Berita Terkini
Trending Tags

Ratusan Emak-Emak, Petani, Peternak dan UMKM Datangi DPRD Ponorogo, Minta SPPG Kembali Beroperasi

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • visibility 138
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ratusan warga datangi DPRD Ponorogo dukung operasional SPPG. (3/7/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Ratusan warga yang terdiri dari emak-emak, petani, peternak, hingga pelaku UMKM menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Ponorogo, Jumat (3/7/2026). Mereka mendesak pemerintah pusat kembali mengoperasikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Massa membentangkan berbagai spanduk dan menyuarakan agar program MBG kembali dijalankan. Menurut mereka, keberadaan SPPG selama ini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat karena hasil pertanian, peternakan, dan produk UMKM terserap sebagai bahan baku program.

Koordinator aksi, Purwanto Gapung, mengatakan program MBG telah memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat bawah. Ia menilai apabila terdapat persoalan dalam pelaksanaannya, pemerintah cukup melakukan evaluasi tanpa menghentikan program.

“Ekonomi masyarakat bawah sudah mulai tumbuh dan berkembang. Buktinya hasil pertanian terserap, hasil peternakan terserap, tenaga kerja juga terserap. Kalau dalam perjalanan ada persoalan teknis, ya perlu evaluasi dan penegakan supremasi hukum. Yang penting program ini terus berkembang dan benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Purwanto.

Ia menegaskan tuntutan peserta aksi bukan hanya meminta SPPG kembali beroperasi, tetapi juga mengevaluasi sistem pelaksanaan serta menindak tegas pihak-pihak yang melakukan penyimpangan.

“Tuntutan kami jelas, programnya dilanjutkan, sistemnya dievaluasi, dan mereka yang korupsi di dalam program ini harus ditindak tegas,” tambahnya.

Menurut peserta aksi, sejak operasional SPPG berhenti, harga berbagai komoditas seperti telur dan sayur-mayur langsung mengalami penurunan. Akibatnya, hasil panen dan hasil peternakan menumpuk karena permintaan berkurang sehingga petani dan peternak mengalami kerugian.

Ketua Asosiasi Peternak Ayam Petelur Ponorogo, Ahmad Syarbii, mengatakan kondisi tersebut sangat dirasakan oleh peternak ayam petelur. Menurutnya, meski pemerintah telah menetapkan harga acuan, kondisi di lapangan berbeda karena minimnya penyerapan telur setelah program MBG berhenti.

“Untuk peternak ayam petelur dampaknya sangat luar biasa. Harga yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp26.500 tidak berarti ketika tidak ada serapan dari MBG. Hari ini telur menumpuk di kandang-kandang peternak di wilayah kami. Akibatnya harga telur anjlok, bahkan di tingkat eceran sudah sekitar Rp20 ribu per kilogram. Padahal agar peternak tidak merugi, harga minimal harus berada di kisaran Rp24.500 per kilogram,” jelas Ahmad.

Usai menyampaikan aspirasi melalui orasi, perwakilan massa diterima DPRD Ponorogo untuk berdialog. Setelah audiensi selesai, para peserta aksi membubarkan diri dengan tertib.

Mereka berharap DPRD Ponorogo dapat meneruskan aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat agar operasional SPPG kembali dijalankan sehingga mampu menggerakkan kembali perekonomian masyarakat, khususnya petani, peternak, dan pelaku UMKM. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Ketupat Semeru 2025, Laka Lantas di Kota Reog Turun 17 Persen

    Operasi Ketupat Semeru 2025, Laka Lantas di Kota Reog Turun 17 Persen

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Bayu Pratama menyampaikan Ketupat Semeru 2025 di Kabupaten Ponorogo berjalan aman dan lancar. Ia menyebutkan, pelaksanaan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, namun pelayanan tetap menjadi prioritas utama petugas di lapangan. “Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025 berjalan lancar. Masyarakat […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan di Dalam Koper Gemparkan Warga Kendal Ngawi

    Mayat Perempuan di Dalam Koper Gemparkan Warga Kendal Ngawi

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Masyarakat Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi dibuat curiga temuan paket yang terbungkus rapi, di sebuah selokan dekat pembuangan sampah pada Kamis (23/1/2025) sekira pukul 09.00 WIB. Pihak kepolisian yang mendatangi lokasi pun memasang garis polisi guna olah TKP. Kepala Desa Dadapan, Andik Bangga Satria Rama menjelaskan temuan itu diketahui […]

    Bagikan
  • KA Purwojaya Anjlok di Bekasi, Operasional di Wilayah Daop 7 Madiun Dipastikan Masih Normal

    KA Purwojaya Anjlok di Bekasi, Operasional di Wilayah Daop 7 Madiun Dipastikan Masih Normal

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kereta Api (KA) Purwojaya relasi Gambir–Kroya mengalami anjlokan pada dua gerbong bagian belakang saat melintas di emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, Sabtu (25/10/2025) siang. Akibat insiden tersebut, sebanyak empat perjalanan kereta api lainnya mengalami keterlambatan, salah satunya KA Brantas relasi Pasarsenen–Blitar yang melintasi wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Manager […]

    Bagikan
  • Animal Rescue, Langkah Penanganan Ular yang Masuk ke Dalam Rumah

    Animal Rescue, Langkah Penanganan Ular yang Masuk ke Dalam Rumah

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun melaksanakan Sosialisasi, Komunikasi, Informasi Dan Edukasi (SKIE) terkait kebencanaan. Salah satu materinya yakni animal rescue. Di tengah musim hujan yang lembab, tentu menjadi waktu berkembang biaknya ular. Tak jarang warga menemukan ular yang masuk ke pemukiman warga maupun ke dalam rumah. Untuk itu, […]

    Bagikan
  • Efek PMK, Pembeli Daging Sapi di Pasar Sleko Menurun

    Efek PMK, Pembeli Daging Sapi di Pasar Sleko Menurun

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang melanda sejumlah daerah berdampak langsung pada pasokan daging sapi di Pasar Sleko Kota Madiun. Para pedagang daging sapi mengeluhkan penurunan pasokan serta turunnya minat pembeli. Salah satu pedagang daging sapi, Hartanto, mengungkapkan dalam beberapa minggu terakhir pasokan daging sapi yang diterimanya menurun. “Biasanya […]

    Bagikan
  • Dana Desa 2026 Turun Drastis, Pembangunan Desa di Magetan Terancam Tertunda

    Dana Desa 2026 Turun Drastis, Pembangunan Desa di Magetan Terancam Tertunda

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pengalihan fokus penggunaan Dana Desa tahun 2026 untuk mendukung program prioritas nasional berdampak signifikan bagi pemerintah desa di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Para kepala desa mengaku prihatin lantaran besaran anggaran yang diterima menurun tajam, sehingga berpotensi menghambat pembangunan, khususnya infrastruktur. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Magetan, total pagu […]

    Bagikan
expand_less