Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Talut Rp. 190 Juta Ambrol, Proyek Belum Selesai dan Petani Terancam Krisis Air

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 225
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sebuah talut senilai Rp. 190 juta di Desa Nitikan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, ambrol, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Sebuah talut senilai Rp. 190 juta di Desa Nitikan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, ambrol setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada akhir pekan lalu. Bangunan yang masih dalam tahap pengerjaan itu runtuh sebelum sempat melalui pemeriksaan P-1. Hal itu menimbulkan kekhawatiran terutama bagi petani yang bergantung pada aliran irigasi di kawasan tersebut.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Magetan, Yuli K. Iswahyudi, menegaskan bahwa kerusakan terjadi saat konstruksi belum tuntas. Karena itu, tanggung jawab penuh dalam perbaikan tetap berada di pihak pelaksana.

“Total anggarannya sekitar Rp. 190 juta. Pekerjaan ini awalnya hanya perbaikan saluran, tetapi atas permintaan warga kami bangun talut,” kata Yuli saat dikonfirmasi, Senin (08/12/2025).

Menurut Yuli, runtuhnya talut dipicu curah hujan tinggi. Air dari jalan mengalir deras menuju lokasi karena saluran drainase di sisi kanan dan kiri tidak berfungsi. “Semua aliran air dari jalan masuk ke titik itu. Saluran drainasenya ditutup warga, saya kurang tahu penyebabnya. Akibatnya, arus air menggerus bangunan talut,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa fondasi talut belum tertutup tanah sepenuhnya, sehingga struktur menjadi rentan ketika diterjang hujan ekstrem. Proyek ini dikerjakan oleh CV Terabima dan diawasi oleh Pandega. Yuli memastikan bahwa hingga saat ini Dinas PUPR belum mengeluarkan pembayaran karena progres pekerjaan belum mencapai tahap P-1.

“Belum ada pembayaran sama sekali. Kontraktor sudah mengetahui kerusakannya dan siap melakukan perbaikan,” ujarnya.

Ambrolnya talut berdampak langsung pada aliran irigasi. Petani setempat mengaku kesulitan mendapatkan pasokan air, baik untuk persiapan tanam maupun kebutuhan perawatan tanaman yang sudah terlanjur ditanam. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu gagal panen apabila berlangsung lama.

Yuli mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan juru pengairan untuk menyesuaikan pengaturan pintu air selama masa perbaikan. “Jika aliran harus ditutup sementara, HIPPA akan kami beri informasi tentang durasinya. Pelayanan air untuk petani tetap kami prioritaskan,” tutur Yuli. Ia menyebutkan bahwa buka–tutup aliran air bahkan sudah dilakukan pada malam hari demi memenuhi kebutuhan petani.

Meski kerusakan dipicu faktor alam, Dinas PUPR menilai perbaikan harus segera dipercepat mengingat cuaca yang masih tidak menentu. “Dengan kondisi hujan seperti sekarang, penyelesaiannya perlu diprioritaskan. Pemeriksaan formal juga belum bisa dilakukan sebelum tahap P-1 selesai,” tegas Yuli.

Dinas PUPR Magetan memastikan pengawasan akan diperketat hingga seluruh perbaikan rampung dan fungsi saluran irigasi kembali normal. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLT Walikota Madiun Memberi Solusi 30 Usulan Mendesak Lewat Program WBR

    PLT Walikota Madiun Memberi Solusi 30 Usulan Mendesak Lewat Program WBR

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program Walikota Bersama Rakyat (WBR) terus dijalankan untuk menjawab langsung keluhan warga. Sejak Rabu lalu, Plt Wali Kota Madiun Bagus Panuntun telah meninjau 30 usulan urgent yang masuk dari masyarakat. Puluhan usulan tersebut merupakan aspirasi berjenjang dari tiga lokasi yaitu Kelurahan Taman, Pandean dan Kejuron. Usulan bermula dari tingkat RT/RW […]

    Bagikan
  • KPK Hadirkan 11 Saksi, Ungkap Fakta Baru Sidang Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi

    KPK Hadirkan 11 Saksi, Ungkap Fakta Baru Sidang Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi dengan terdakwa Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Kepala DPUPR Kota Madiun Thariq Megah, dan Direktur CV Sekar Arum Rochim Ruhdiyanto kembali mengungkap sejumlah fakta baru di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (6/8/2026). Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan 11 saksi dalam persidangan. […]

    Bagikan
  • Kepala SPPG Banyudono Angkat Bicara Soal Relawan MBG Yang Dirumahkan

    Kepala SPPG Banyudono Angkat Bicara Soal Relawan MBG Yang Dirumahkan

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah sebelumnya enggan merespons permintaan konfirmasi, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Anggun Retno, akhirnya memberikan hak jawab terkait pemberitaan mengenai relawan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak masuk bekerja. Hak jawab ini sekaligus menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya yang menyoroti keluhan sejumlah relawan mengenai status kerja […]

    Bagikan
  • Mendukbangga Tinjau Distribusi MBG Bagi Ibu Hamil, Menyusui dan Balita di Kota Madiun

    Mendukbangga Tinjau Distribusi MBG Bagi Ibu Hamil, Menyusui dan Balita di Kota Madiun

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga), Wihaji meninjau program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Madiun pada Rabu (26/2/2025). Didampingi Nyoto Suwignyo, Deputi Bidang Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional (BGN) serta Wakil Walikota Madiun, F. Bagus Panuntun serta jajaran Forkopimda mengecek proses memasak hingga persiapan distribusi di dapur MBG […]

    Bagikan
  • 4 Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di KM 621 Tol Madiun Sejumlah Orang Terluka

    4 Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di KM 621 Tol Madiun Sejumlah Orang Terluka

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 513
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kecelakaan lalu lintas kembali lagi terjadi di wilayah Kabupaten Madiun, kali ini sebanyak empat kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di ruas Tol Solo–Kertosono Km 621.200, tepatnya di wilayah Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, posisi kendaraan truk bermuatan ayam dan bus berhenti di […]

    Bagikan
  • Kebutuhan ASN di Madiun Masih Dibahas, Terbentur Batas Belanja Pegawai 2027

    Kebutuhan ASN di Madiun Masih Dibahas, Terbentur Batas Belanja Pegawai 2027

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun masih membahas usulan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tahun mendatang. Proses tersebut belum final karena harus melalui tahapan koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, mengatakan pengajuan formasi Calon Pegawai Negeri […]

    Bagikan
expand_less