Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Ratusan Emak-Emak, Petani, Peternak dan UMKM Datangi DPRD Ponorogo, Minta SPPG Kembali Beroperasi

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • visibility 228
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ratusan warga datangi DPRD Ponorogo dukung operasional SPPG. (3/7/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Ratusan warga yang terdiri dari emak-emak, petani, peternak, hingga pelaku UMKM menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Ponorogo, Jumat (3/7/2026). Mereka mendesak pemerintah pusat kembali mengoperasikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Massa membentangkan berbagai spanduk dan menyuarakan agar program MBG kembali dijalankan. Menurut mereka, keberadaan SPPG selama ini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat karena hasil pertanian, peternakan, dan produk UMKM terserap sebagai bahan baku program.

Koordinator aksi, Purwanto Gapung, mengatakan program MBG telah memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat bawah. Ia menilai apabila terdapat persoalan dalam pelaksanaannya, pemerintah cukup melakukan evaluasi tanpa menghentikan program.

“Ekonomi masyarakat bawah sudah mulai tumbuh dan berkembang. Buktinya hasil pertanian terserap, hasil peternakan terserap, tenaga kerja juga terserap. Kalau dalam perjalanan ada persoalan teknis, ya perlu evaluasi dan penegakan supremasi hukum. Yang penting program ini terus berkembang dan benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Purwanto.

Ia menegaskan tuntutan peserta aksi bukan hanya meminta SPPG kembali beroperasi, tetapi juga mengevaluasi sistem pelaksanaan serta menindak tegas pihak-pihak yang melakukan penyimpangan.

“Tuntutan kami jelas, programnya dilanjutkan, sistemnya dievaluasi, dan mereka yang korupsi di dalam program ini harus ditindak tegas,” tambahnya.

Menurut peserta aksi, sejak operasional SPPG berhenti, harga berbagai komoditas seperti telur dan sayur-mayur langsung mengalami penurunan. Akibatnya, hasil panen dan hasil peternakan menumpuk karena permintaan berkurang sehingga petani dan peternak mengalami kerugian.

Ketua Asosiasi Peternak Ayam Petelur Ponorogo, Ahmad Syarbii, mengatakan kondisi tersebut sangat dirasakan oleh peternak ayam petelur. Menurutnya, meski pemerintah telah menetapkan harga acuan, kondisi di lapangan berbeda karena minimnya penyerapan telur setelah program MBG berhenti.

“Untuk peternak ayam petelur dampaknya sangat luar biasa. Harga yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp26.500 tidak berarti ketika tidak ada serapan dari MBG. Hari ini telur menumpuk di kandang-kandang peternak di wilayah kami. Akibatnya harga telur anjlok, bahkan di tingkat eceran sudah sekitar Rp20 ribu per kilogram. Padahal agar peternak tidak merugi, harga minimal harus berada di kisaran Rp24.500 per kilogram,” jelas Ahmad.

Usai menyampaikan aspirasi melalui orasi, perwakilan massa diterima DPRD Ponorogo untuk berdialog. Setelah audiensi selesai, para peserta aksi membubarkan diri dengan tertib.

Mereka berharap DPRD Ponorogo dapat meneruskan aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat agar operasional SPPG kembali dijalankan sehingga mampu menggerakkan kembali perekonomian masyarakat, khususnya petani, peternak, dan pelaku UMKM. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menilik Keceriaan Outdoor Learning Anak-Anak Bersama Petugas Damkar Kota Madiun

    Menilik Keceriaan Outdoor Learning Anak-Anak Bersama Petugas Damkar Kota Madiun

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana ceria memenuhi Taman Hijau Demangan (THD) Kota Madiun saat para siswa TK Al Husna mengikuti kegiatan outdoor learning bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Madiun, Jumat (27/11/2025). Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar langsung bagi anak-anak untuk memahami cara memadamkan api baik secara tradisional maupun modern. Mereka bergiliran mencoba memadamkan […]

    Bagikan
  • Tiket KA Lebaran dari Daop 7 Madiun Baru Terisi 47 Persen, KAI Beri Diskon hingga 30 Persen

    Tiket KA Lebaran dari Daop 7 Madiun Baru Terisi 47 Persen, KAI Beri Diskon hingga 30 Persen

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tingkat keterisian penumpang kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Daerah Operasi 7 Madiun masih berada di bawah separuh kapasitas. Data sementara mencatat okupansi baru mencapai sekitar 47 persen dari total kapasitas yang disediakan. Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan hingga saat ini […]

    Bagikan
  • Tancap Gas, Wali Kota Madiun Maidi Lakukan Penataan Titik Nol Km

    Tancap Gas, Wali Kota Madiun Maidi Lakukan Penataan Titik Nol Km

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Mengawali bulan suci Ramadhan, Wali Kota Madiun, Maidi tancap gas menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat. Salah satunya terkait laporan masyarakat mengenai kondisi simpang 4 tugu atau titik nol kilometer saat kondisi hujan. Pasalnya, banyak pengendara yang terjatuh akibat kondisi jalan yang licin. Menyikapi hal itu, Maidi yang didampingi Wakil Walikota […]

    Bagikan
  • Ironi Dunia Pendidikan, Ratusan Sekolah di Ponorogo Tidak Memiliki Kepala Sekolah

    Ironi Dunia Pendidikan, Ratusan Sekolah di Ponorogo Tidak Memiliki Kepala Sekolah

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo diketahui tidak memiliki kepala sekolah. Kekosongan ini terjadi di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Berdasarkan data dari Dindik Kabupaten Ponorogo, jumlah sekolah yang belum memiliki kepala sekolah mencapai 115 sekolah, terdiri dari 96 SD dan 19 SMP […]

    Bagikan
  • Hadapi Musim Kemarau, BPBD Madiun Siapkan Mitigasi Kekeringan dan Karhutla

    Hadapi Musim Kemarau, BPBD Madiun Siapkan Mitigasi Kekeringan dan Karhutla

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Agustus ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mulai mengaktifkan sejumlah langkah mitigasi. Antisipasi difokuskan pada potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah rawan. “Kami akan mulai menurunkan tim ke lapangan minggu depan. Fokusnya pada pemantauan desa-desa yang berisiko […]

    Bagikan
  • Pohon Trembesi Tumbang Tutup Jalan Kaibon–Nglandung Madiun, Akses Sempat Lumpuh 1,5 Jam

    Pohon Trembesi Tumbang Tutup Jalan Kaibon–Nglandung Madiun, Akses Sempat Lumpuh 1,5 Jam

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang dan menutup akses Jalan Raya Kaibon–Nglandung, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Senin (16-02-2026) pagi. Peristiwa ini diduga akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat. Dampaknya sempat mengganggu arus lalu lintas warga. Pohon dengan diameter sekitar 1,5 meter dan tinggi kurang lebih 10 meter itu roboh melintang […]

    Bagikan
expand_less