Berita Terkini
Trending Tags

Populasi Ikan Dewa di Telaga Sarangan Merosot Tajam, Pemkab Magetan Tunda Penebaran Benih Baru

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 44
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Populasi ikan dewa Telaga Sarangan terus menurun drastis. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Upaya konservasi ikan dewa (Tor soro) di Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, menghadapi tantangan serius. Populasi ikan endemik yang dikenal memiliki nilai ekonomi tinggi itu terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Dari sekitar 10 ribu benih yang ditebar pada 2019, kini diperkirakan hanya tersisa sekitar 20 persen.

Penurunan populasi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Magetan karena ikan dewa sebelumnya diproyeksikan sebagai ikon konservasi perairan sekaligus daya tarik wisata alam di kawasan Telaga Sarangan.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Magetan, Nur Haryani, menjelaskan, berkurangnya populasi ikan dewa disebabkan oleh dua faktor utama, yakni serangan ikan predator invasif yang hidup di telaga serta masih ditemukannya aktivitas pemancingan liar.

“Dari benih yang ditebar pada tahun 2019, saat ini diperkirakan hanya tersisa sekitar 20 persen. Kendalanya karena dimangsa ikan predator dan juga dipancing,” ujarnya.

Selain di Telaga Sarangan, ikan dewa juga masih dapat ditemukan di kawasan mata air Sumber Dodol, Kecamatan Panekan. Namun, jumlahnya juga relatif terbatas dan diperkirakan hanya sekitar seribu ekor.

Meski di sejumlah daerah ikan dewa telah dimanfaatkan sebagai ikan konsumsi karena memiliki kandungan gizi tinggi dan cita rasa yang baik, Pemerintah Kabupaten Magetan belum mengizinkan pemanfaatannya untuk kebutuhan konsumsi masyarakat.

“Kebijakan ini diambil karena pemerintah masih memprioritaskan upaya pelestarian. Dengan kondisi populasi yang terus menurun, aktivitas penangkapan maupun pemancingan ikan dewa masih dilarang agar proses regenerasi di habitat alaminya dapat berlangsung secara optimal,” imbuhnya.

Sebagai langkah lanjutan, Disnakan Magetan memutuskan belum akan melakukan penebaran benih ikan dewa di Telaga Sarangan. Keputusan itu diambil karena ancaman dari ikan predator invasif dinilai masih tinggi sehingga peluang hidup benih baru belum optimal.

Sebagai alternatif, pemerintah akan memperkuat program konservasi melalui pengaktifan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas), meningkatkan sosialisasi larangan pemancingan ikan dewa, serta mengkaji lokasi perairan umum daratan lain yang memiliki karakteristik habitat serupa dengan Telaga Sarangan untuk dijadikan tempat pelepasliaran benih.

“Tentunya diharapkan ini mampu meningkatkan tingkat kelangsungan hidup ikan dewa sekaligus menjaga keberadaan salah satu spesies ikan asli Indonesia yang memiliki nilai ekologis, ekonomi, dan potensi wisata bagi Kabupaten Magetan,” pungkas Nur.

Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga kelestarian habitat ikan dewa dengan mematuhi larangan pemancingan serta mendukung upaya konservasi. Keberhasilan pelestarian spesies ini dinilai tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi masyarakat dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menilik Kesiapsiagaan Tim ‘Drogba’ Polres Magetan di Tanjakan Ekstrem Sarangan

    Menilik Kesiapsiagaan Tim ‘Drogba’ Polres Magetan di Tanjakan Ekstrem Sarangan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Arus wisatawan di kawasan Telaga Sarangan masih menunjukkan kepadatan menjelang berakhirnya masa liburan. Di tengah derasnya mobilitas masyarakat, Tim Drogba (Dorong Ganjal Ban) Polres Magetan tetap siap siaga menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan pengendara di tanjakan ekstrem pertigaan depan Omah Jowo, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Ini menjadi salah satu titik […]

    Bagikan
  • CCTV Ungkap Aksi Pencurian di Pasar Plaosan, Pelaku Gondol 17 Botol Minyak Goreng

    CCTV Ungkap Aksi Pencurian di Pasar Plaosan, Pelaku Gondol 17 Botol Minyak Goreng

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Aksi pencurian yang terekam kamera pengawas (CCTV) di kawasan Pasar Plaosan, Kabupaten Magetan, menyita perhatian publik setelah videonya viral di media sosial. Dua pemuda tak dikenal nekat membobol lapak pedagang dengan cara memanjat pagar dan merusak gembok gudang. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam (2/5/2026). Dalam rekaman CCTV yang beredar, kedua […]

    Bagikan
  • Kualitas dan Nilai Gizi Menu MBG Kerap Diprotes Warga, Ini Langkah Pemkot Madiun

    Kualitas dan Nilai Gizi Menu MBG Kerap Diprotes Warga, Ini Langkah Pemkot Madiun

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan dari masyarakat. Di Kota Madiun, sejumlah orang tua siswa penerima manfaat mempertanyakan kelayakan menu yang diberikan dalam program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut. Keluhan yang muncul sebagian besar berkaitan dengan kualitas bahan baku dan kesesuaian menu dengan anggaran yang beredar di masyarakat. […]

    Bagikan
  • Pemasungan ODGJ Masih Terjadi, Dinkes Magetan Lakukan Pendekatan Keluarga

    Pemasungan ODGJ Masih Terjadi, Dinkes Magetan Lakukan Pendekatan Keluarga

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Praktik pemasungan terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih terjadi di Kabupaten Magetan. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mencatat, hingga Juli 2025 terdapat sepuluh ODGJ yang dipasung oleh keluarganya karena dianggap membahayakan lingkungan sekitar. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan, Suwantiyo, menjelaskan sepuluh ODGJ tersebut berada di enam kecamatan, […]

    Bagikan
  • Tanah Longsor dan Pondasi Jembatan Ambrol, Jalur Ponorogo–Pacitan Tersendat

    Tanah Longsor dan Pondasi Jembatan Ambrol, Jalur Ponorogo–Pacitan Tersendat

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hujan deras yang mengguyur wilayah Ponorogo pada Selasa (19/5/2026) malam menyebabkan longsor di jalur penghubung Ponorogo–Pacitan. Selain longsor, talud dan pondasi Jembatan Plapar di Desa Caluk, Kecamatan Slahung, juga mengalami kerusakan serius akibat tergerus aliran sungai. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di jalur provinsi Ponorogo–Pacitan tepatnya di Desa Wates, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Sekolah Rakyat Siap Beroperasi Juli Mendatang, Tampung 100 Siswa dari Keluarga Miskin

    Sekolah Rakyat Siap Beroperasi Juli Mendatang, Tampung 100 Siswa dari Keluarga Miskin

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Sekjen Kemensos) Robben Rico meninjau gedung yang akan digunakan sebagai lokasi sementara Sekolah Rakyat di Ponorogo pada Kamis (01/05/2025) sore. Gedung tersebut terletak di kawasan Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) di Jalan Trunojoyo. Robben menyampaikan keyakinannya bahwa Sekolah Rakyat dapat mulai beroperasi penuh pada bulan Juli […]

    Bagikan
expand_less