Pemkab Magetan Berangkatkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT Senilai Rp. 313 Juta
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 43
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, memberangkatkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut diberangkatkan oleh Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti dari halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan, Rabu (26/8/2026).
Bantuan senilai sekitar Rp313 juta tersebut merupakan hasil penghimpunan selama kurang lebih sepekan terakhir. Bantuan dikumpulkan melalui sejumlah unsur di lingkungan Pemkab Magetan, di antaranya BPBD, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan, serta Dinas Kesehatan.
Beragam kebutuhan masyarakat terdampak bencana disiapkan dalam pengiriman tersebut. Bantuan mencakup 31 jenis item, mulai dari beras dan sembako, makanan siap saji, air minum, pakaian, selimut, perlengkapan keluarga dan anak-anak, hingga obat-obatan serta kebutuhan darurat lainnya.
Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengatakan, pengiriman bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dan masyarakat Magetan terhadap warga yang sedang menghadapi dampak bencana di NTT.
“Hari ini kita memberangkatkan bantuan kemanusiaan untuk saudara kita yang terkena musibah di NTT. Ada makanan siap saji, sembako, pakaian, selimut, obat-obatan, dan bantuan lainnya,” kata Nanik.
Menurutnya, penggalangan bantuan masih terbuka untuk kemungkinan dilanjutkan. Pemkab Magetan akan melihat perkembangan kebutuhan di wilayah terdampak serta dukungan masyarakat yang masih ingin memberikan bantuan.
Nanik berharap bantuan yang dikirim dapat segera diterima masyarakat yang membutuhkan dan memberikan manfaat di tengah kondisi darurat pascabencana.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Magetan Eka Radityo menjelaskan, penghimpunan bantuan dilakukan atas arahan Bupati Magetan setelah adanya informasi mengenai kebutuhan masyarakat terdampak bencana di NTT.
“Karena ada saudara-saudara kita di NTT yang membutuhkan bantuan, atas arahan Ibu Bupati kami menghimpun bantuan dalam bentuk logistik. Bantuan berasal dari Baznas, Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan, Dinas Kesehatan, serta BPBD,” jelas Eka.
Dari hasil penghimpunan tersebut, terkumpul sebanyak 31 jenis bantuan dengan nilai keseluruhan mencapai sekitar Rp313 juta. Bantuan selanjutnya diserahkan melalui BPBD Provinsi Jawa Timur untuk diteruskan dan disalurkan kepada masyarakat terdampak di NTT.
Menurut Eka, bantuan dari Magetan dijadwalkan diberangkatkan menggunakan kapal pada Rabu malam sekitar pukul 23.00 WIB. Mekanisme tersebut dipilih agar bantuan dapat masuk dalam jaringan distribusi bantuan pemerintah dan lebih mudah diteruskan ke wilayah yang membutuhkan.
Selain logistik pangan dan kebutuhan sehari-hari, bantuan juga mencakup obat-obatan serta perlengkapan untuk keluarga dan anak-anak. Hal itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.
Eka menegaskan, BPBD Magetan tidak secara khusus membuka pos donasi mandiri. Penggalangan dana masyarakat dilakukan melalui Baznas, yang kemudian salah satunya disalurkan dalam bentuk bantuan kemanusiaan pada pengiriman kali ini.
Pemkab Magetan juga belum menutup kemungkinan adanya pengiriman bantuan tahap berikutnya. Pengiriman tambahan akan disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan di lokasi bencana dan dukungan yang masih dihimpun dari masyarakat.
Untuk sementara, BPBD Magetan belum menerjunkan personel khusus ke lokasi bencana. Namun, BPBD menyatakan siap memberikan dukungan apabila terdapat relawan dari Magetan yang berangkat secara mandiri untuk membantu penanganan di wilayah terdampak.
“Kalau memang ada teman-teman relawan yang ke sana, tentu akan kami dukung,” ujar Eka.
Pengiriman bantuan tersebut menjadi bentuk solidaritas masyarakat Magetan terhadap warga di NTT sekaligus menunjukkan peran pemerintah daerah dalam merespons bencana melalui dukungan logistik dan kemanusiaan. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez



