabungan bergerak dari Pendopo Muda Graha Pemkab Madiun, […]

    Bagikan
expand_less