Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Terekam CCTV Dua Kali Curi Sembako di Toko Magetan, Begini Cara Pelaku Perempuan Sembunyikan Tepung dan Gula

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 57 menit yang lalu
  • visibility 27
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rekaman CCTV memperlihatkan perempuan diduga mencuri di Magetan dengan cara memasukkan barang ke dalam roknya. Foto : Tangkapan Layar CCTV

Sinergia | Magetan – Aksi seorang perempuan yang diduga mencuri sejumlah bahan kebutuhan pokok di sebuah toko di Desa Joketro, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menjadi perbincangan setelah rekaman kamera pengawas atau CCTV beredar di media sosial.

Perempuan tersebut terekam dua kali mengambil barang dagangan tanpa membayar. Modusnya terbilang mencolok, yakni menyembunyikan barang curian di balik roknya saat pegawai toko lengah.

Dalam rekaman CCTV pertama, Rabu (14/10/2026) siang, perempuan yang mengenakan baju kuning dan jilbab hitam itu datang seorang diri ke toko dengan berpura-pura berbelanja. Ketika situasi dinilai aman, dia terlihat mengambil sebungkus tepung terigu kemasan satu kilogram, kemudian memasukkannya ke dalam rok sambil membelakangi kamera.

Aksi serupa kembali terjadi pada Selasa (27/10/2026) pagi. Perempuan dengan ciri-ciri yang sama datang lagi ke toko tersebut untuk membeli mi instan. Namun, di sela aktivitas belanja, dia diduga mengambil dua bungkus gula pasir, masing-masing seberat satu kilogram, dan menyembunyikannya di balik rok.

Pegawai toko yang mulai mengenali ciri-ciri perempuan itu kemudian menegurnya. Perempuan tersebut disebut mengakui perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi aksi serupa.

Pemilik toko akhirnya memaafkan perempuan tersebut. Setelah itu, dia meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor yang menurut keterangan pemilik toko masih baru.

Pemilik toko, Kasni, mengatakan peristiwa itu cukup meresahkan meskipun nilai barang yang hilang relatif kecil. Dia juga menduga perempuan tersebut melakukan aksi serupa di toko lain, meski dugaan itu masih memerlukan pembuktian.

“Datang dua kali dengan baju berbeda. Yang pertama mencuri tepung, kemudian kembali lagi mencuri gula. Barang-barang itu dimasukkan ke dalam roknya. Ini cukup meresahkan,” ungkap Kasni.

Kasni mengaku tidak melaporkan kejadian tersebut kepada polisi karena kerugian yang dialami tidak seberapa. Namun, rekaman CCTV yang memperlihatkan dugaan pencurian berulang itu akhirnya menyebar luas di media sosial.

Image Not Found
Kapolsek Parang AKP Sukarno membenarkan dugaan pencurian sembako yang terekam CCTV di wilayahnya. Foto : Tangkapan Layar CCTV

Kapolsek Parang AKP Sukarno membenarkan adanya peristiwa tersebut di wilayah hukumnya. Menurut dia, pemilik toko tidak membuat laporan polisi karena menilai kerugiannya relatif kecil.

“Benar, kejadian itu terjadi di wilayah Parang. Namun, korban tidak melapor karena kerugiannya sedikit. Perempuan tersebut memang terlihat memasukkan barang yang diambil ke dalam roknya,” jelas Sukarno.

