Berita Terkini
Trending Tags

Harga Bawang Merah di Pasar Legi Naik Dua Kali Lipat

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
  • visibility 227
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pedagang pasar legi menata bawang merah, Foto : Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Harga bawang merah di Pasar Legi, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, melonjak tajam dalam sepekan terakhir. Kenaikannya bahkan mencapai dua kali lipat dari harga normal.

Saat ini, harga bawang merah di pasar tradisional terbesar di Ponorogo tersebut berada di kisaran Rp55.000 hingga Rp60.000 per kilogram. Padahal, sebelumnya harga normal berkisar antara Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram.

Salah satu Pedagang, Suprihatin, mengungkapkan bahwa lonjakan harga terjadi karena menurunnya pasokan dari petani, khususnya dari daerah Nganjuk yang menjadi salah satu sentra produksi. Penurunan pasokan ini disebabkan oleh serangan hama wereng yang menyebabkan gagal panen.

“Karena katanya terserang wereng, jadi petaninya gagal panen yang di Nganjuk itu. Ya ada yang komplain, sambat juga. Biasanya beli lima kilo, karena mahal ya cuma beli satu atau dua kilo. Kadang seperempat kilo saja,” ujarnya, jumat (01/08/2025).

Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Efi Anggreini. Ia mengatakan bahwa untuk kualitas bawang merah super, harganya sudah tembus Rp60.000 per kilogram.

“Naiknya itu karena stoknya kurang. Kalau permintaan malah semakin banyak. Pedagang sate gule biasanya beralih ke bawang India, tapi stoknya ya nggak ada juga,” jelas Efi.

Selain dari Nganjuk, pasokan bawang merah ke Pasar Legi juga berasal dari Brebes, Jawa Tengah, serta petani lokal di wilayah Ponorogo.

Tidak hanya bawang merah, sejumlah komoditas lain juga mengalami perubahan harga. Bawang putih mengalami kenaikan tipis dari Rp25.000 menjadi Rp28.000 per kilogram. Sementara itu, harga cabai rawit turun drastis dari Rp60.000–Rp70.000 menjadi Rp35.000 per kilogram. Harga tomat pun turun dari Rp25.000 menjadi Rp15.000 per kilogram.

Lonjakan harga bawang merah ini dikeluhkan para pembeli karena cukup membebani pengeluaran harian, terutama bagi pedagang makanan dan rumah tangga. Masyarakat berharap pemerintah segera menstabilkan harga agar daya beli tidak terus melemah.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • MPFC Bekuk PSIL Lumajang, Uji Coba Jelang Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur

    MPFC Bekuk PSIL Lumajang, Uji Coba Jelang Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dukungan penuh dari suporter Great Bull Boys menggema di Stadion Wilis dan menjadi energi tambahan bagi Madiun Putra FC (MPFC). Tim berjuluk Blue Force itu sukses meraih kemenangan meyakinkan 2–0 atas PSIL Lumajang dalam laga uji coba jelang bergulirnya Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur. Dua gol MPFC masing-masing dicetak […]

    Bagikan
  • DPO Kasus Kredit Fiktif BRI Pasar Pon Ponorogo Ditangkap Setelah 9 Bulan Buron

    DPO Kasus Kredit Fiktif BRI Pasar Pon Ponorogo Ditangkap Setelah 9 Bulan Buron

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pelarian Daniel Sakti Kusuma Wijaya alias Lete akhirnya terhenti. Tersangka dugaan perbuatan melawan hukum dalam pemberian kredit di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Pasar Pon Ponorogo itu berhasil diringkus tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Penangkapan tersebut mengakhiri status Daftar Pencarian Orang (DPO) […]

    Bagikan
  • Berebut Uang Koin di Grebeg Maulid, Tradisi Warga Kedondong Madiun yang Bertahan Lintas Generasi

    Berebut Uang Koin di Grebeg Maulid, Tradisi Warga Kedondong Madiun yang Bertahan Lintas Generasi

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Ratusan warga memadati halaman rumah sesepuh Dusun Sukorejo, Desa Kedondong, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Selasa (25/8/2026). Mereka antusias mengikuti tradisi Grebeg Maulid dengan berebut uang koin yang disebar serta gunungan jajan. Tradisi tahunan ini digelar untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Warga dari berbagai kalangan bahkan rela datang dari desa-desa sekitar […]

    Bagikan
  • Cuaca Tak Menentu dan Trauma Harga Anjlok, Luas Tanam Tembakau di Magetan Diprediksi Susut hingga 50 Persen

    Cuaca Tak Menentu dan Trauma Harga Anjlok, Luas Tanam Tembakau di Magetan Diprediksi Susut hingga 50 Persen

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim tanam tembakau 2026 di Kabupaten Magetan tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Di sejumlah sentra penghasil tembakau, seperti Kecamatan Parang serta kawasan lereng Gunung Lawu yang meliputi Plaosan, Poncol, dan Sidorejo, banyak petani memilih tidak lagi menanam tembakau dan mengalihkan lahannya ke komoditas lain yang dinilai lebih menguntungkan. Ketua Asosiasi Petani Tembakau […]

    Bagikan
  • Geger, Jenazah Seorang Pria Mengambang di Bengawan Madiun

    Geger, Jenazah Seorang Pria Mengambang di Bengawan Madiun

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 150
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Warga Desa Waruk Tengah, Kecamatan Pangkur, Ngawi, dikejutkan dengan penemuan sesosok jenazah pria yang mengambang di aliran Sungai Bengawan Madiun. Jenazah tersebut ditemukan dalam posisi tengkurap dan tersangkut pada bambu. Identitas korban masih belum diketahui, dan kasus ini kini dalam penyelidikan pihak berwajib. Kepala Desa Waruk Tengah, Supono, menjelaskan bahwa jenazah pertama […]

    Bagikan
  • 72 Pemuda-Pemudi Magetan Resmi Dikukuhkan sebagai Paskibra 2025

    72 Pemuda-Pemudi Magetan Resmi Dikukuhkan sebagai Paskibra 2025

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebanyak 72 siswa-siswi terbaik dari SMA/SMK/MA se-Kabupaten Magetan resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tahun 2025. Pengukuhan berlangsung khidmat di Pendapa Surya Graha, Kamis (14/08/2025) malam. Pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, didampingi Wakil Bupati Suyatni Proasmoro. Acara turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala […]

    Bagikan
expand_less