Berita Terkini
Trending Tags

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Selokan Lapangan Kodim Ponorogo, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • visibility 72
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi olah TKP penemuan mayat di selokan lapangan Kodim Ponorogo. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Warga yang sedang berolahraga di kawasan Lapangan Kodim 0802 Ponorogo, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok pria tanpa identitas yang meninggal dunia di dalam selokan, Sabtu (25/7/2026) pagi.

Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di selokan dengan lebar sekitar 60 sentimeter dan kedalaman sekitar setengah meter. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus berwarna biru dan celana panjang hitam. Kondisinya sudah kaku, satu kaki menekuk ke atas, serta jasad telah dikerumuni lalat.

Salah seorang saksi, Rifki Nur Alfian, mengaku awalnya melihat seorang ibu-ibu menunjuk ke arah selokan karena mengira ada orang yang sedang tidur. Namun setelah didekati, ternyata pria tersebut sudah meninggal dunia.

“Tadi pas lari ada ibu-ibu nunjuk, katanya ada orang tidur atau mayat. Pas dilihat ternyata sudah banyak lalat. Kami juga saling tanya, tapi tidak ada yang kenal. Tidak ada identitasnya, hanya ada tas,” ujar Rifki.

Petugas dari Polsek Ponorogo yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa barang bawaan korban. Dari hasil pemeriksaan, polisi hanya menemukan uang tunai sebesar Rp138 ribu serta sebuah sarung. Tidak ditemukan identitas yang dapat mengungkap jati diri korban.

Selain itu, petugas juga mendapati cairan berwarna putih keluar dari hidung korban. Namun polisi belum dapat memastikan penyebab kematian dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

Kanit Reskrim Polsek Ponorogo, Ipda Ibnu Harjito, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas maupun penyebab kematian korban.

“Untuk identitas maupun penyebab kematiannya kami belum tahu. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit. Di dekat korban ditemukan tas tanpa identitas. Dari wajah korban juga keluar cairan dari hidung. Kemungkinan sakit, keracunan atau penyebab lain masih belum bisa dipastikan,” jelasnya.

Guna memastikan identitas dan penyebab kematian, jasad korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Ponorogo untuk menjalani visum.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga laki-laki dengan ciri-ciri berkulit sawo matang, tinggi sekitar 168 sentimeter, dan diperkirakan berusia sekitar 52 tahun agar segera menghubungi atau melapor ke kantor polisi terdekat. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Target PAD Pariwisata Meleset, Disbudpar Magetan Genjot Retribusi Telaga Sarangan dan Wahyu

    Target PAD Pariwisata Meleset, Disbudpar Magetan Genjot Retribusi Telaga Sarangan dan Wahyu

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penerimaan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata Magetan tahun 2025 berada dalam tekanan. Hingga 10 Desember 2025, capaian PAD baru menyentuh 85,19 persen, menyisakan kekurangan sekitar Rp. 3 miliar dari target penuh Rp. 21,186 miliar. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan pun bergerak cepat untuk mengejar sisa waktu 21 hari di […]

    Bagikan
  • Truk Tebu Putuskan Kabel Listrik di Tiron, PLN Bantah Korban Tewas Tersengat Listrik

    Truk Tebu Putuskan Kabel Listrik di Tiron, PLN Bantah Korban Tewas Tersengat Listrik

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Madiun Kota memastikan kabel listrik yang putus dan menjuntai di Jalan Nasional Madiun-Surabaya, Desa Tiron, Kecamatan Taman, Kabupaten Madiun, tidak lagi bertegangan saat mengenai pengendara motor yang tewas dalam insiden tersebut. Manajer PLN ULP Madiun Kota, Catur Surya Dharma, mengatakan korban diduga meninggal akibat tersangkut kabel […]

    Bagikan
  • Lantai Dua Pasar Baru Magetan Sepi, Disperindag Sebut Bukan Karena Infrastruktur

    Lantai Dua Pasar Baru Magetan Sepi, Disperindag Sebut Bukan Karena Infrastruktur

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Lantai dua Pasar Baru Magetan tampak kian muram. Deretan los yang digembok rapat hingga kios kosong tanpa penghuni menjadi pemandangan sehari-hari. Aktivitas jual beli pun nyaris tak terlihat, membuat kawasan yang seharusnya menjadi pusat perdagangan justru seperti mati suri. Kondisi ini bukan hanya merugikan pedagang, tetapi juga memberi kesan kumuh pada […]

    Bagikan
  • Pembiasaan Pagi di SDN Ngadirejo 02 Wonoasri, Tanamkan Nasionalisme dan Nilai Religius Sejak Dini

    Pembiasaan Pagi di SDN Ngadirejo 02 Wonoasri, Tanamkan Nasionalisme dan Nilai Religius Sejak Dini

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — SDN Ngadirejo 02, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, menerapkan pembiasaan pagi sebagai bagian dari pendidikan karakter bagi siswa. Setiap hari, sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, guru piket menyambut kedatangan siswa di halaman sekolah dengan salam dan senyum. Kegiatan tersebut menjadi rutinitas harian yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama-sama. Melalui […]

    Bagikan
  • Masjid Al Manshur Rejosari Fasilitasi Warga Belajar Al-Qur’an dan Gelar Bazar Ramadan

    Masjid Al Manshur Rejosari Fasilitasi Warga Belajar Al-Qur’an dan Gelar Bazar Ramadan

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Takmir Masjid Al Manshur, Desa Rejosari, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, kembali menggelar kegiatan pembelajaran Al-Qur’an selama bulan Ramadan. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat, dengan jumlah peserta mencapai 60 orang per hari, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Imam Masjid Al Manshur, Nur Edi Susanto, mengungkapkan bahwa kegiatan belajar […]

    Bagikan
  • Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Diproyeksikan Berjalan Tahun Ajaran Baru 2026/2027

    Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Diproyeksikan Berjalan Tahun Ajaran Baru 2026/2027

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Program Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Magetan hingga kini masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat. Selain menunggu pembangunan Sekolah Rakyat (SR) permanen, Pemerintah Kabupaten Magetan juga mengusulkan pendirian SR Rintisan sebagai langkah awal percepatan pemenuhan layanan pendidikan bagi warga kurang mampu. SR Rintisan diusulkan berlokasi di Graha Literasi, Plaosan. Proposal lengkap […]

    Bagikan
expand_less