Polisi masih mendalami informasi dan rekaman video yang beredar. Aparat juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor apabila mengalami atau mengetahui dugaan tindak pidana, termasuk pencurian dengan nilai kerugian kecil. Laporan masyarakat dinilai penting untuk membantu polisi menindaklanjuti kejadian serta mencegah dugaan aksi serupa terulang dan merugikan pedagang lainnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atasi Kemacetan, Dishub Kota Madiun Terapkan Sistem Satu Arah Bagi Kendaraan Roda Empat di Jalan Kapuas

    Atasi Kemacetan, Dishub Kota Madiun Terapkan Sistem Satu Arah Bagi Kendaraan Roda Empat di Jalan Kapuas

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seiring meningkatnya aktivitas ekonomi di kawasan Jalan Kapuas, Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan penataan ulang sistem lalu lintas di area tersebut. Terhitung mulai 1 Juli 2025, Jalan Kapuas resmi diberlakukan sebagai jalur satu arah khusus kendaraan roda empat, dari arah timur ke barat. Kebijakan ini bukan keputusan […]

    Bagikan
  • Soal OTT KPK, Ketua DPRD Armaya Nilai Jadi Peringatan Keras Birokrasi Pemkot Madiun

    Soal OTT KPK, Ketua DPRD Armaya Nilai Jadi Peringatan Keras Birokrasi Pemkot Madiun

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Madiun yang menjerat Wali Kota nonaktif, Maidi menjadi keprihatinan kalangan Legislatif. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun, Armaya menilai perkara tersebut menjadi peringatan keras birokrasi di Kota Pendekar. Pasalnya, peristiwa itu dinilai bisa menurunkan kepercayaan publik terhadap […]

    Bagikan
  • Flavors in Motion 2025: Aston Madiun Dorong Kreativitas Kuliner Warga Kota Madiun

    Flavors in Motion 2025: Aston Madiun Dorong Kreativitas Kuliner Warga Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aston Madiun Hotel & Conference Center kembali menghadirkan program kuliner bertajuk Flavors in Motion – Cooking & Baking Class 2025, sebagai langkah inovatif dalam merespons minat masyarakat yang semakin tinggi terhadap kegiatan memasak dan pengembangan usaha kuliner rumahan. Gelaran ini menyasar para pecinta baking, ibu rumah tangga, hingga pelaku UMKM […]

    Bagikan
  • Berebut Uang Koin di Grebeg Maulid, Tradisi Warga Kedondong Madiun yang Bertahan Lintas Generasi

    Berebut Uang Koin di Grebeg Maulid, Tradisi Warga Kedondong Madiun yang Bertahan Lintas Generasi

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Ratusan warga memadati halaman rumah sesepuh Dusun Sukorejo, Desa Kedondong, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Selasa (25/8/2026). Mereka antusias mengikuti tradisi Grebeg Maulid dengan berebut uang koin yang disebar serta gunungan jajan. Tradisi tahunan ini digelar untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Warga dari berbagai kalangan bahkan rela datang dari desa-desa sekitar […]

    Bagikan
  • Bak Time Square New York! Kawasan PSC Kota Madiun Dihiasi Videotron hingga Video Mapping

    Bak Time Square New York! Kawasan PSC Kota Madiun Dihiasi Videotron hingga Video Mapping

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ribuan orang memadati kawasan Pahlawan Street Center (PSC) pada Rabu (31/12/2025) untuk menanti momen pergantian tahun baru. Pemandangan berbeda disuguhkan Pemerintah Kota Madiun dalam menyambut tahun baru 2026. Kawasan PSC bak ubahnya seperti Time Square New York, dengan hiasan lampu hingga videotron 3 dimensi. Bahkan, Balai Kota Madiun pun dihiasi […]

    Bagikan
  • Warga Segel TPS Kelurahan Parang, Tuntut Relokasi karena Bau, Asap dan Lalat

    Warga Segel TPS Kelurahan Parang, Tuntut Relokasi karena Bau, Asap dan Lalat

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Puluhan warga melakukan aksi penyegelan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Kelurahan Parang, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (6/6/2026) pagi. Aksi dilakukan dengan mengelas pintu gerbang TPS sebagai bentuk protes terhadap keberadaan fasilitas pengelolaan sampah yang dinilai menimbulkan gangguan lingkungan dan kesehatan. Warga yang berasal dari Lingkungan Wadung, Kelurahan Parang, serta […]

    Bagikan
expand_less