Berita Terkini
Trending Tags

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Selokan Lapangan Kodim Ponorogo, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • visibility 35
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi olah TKP penemuan mayat di selokan lapangan Kodim Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Warga yang sedang berolahraga di kawasan Lapangan Kodim 0802 Ponorogo, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok pria tanpa identitas yang meninggal dunia di dalam selokan, Sabtu (25/7/2026) pagi.

Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di selokan dengan lebar sekitar 60 sentimeter dan kedalaman sekitar setengah meter. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus berwarna biru dan celana panjang hitam. Kondisinya sudah kaku, satu kaki menekuk ke atas, serta jasad telah dikerumuni lalat.

Salah seorang saksi, Rifki Nur Alfian, mengaku awalnya melihat seorang ibu-ibu menunjuk ke arah selokan karena mengira ada orang yang sedang tidur. Namun setelah didekati, ternyata pria tersebut sudah meninggal dunia.

“Tadi pas lari ada ibu-ibu nunjuk, katanya ada orang tidur atau mayat. Pas dilihat ternyata sudah banyak lalat. Kami juga saling tanya, tapi tidak ada yang kenal. Tidak ada identitasnya, hanya ada tas,” ujar Rifki.

Petugas dari Polsek Ponorogo yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa barang bawaan korban. Dari hasil pemeriksaan, polisi hanya menemukan uang tunai sebesar Rp138 ribu serta sebuah sarung. Tidak ditemukan identitas yang dapat mengungkap jati diri korban.

Selain itu, petugas juga mendapati cairan berwarna putih keluar dari hidung korban. Namun polisi belum dapat memastikan penyebab kematian dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

Kanit Reskrim Polsek Ponorogo, Ipda Ibnu Harjito, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas maupun penyebab kematian korban.

“Untuk identitas maupun penyebab kematiannya kami belum tahu. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit. Di dekat korban ditemukan tas tanpa identitas. Dari wajah korban juga keluar cairan dari hidung. Kemungkinan sakit, keracunan atau penyebab lain masih belum bisa dipastikan,” jelasnya.

Guna memastikan identitas dan penyebab kematian, jasad korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Ponorogo untuk menjalani visum.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga laki-laki dengan ciri-ciri berkulit sawo matang, tinggi sekitar 168 sentimeter, dan diperkirakan berusia sekitar 52 tahun agar segera menghubungi atau melapor ke kantor polisi terdekat. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelajar SMK Surakarta Curi Perhatian Lewat Pagelaran Wayang Kulit di Ponorogo

    Pelajar SMK Surakarta Curi Perhatian Lewat Pagelaran Wayang Kulit di Ponorogo

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Puluhan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Kota Surakarta, Jawa Tengah, menggelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Lapangan Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Kegiatan ini digelar sebagai upaya menguri-uri budaya wayang kulit di kalangan generasi muda. Pagelaran tersebut menjadi istimewa karena seluruh pengisi acara merupakan pelajar sekolah […]

    Bagikan
  • Dua Anak Tewas di Galian C Tulung Saradan, Ini Sikap Tegas Pemkab Madiun

    Dua Anak Tewas di Galian C Tulung Saradan, Ini Sikap Tegas Pemkab Madiun

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun akhirnya angkat bicara terkait polemik tambang galian C di Desa Tulung, Kecamatan Saradan, yang kembali memakan korban jiwa. Dua anak dilaporkan meninggal dunia akibat lokasi bekas tambang yang belum direklamasi dan dinilai membahayakan. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa […]

    Bagikan
  • Ratusan Warga Kebonagung Madiun Serbu Pasar Murah, Cabai dan Minyak Goreng Jadi Incaran

    Ratusan Warga Kebonagung Madiun Serbu Pasar Murah, Cabai dan Minyak Goreng Jadi Incaran

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun mengadakan pasar murah di sejumlah titik. Hal ini seiring masih tingginya harga kebutuhan pokok di pasaran. Apalagi saat ini bahan pokok menjadi kebutuhan utama masyarakat disaat momen Ramadhan hingga Idul Fitri mendatang. Seperti yang terpantau di Desa Kebonagung Kecamatan Balerejo pada Kamis […]

    Bagikan
  • Pengusaha Selepan di Magetan Klaim Tak Terpengaruh Isu Beras Oplosan, Penjualan Justru Naik

    Pengusaha Selepan di Magetan Klaim Tak Terpengaruh Isu Beras Oplosan, Penjualan Justru Naik

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Di tengah maraknya pemberitaan tentang dugaan peredaran beras oplosan di sejumlah daerah, pengusaha penggilingan gabah di Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan, Jawa Timur, mengaku bisnisnya justru tetap lancar bahkan mengalami peningkatan. Sumining, pemilik selepan yang telah beroperasi sejak 1984, mengatakan bahwa isu beras oplosan tidak berdampak negatif terhadap usahanya. “Alhamdulillah beras […]

    Bagikan
  • Gapeka 2025 Diberlakukan, Daop 7 Operasikan 68 Perjalanan KA Penumpang

    Gapeka 2025 Diberlakukan, Daop 7 Operasikan 68 Perjalanan KA Penumpang

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Per 1 Februari 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi memberlakukan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025. Hal itu berdampak pada peningkatan frekuensi perjalanan KA di wilayah Daop 7 Madiun. Termasuk hadirnya KA Madiun Jaya relasi Madiun – Pasar Senen PP. “Dengan diberlakukannya Gapeka 2025, Daop 7 Madiun mengoperasikan 68 […]

    Bagikan
  • Kabupaten Madiun Raih Predikat Nindya Kabupaten Layak Anak 2025

    Kabupaten Madiun Raih Predikat Nindya Kabupaten Layak Anak 2025

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun meraih penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2025 untuk kategori Nindya. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI dalam ajang penganugerahan KLA 2025 yang berlangsung di Auditorium K.H. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta, Jumat (08/08/2025). Menteri PPPA Arifah Fauzi menyampaikan apresiasi atas […]

    Bagikan
expand_less