Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Magetan Ajukan Rancangan APBD TA. 2027 Sebesar Rp1,86 Triliun

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 38 menit yang lalu
  • visibility 34
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
RAPBD Magetan 2027 diproyeksikan mencapai Rp1,866 triliun. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2027 dalam rapat paripurna DPRD Magetan. Dalam rancangan tersebut, kemampuan APBD 2027 diproyeksikan mencapai Rp1,866 triliun.

Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro mengatakan penyusunan APBD 2027 dilakukan di tengah ruang fiskal yang semakin terbatas, sementara kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat terus meningkat.

“Kalau dari sisi kebutuhan masyarakat banyak sekali. Yang ada tadi sangat kurang. Masalahnya kemampuan. Kebutuhan belanja banyak, tetapi pendapatannya terbatas,” kata Suyatni.

Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan sekitar Rp1,82 triliun. Nilai itu menurun dibandingkan kemampuan anggaran tahun sebelumnya, terutama karena pemerintah daerah masih menunggu kepastian alokasi transfer dari pemerintah pusat dan bantuan keuangan dari pemerintah provinsi.

Sementara dari sisi belanja, Pemkab Magetan mengalokasikan sekitar Rp826,62 miliar untuk belanja pegawai, Rp547,84 miliar belanja barang dan jasa, Rp35,55 miliar belanja modal, Rp3,97 miliar belanja bantuan sosial, serta Rp333,41 miliar belanja transfer.

Pemkab juga memproyeksikan penerimaan pembiayaan dari sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) sekitar Rp45,37 miliar, tanpa alokasi pengeluaran pembiayaan.

Image Not Found
Wabup Magetan Suyatni Priasmoro menyampaikan RAPBD 2027. Foto : Kus-Sinergia

Suyatni menegaskan keterbatasan anggaran membuat pemerintah harus lebih selektif dalam menentukan program. APBD 2027 diarahkan pada program yang berbasis persoalan masyarakat dan mengacu pada tujuh prioritas pembangunan daerah dalam RPJMD.

“Program kita arahkan basisnya masalah. Yang dipilih adalah program yang prioritas dulu, yang mendasar dulu,” ujarnya.

Dalam paripurna tersebut, Pemkab Magetan juga meminta dukungan DPRD untuk bersama-sama memperjuangkan tambahan sumber pembiayaan maupun program pembangunan dari pemerintah pusat dan provinsi.

Menurut Suyatni, keterbatasan fiskal tidak boleh membuat pemerintah berhenti melakukan pembangunan. Sebaliknya, perangkat daerah harus memperkuat perencanaan, menyiapkan dokumen teknis, serta mencari terobosan agar program daerah dapat memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah di atasnya.

RAPBD 2027 selanjutnya akan dibahas bersama DPRD Magetan sesuai tahapan dan ketentuan peraturan perundang-undangan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

    Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Empat bocah usia SD dan SMP warga Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan mengalami luka bakar. Hal itu terjadi saat mereka meracik petasan pada Sabtu petang (05/04/2025). Para korban dengan luka bakar parah di sekujur tubuhnya, kini dalam perawatan intensif di RSUD dr. Sayidiman, Magetan. Menurut Hermanto, warga setempat, mulanya […]

    Bagikan
  • Angin Kencang Terjang Sukorejo Dan Kauman, Tenda Pernikahan Dan Satu Rumah Rusak

    Angin Kencang Terjang Sukorejo Dan Kauman, Tenda Pernikahan Dan Satu Rumah Rusak

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Ponorogo, Rabu (1/10) sore. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan di dua lokasi, yakni Kecamatan Sukorejo dan Kauman. Di Kecamatan Sukorejo, sebuah tenda pernikahan porak-poranda setelah diterjang angin. Sejumlah tamu undangan panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Bahkan kedua pengantin terpaksa dievakuasi ke tempat aman karena khawatir […]

    Bagikan
  • Makan Bergizi Gratis di Kota Madiun Dimulai, Sasar 3.006 Siswa

    Makan Bergizi Gratis di Kota Madiun Dimulai, Sasar 3.006 Siswa

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Madiun, Jawa Timur mulai dilaksanakan pada Senin (06/01/2025). Program ini ditujukan bagi 3.006 siswa yang tersebar di 17 sekolah mulai TK hingga SMP di Kota Madiun. TK Islam Masyithoh Kota Madiun menjadi salah satu sasaran  program unggulan dari Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden […]

    Bagikan
  • Curanmor di CFD Viral, Ini Tanggapan Plt Wali Kota Soal Parkir Taman Bantaran

    Curanmor di CFD Viral, Ini Tanggapan Plt Wali Kota Soal Parkir Taman Bantaran

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di kawasan Taman Lalu Lintas Bantaran Kota Madiun saat kegiatan Car Free Day (CFD) pada Minggu (19/4/2026) lalu menuai perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menegaskan bahwa lokasi tersebut bukan merupakan aset Pemerintah Kota (Pemkot) […]

    Bagikan
  • Tragedi Anak 7 Tahun di RS Hermina Madiun, Ini Pernyataan Resmi Pihak Rumah Sakit

    Tragedi Anak 7 Tahun di RS Hermina Madiun, Ini Pernyataan Resmi Pihak Rumah Sakit

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Manajemen RS Hermina Madiun akhirnya menyampaikan pernyataan resmi melalui akun Instagram (IG) @rsuherminamadiun terkait insiden jatuhnya seorang anak dari lantai atas rumah sakit tersebut. Dalam pernyataan itu, pihak rumah sakit menyampaikan duka cita mendalam sekaligus menegaskan komitmen untuk bekerja sama dalam proses penyelidikan. “RS Hermina Madiun menyampaikan duka cita yang […]

    Bagikan
  • Ini Pengakuan Tersangka Pembuang Bayi, Niat Digugurkan

    Ini Pengakuan Tersangka Pembuang Bayi, Niat Digugurkan

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sungguh miris dan tega perbuatan yang dilakukan oleh VVK (25) warga Desa Sumberejo, Kecamatan/ Kabupaten Madiun dan EENO (19) warga Desa Mojorayung, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Bagaimana tidak, kedua sejoli yang menjalin kasih itu membuang buah hatinya yang baru dilahirkan. Kasus ini terkuak setelah jasad sang bayi ditemukan di Sungai […]

    Bagikan
expand_less