Berita Terkini
Trending Tags

Moment Nataru, Harga Cabai dan Bawang Merah di Ponorogo Justru Turun

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 149
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Satgas Pangan Kab.Ponorogo melakukan pemantauan harga serta ketersediaan bapokting di sejumlah pasar tradisional dan toko modern, Foto: Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Ponorogo melakukan pemantauan harga serta ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah pasar tradisional dan toko modern. Pemantauan dilakukan di beberapa lokasi, di antaranya Pasar Legi Ponorogo, Pasar Sumoroto Kecamatan Kauman, Pasar Bungkal Kecamatan Bungkal, serta salah satu swalayan di wilayah Kota Ponorogo.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan stok mencukupi selama masa libur Nataru. Dari hasil pengecekan, harga kebutuhan pokok terpantau relatif stabil. Bahkan, sejumlah komoditas strategis seperti bawang merah dan cabai rawit justru mengalami penurunan harga dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.

Di Pasar Legi Ponorogo, petugas menyisir lantai dasar untuk memantau harga bumbu dapur, daging ayam, dan daging sapi. Sementara di lantai dua, petugas mengecek harga beras, minyak goreng, telur, serta bahan pokok lainnya.

“Secara umum harga kebutuhan pokok masih normal. Bahkan untuk cabai rawit dan bawang merah mengalami penurunan,” ujar Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, Selasa (23/12/2025).

Ia menjelaskan, harga bawang merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp27.500 per kilogram kini turun menjadi sekitar Rp25.000 per kilogram. Sementara harga cabai rawit yang sempat mencapai Rp70.000 per kilogram kini turun menjadi sekitar Rp50.000 per kilogram.

Selain memantau harga, Satgas Pangan juga memastikan ketersediaan stok bapokting di pasar tradisional maupun toko modern di seluruh wilayah Ponorogo. Dari hasil pemantauan, tidak ditemukan adanya lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pokok.

“Untuk stok sangat aman, terutama beras. Saat ini juga sedang memasuki musim panen,” jelas mantan Kasatreskrim Polres Mojokerto tersebut.

Ia berharap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dapat terus terjaga selama libur Natal dan Tahun Baru, sehingga masyarakat tidak terbebani kenaikan harga. “Semoga kondisi ini tetap terjaga hingga akhir libur Nataru agar masyarakat bisa berbelanja dengan tenang,” pungkasnya. (Ega/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minat Masyarakat Naik, Penumpang Kereta Daop 7 Madiun Tembus 5,9 Juta di 2025

    Minat Masyarakat Naik, Penumpang Kereta Daop 7 Madiun Tembus 5,9 Juta di 2025

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun sepanjang tahun 2025 mencatatkan tren pertumbuhan positif. Jumlah penumpang mengalami peningkatan signifikan. Hal itu menandakan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api. Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari mengungkapkan bahwa selama tahun 2025 KAI Daop 7 Madiun melayani […]

    Bagikan
  • Menjelang Idul Adha, Harga Sapi Kurban di Magetan Justru Turun

    Menjelang Idul Adha, Harga Sapi Kurban di Magetan Justru Turun

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idul Adha, tren harga dan permintaan hewan kurban justru menunjukkan penurunan di Pasar Hewan Kliwonan, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan. Fenomena ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yang biasanya ditandai dengan lonjakan harga dan membludaknya pembeli. Pantauan di lapangan, para pedagang hewan kurban mengeluhkan sepinya pembeli, bahkan hanya sepekan jelang […]

    Bagikan
  • Dua Calon Jemaah Haji Magetan Meninggal Dunia, Pelimpahan Hak Tunggu Keputusan Provinsi

    Dua Calon Jemaah Haji Magetan Meninggal Dunia, Pelimpahan Hak Tunggu Keputusan Provinsi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dua calon jemaah haji asal Kabupaten Magetan yang tergabung dalam kloter 21 dilaporkan meninggal dunia menjelang keberangkatan musim haji tahun ini. Hal itu menjadi atensi di tengah persiapan yang secara umum telah mencapai sekitar 90 persen. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, mengungkapkan bahwa satu jemaah yang […]

    Bagikan
  • Dua Nyawa Melayang di Lubang Bekas Galian C, DPRD Madiun Kawal Gugatan Keluarga Korban

    Dua Nyawa Melayang di Lubang Bekas Galian C, DPRD Madiun Kawal Gugatan Keluarga Korban

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dua Tragedi maut yang memakan korban di bekas tambang galian C di Dusun Purworejo, Desa Tulung, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun menuai sorotan.  Pasalnya, lokasi yang sama sebelumnya juga menelan korban jiwa pada April 2025, saat seorang siswa sekolah dasar dilaporkan meninggal dunia akibat terpeleset di area tersebut. Wakil Ketua DPRD Kabupaten […]

    Bagikan
  • Pengemudi Kaget, Mobil Sedan di Magetan Tersangkut Pembatas Jalan

    Pengemudi Kaget, Mobil Sedan di Magetan Tersangkut Pembatas Jalan

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah mobil sedan tersangkut di median jalan di Jalan Raya Maospati – Sukomoro, tepatnya di Desa Bulu Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan pada Selasa malam (14/1/2025). Pengemudi Dewi Setiowati berusaha menenangkan dirinya di depan salah satu rumah warga. Laka tunggal mobil nopol B 1617 PVH tersebut membuat wanita usia 30 tahun […]

    Bagikan
  • Bau Mebeler Senilai Rp 400 Juta Menghangat Seiring Tumpukan Sampah Yang Menyengat

    Bau Mebeler Senilai Rp 400 Juta Menghangat Seiring Tumpukan Sampah Yang Menyengat

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Bau menyengat dari tumpukan sampah di TPS Pasar Sayur Caruban, Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, dikeluhkan warga dan pelaku usaha. Di tengah persoalan yang tak kunjung terurai, publik justru dihadapkan pada kabar pengadaan mebeler senilai Rp 400 juta di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. Keluhan itu mencuat pada Selasa (5/5/2026). […]

    Bagikan
expand_less