Direktur RSUD Caruban Pensiun Akhir Juni, Bupati Madiun Siapkan Pengganti
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 64
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Jabatan Direktur RSUD Caruban, Kabupaten Madiun, akan segera berganti. Direktur saat ini, drg. Farid Amirudin, memasuki masa purna tugas pada akhir Juni 2026 sehingga posisi pimpinan rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut akan segera diisi pejabat baru.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, memastikan proses pergantian direktur telah dipersiapkan. Namun, ia masih merahasiakan sosok yang akan ditunjuk menggantikan drg. Farid Amirudin.
“Persiapannya sudah siap, terkait nama yang penting ada nanti,” ujar Hari Wuryanto usai menghadiri kegiatan di Kabupaten Madiun, Senin (29/6/2026).
Pergantian ini dilakukan seiring berakhirnya masa pengabdian drg. Farid Amirudin sebagai aparatur sipil negara. Selama memimpin RSUD Caruban, ia menjabat sebagai direktur definitif sejak Januari 2022 setelah sebelumnya mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur sejak akhir 2020.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, menjelaskan bahwa pengisian jabatan Direktur RSUD Caruban menjadi kewenangan langsung Bupati Madiun. Sebab, posisi tersebut merupakan jabatan administrator atau eselon III sehingga tidak memerlukan proses seleksi terbuka.
“Karena posisi Direktur RSUD ini tingkatannya eselon III, maka penunjukannya menjadi kewenangan bupati dan tidak perlu melalui seleksi jabatan,” kata Heru.
Meski nama calon direktur belum diumumkan, Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan proses pergantian kepemimpinan di RSUD Caruban telah disiapkan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal tanpa terjadi kekosongan kepemimpinan. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez





