Berita Terkini
Trending Tags

Putra-Putri Magetan Gerakkan Perubahan Sosial, Migunani Foundation Jangkau Ratusan Penerima Manfaat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 161
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Migunani Foundation gerakkan perubahan sosial dari Magetan, Foto : Doc.Migunani

Sinergia | Magetan – Inisiatif anak muda di Kabupaten Magetan terus menunjukkan kiprah nyata dalam mendorong perubahan sosial. Yayasan Migunani Marang Sesami atau Migunani Foundation, yang digagas putra-putri daerah, kini berkembang menjadi gerakan pemberdayaan masyarakat dengan jangkauan nasional.

Berbasis di Kecamatan Maospati, Migunani Foundation telah memberikan manfaat langsung kepada lebih dari 400 orang. Gerakan ini juga diperkuat oleh lebih dari 600 relawan yang tersebar di berbagai kota, mulai dari kawasan Madiun Raya, Surabaya, Yogyakarta, hingga Jabodetabek, Malang, dan Solo.

Strategic Director sekaligus Pembina Yayasan Migunani Marang Sesami, Nurisha Kitana, mengatakan gerakan ini berangkat dari keresahan anak muda terhadap berbagai persoalan sosial di lingkungan sekitar.

“Perubahan tidak harus menunggu dari pusat. Kami memulainya dari hal kecil di Magetan, dari apa yang bisa kami lakukan langsung di lapangan,” ujar Nurisha.

Ia menambahkan, kepercayaan dari ratusan relawan di berbagai daerah menjadi indikator bahwa gerakan berbasis komunitas memiliki daya jangkau yang kuat jika dijalankan secara konsisten.

“Ketika gerakan ini dipercaya oleh teman-teman di banyak kota, itu menunjukkan bahwa isu yang kami angkat memang dekat dengan masyarakat. Kami hanya berusaha menjaga komitmen agar dampaknya terus nyata,” imbuhnya.

Dalam operasionalnya, Migunani Foundation menaungi tiga komunitas utama dengan fokus isu yang berbeda namun saling terintegrasi. Komunitas Gandeng ODGJ bergerak dalam pengurangan stigma terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) serta pendampingan penyintas pascarawat.

Koordinator Gandeng ODGJ, dalam kesempatan terpisah, menegaskan pentingnya pendekatan yang humanis dalam pemulihan kesehatan mental.

“Kami tidak hanya bicara soal penyembuhan, tapi juga bagaimana mereka bisa kembali diterima dan berperan di masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Teman Cita berfokus pada perlindungan perempuan dan anak, termasuk pendampingan bagi kelompok rentan. Salah satu relawan Teman Cita menyebut, pendekatan langsung di lapangan menjadi kunci keberhasilan program.

“Banyak kasus yang tidak tersentuh sistem formal. Di situ kami hadir, memberikan pendampingan sekaligus pemberdayaan agar mereka punya keberanian untuk bangkit,” katanya.

Adapun Gizi Jiwa mengusung pendekatan berbasis ilmiah dengan mengintegrasikan edukasi nutrisi dan kesehatan mental. Program ini digerakkan oleh mahasiswa dan tenaga medis muda yang berupaya menghadirkan informasi kesehatan yang mudah diakses masyarakat.

Salah satu relawan Gizi Jiwa menjelaskan, keterkaitan antara pola makan dan kondisi mental masih jarang dipahami masyarakat.

“Padahal, kesehatan fisik dan mental saling berkaitan. Edukasi ini penting agar masyarakat lebih sadar menjaga keduanya secara seimbang,” tuturnya.

Migunani Foundation juga mengedepankan pendekatan biopsikososial dalam setiap programnya. Pendekatan ini memandang kesehatan manusia sebagai kesatuan antara aspek biologis, psikologis, dan sosial, sehingga intervensi yang dilakukan tidak hanya menyasar gejala, tetapi juga akar permasalahan.

Ke depan, yayasan ini membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari individu, komunitas, hingga institusi dan pemerintah daerah.

“Kolaborasi menjadi kunci. Kami percaya perubahan besar tidak bisa dikerjakan sendiri, tapi harus dikerjakan bersama,” pungkas Nurisha. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hardiknas 2026 Magetan, Aspirasi Siswa Minta Sekolah Ramah Anak hingga Fasilitas Digital

    Hardiknas 2026 Magetan, Aspirasi Siswa Minta Sekolah Ramah Anak hingga Fasilitas Digital

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Magetan tidak hanya diwarnai tari massal ribuan guru dan pelajar. Momentum tersebut juga menjadi panggung bagi para siswa untuk menyampaikan aspirasi terkait masa depan pendidikan kepada Pemerintah Kabupaten Magetan. Dalam kegiatan yang digelar di Alun-Alun Magetan, Senin sore (25/5/2026), sejumlah perwakilan siswa dari […]

    Bagikan
  • Macet Parah Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi, Lebih dari 4 Jam Kendaraan Tak Bergerak

    Macet Parah Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi, Lebih dari 4 Jam Kendaraan Tak Bergerak

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Banyuwangi – Kondisi kemacetan parah terjadi Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi sejak Jum’at (29/08/2025) dini hari. Kemacetan kendaraan diperkirakan hingga belasan kilometer. Kemacetan dari arah Situbondo ke Banyuwangi maupun sebaliknya. Ikhsan, salah satu pengguna jalan mengaku terjebak macet di wilayah Desa Bajulmati Kecamatan Galekan Kabupaten Banyuwangi sejak pukul 02.00 WIB. Dirinya tengah menuju […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Bakal Bangun  Rest Area di Perbatasan Nganjuk–Madiun

    Pemkab Madiun Bakal Bangun  Rest Area di Perbatasan Nganjuk–Madiun

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tengah menyusun dokumen kajian rencana pembangunan rest area di kawasan By Pass perbatasan Madiun – Nganjuk yang terletak di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan. Di lahan seluas sekitar 50.648 meter persegi aset milik PT KAI Daop 7 Madiun bakal terbangun rest area sebagai sarana peristirahatan bagi pengguna jalan […]

    Bagikan
  • Operasi Ketupat 2025, 17 Kasus Kecelakaan, 26 Orang Luka-Luka

    Operasi Ketupat 2025, 17 Kasus Kecelakaan, 26 Orang Luka-Luka

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kabupaten Madiun – Lonjakan arus kendaraan selama masa mudik dan balik Lebaran 2025 di Kabupaten Madiun berdampak pada meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas. Tercatat, dalam kurun waktu hampir dua pekan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025, sedikitnya 17 kejadian kecelakaan terjadi di wilayah hukum Polres Madiun. Kasatlantas Polres Madiun, AKP Andrian Pratama, mengungkapkan dari […]

    Bagikan
  • MBG di Ponorogo Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

    MBG di Ponorogo Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ponorogo untuk sementara dihentikan. Pantauan di lapangan, aktivitas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di halaman Kodim 0802 Ponorogo tampak sepi pada Senin (19/05/2025). Tak terlihat kegiatan memasak maupun lalu-lalang kendaraan pengantar makanan seperti biasanya. Dua unit mobil pickup yang biasa […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Dorong UMKM dan PKL untuk Perkuat Wisata

    Pemkot Madiun Dorong UMKM dan PKL untuk Perkuat Wisata

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kian serius mengokohkan sektor pariwisata. Lonjakan kunjungan wisatawan dari luar daerah menjadi bukti bahwa potensi wisata perlu diimbangi dengan pelayanan publik yang prima. Sebagai langkah nyata, Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnaker KUKM) terus mendorong penguatan sektor UMKM dan pedagang kaki […]

    Bagikan
expand_less