Berita Terkini
Trending Tags

Mobil Dinas Mewah Baru Pemkab Magetan Tuai Sorotan Publik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
  • visibility 48
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mobil dinas mewah yang baru di beli Pemkab Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit serta gembar gembor efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan justru menambah deretan mobil dinas baru senilai miliaran rupiah.

Informasi yang dihimpun, pengadaan kendaraan tersebut meliputi Toyota Innova Zenix Hybrid 2000 CC untuk Bupati, serta Mitsubishi Pajero untuk Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, dan Kejaksaan. Harga per unitnya berkisar Rp533–Rp536 juta, bahkan mobil Wakil Bupati disebut mencapai Rp600 juta.

Kepala Bagian Umum Setdakab Magetan, Dicong Maleleh mengatakan pengadaan kendaraan itu telah seizin Bupati. Bahkan permintaan Kapolres terkait warna putih langsung dipenuhi. Tak hanya itu, Pemkab juga mengusulkan pengadaan mobil baru untuk Bupati melalui Perubahan Anggaran (PAK) dengan jenis Hyundai.

“Kalau rakyat harus nabung bertahun-tahun hanya untuk ganti motor, pejabat cukup tunggu rapat anggaran,” tulis seorang warga di media sosial menanggapi isu ini.

Kritik tajam datang dari Forum Rumah Keterbukaan Informasi dan Transparansi Anggaran (Forum Rumah Kita). Ketua Forum Rumah Kita, Agus Pujiono, menilai kebijakan ini bertolak belakang dengan Instruksi Presiden (Inpres) 1/2025 tentang Efisiensi Anggaran.

“Kejaksaan itu punya peran sebagai Jaksa Pengacara Negara. Mereka bisa kasih legal opinion untuk mencegah kebijakan yang bikin rakyat geleng-geleng kepala. Tapi kok nggak kedengaran suaranya?” kata Agus, Selasa (19/08/2025).

Agus menambahkan, meski sah secara hukum, pengadaan mobil ini masuk dalam kategori “kejahatan moral”.

“APBD Magetan 2025 mencapai Rp1,98 triliun, dengan PAD hanya Rp700 miliar. Realisasi PAD semester pertama baru Rp187 miliar, itu pun baru cukup menutup 35–40 persen biaya operasional. Lalu uang rakyat dipakai untuk mobil mewah. Rakyat butuh jalan mulus, malah disuguhi showroom pejabat,” tegasnya.

Nada serupa datang dari Beni Ardi, pegiat antikorupsi dari Magetan Center Corruption Watch (MCCW). Menurutnya, meski tidak menyalahi aturan, langkah Pemkab sangat bertolak belakang dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang sudah memerintahkan efisiensi.

“APBD Magetan sendiri banyak dipangkas dengan alasan efisiensi. Tapi kok pengadaan mobil forkopimda justru lolos? Apalagi pemerintahan baru ini belum genap setahun,” ungkapnya.

Beni juga mempertanyakan nasib mobil dinas lama. “Kalau masih layak pakai, mengapa harus ada pengadaan baru? Yang lebih penting justru program langsung untuk masyarakat,” ujarnya.

Sorotan publik makin tajam karena pengadaan mobil dinas ini bersamaan dengan beberapa persoalan lain di Magetan, mulai dari lambatnya pembangunan, rendahnya serapan anggaran, hingga maraknya kunjungan kerja DPRD yang dinilai tidak memberi manfaat nyata.

Di satu sisi pemerintah menyerukan efisiensi, di sisi lain deretan mobil baru berjajar di garasi pejabat. Masyarakat kini menunggu, apakah uang rakyat benar-benar kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik, atau justru habis untuk memenuhi gaya hidup elite daerah.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tangis Duka Keluarga Korban saat Tabur Bunga Perlintasan JPL 08 Magetan

    Tangis Duka Keluarga Korban saat Tabur Bunga Perlintasan JPL 08 Magetan

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Lalu lintas di perlintasan kereta api Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali normal, Selasa pagi (20/05/2025), usai insiden tragis sehari sebelumnya. Kecelakaan yang melibatkan KA Malioboro Ekspres dengan tujuh sepeda motor itu menewaskan empat orang di tempat dan melukai lima lainnya. Pasca tragedi tersebut, pengguna jalan yang […]

    Bagikan
  • Kisah Inspiratif Nurisha Kitana, Mahasiswi UI Asal Magetan yang Terpilih Jadi Delegasi UNICEF Dunia

    Kisah Inspiratif Nurisha Kitana, Mahasiswi UI Asal Magetan yang Terpilih Jadi Delegasi UNICEF Dunia

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dari sebuah rumah sederhana di Kecamatan Maospati, Magetan, lahirlah sosok muda yang kini mengharumkan nama daerahnya di tingkat nasional hingga dunia. Ia adalah Nurisha Kitana, mahasiswi Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) yang berhasil menjadi delegasi UNICEF di forum internasional Global NCD Alliance Forum 2025 di Kigali, Rwanda. Perjalanannya bukan sekadar deretan […]

    Bagikan
  • Terungkap! Dua Emak-emak Curi Susu Formula di Toko Ponorogo, Diselipkan di Balik Rok

    Terungkap! Dua Emak-emak Curi Susu Formula di Toko Ponorogo, Diselipkan di Balik Rok

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi pencurian susu formula terjadi di sebuah toko di Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Jumat (23/1/2026). Ironisnya, pelaku pencurian tersebut merupakan dua perempuan paruh baya atau emak-emak yang nekat menyembunyikan barang curian di balik rok mereka. Kedua pelaku datang ke lokasi menggunakan sebuah mobil. Namun, kecurigaan pemilik toko, Dian Setyo […]

    Bagikan
  • Aksi Emak-emak Curi Susu di Minimarket Terekam CCTV, Satu Tertangkap, Tiga Kabur

    Aksi Emak-emak Curi Susu di Minimarket Terekam CCTV, Satu Tertangkap, Tiga Kabur

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Aksi pencurian yang dilakukan sekelompok emak-emak di sebuah minimarket wilayah Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, terekam kamera pengawas atau CCTV. Para pelaku yang terdiri dari tiga perempuan dan satu laki-laki itu menjalankan aksinya dengan modus terstruktur dan rapi. Mereka menyasar susu kemasan dan menyembunyikannya di balik rok pelaku perempuan. Kejadian […]

    Bagikan
  • Bupati Nanik Mutasi Massal 185 Pejabat di Pemkab Magetan Play Button

    Bupati Nanik Mutasi Massal 185 Pejabat di Pemkab Magetan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan kembali melakukan perombakan besar di tubuh birokrasi. Melalui Keputusan Bupati Magetan Nomor 800.1.3.3/21/CAP/403.203/2026, sebanyak 185 pejabat administrator dan pengawas resmi dimutasi dan dilantik pada Jumat (30/01/2026). Jumlah ini menjadi salah satu rotasi pejabat terbesar dalam satu tahun terakhir. Pelaksanaan mutasi berlangsung di Pendopo Surya Graha dan menyasar seluruh […]

    Bagikan
  • Tanah Retak Dini Hari di Saradan Madiun, Dua Rumah Warga Terdampak

    Tanah Retak Dini Hari di Saradan Madiun, Dua Rumah Warga Terdampak

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bencana tanah retak terjadi di Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jumat (27/2) dini hari. Dua rumah warga dilaporkan terdampak akibat pergerakan tanah yang dipicu kondisi tanah labil. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Warga sempat mendengar […]

    Bagikan
expand_less