Berita Terkini
Trending Tags

Kebakaran Kandang Ayam di Magetan, Puluhan Ribu Ayam Mati Terpanggang, Kerugian Ditaksir Capai Rp3 Miliar

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 49 menit yang lalu
  • visibility 13
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kandang ayam di Magetan hangus dilalap si jago merah. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah kandang ayam pedaging di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Rabu (29/7/2026) pagi. Insiden yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB itu mengakibatkan sekitar 36 ribu ekor ayam pedaging mati terpanggang, sementara total kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp3 miliar.

Kandang milik Agus Rofik (30), warga Kelurahan Lembeyan Kulon, tersebut dilalap api hanya dalam waktu singkat. Kobaran api diduga berasal dari oven pemanas berbahan bakar kayu yang digunakan untuk menjaga suhu kandang. Material bangunan yang didominasi kayu serta tiupan angin kencang dari arah selatan membuat api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian kandang.

Warga sekitar yang pertama kali melihat kejadian sempat mengira kebakaran berasal dari lahan tebu di sekitar lokasi. Namun, setelah mendekat, mereka mendapati api telah membesar dan melalap bangunan kandang ayam.

“Saya awalnya mau ke sawah. Dari kejauhan saya kira kebun tebu yang terbakar. Setelah mendekat ternyata kandang ayam. Api sudah sangat besar dan terdengar beberapa kali ledakan. Angin dari selatan membuat api cepat sekali merambat,” ujar Mislan, salah seorang warga yang menyaksikan peristiwa tersebut.

Ledakan yang terdengar beberapa kali diduga berasal dari tabung gas yang digunakan sebagai perlengkapan sistem pemanas kandang. Kondisi tersebut sempat memicu kepanikan warga dikarenakan kobaran api cukup besar.

Menurut keterangan warga, kandang tersebut semula berisi sekitar 40 ribu ekor ayam pedaging. Beruntung, sebagian ayam telah dipindahkan ke kandang lain pada malam sebelumnya untuk proses pembesaran. Meski demikian, sekitar 36 ribu ekor ayam yang masih berada di dalam kandang tidak sempat diselamatkan sehingga mati akibat terjebak kobaran api.

Selain memusnahkan puluhan ribu ayam, kebakaran juga menghanguskan bangunan kandang beserta sejumlah berbagai peralatan peternakan yang berada di dalamnya. Besarnya skala kebakaran menjadikan peristiwa ini sebagai salah satu kebakaran kandang ayam terbesar yang terjadi di wilayah Kecamatan Lembeyan dalam beberapa tahun terakhir.

Image Not Found
Kerugian kebakaran kandang ayam capai Rp3 miliar. Foto : Kus-Sinergia

Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Magetan yang menerima laporan segera menerjunkan tiga unit armada, terdiri atas satu mobil pompa dan dua mobil tangki penyuplai air, serta lima personel untuk melakukan pemadaman.

Petugas Damkar Magetan, Dovi Saputra, mengatakan proses pemadaman mengalami kendala karena angin bertiup sangat kencang sehingga arah kobaran api sulit dikendalikan.

“Kami menerima laporan sekitar pukul tujuh pagi. Dugaan sementara api berasal dari area pemanas kandang. Kendala utama saat pemadaman adalah angin yang sangat kencang sehingga api cepat menyebar. Selain itu sempat terjadi beberapa kali ledakan yang diduga berasal dari tabung gas,” ujarnya.

Hingga Rabu siang, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan sumber api dan penyebab pasti insiden tersebut. Dugaan awal mengarah pada sumber panas dari oven pemanas berbahan bakar kayu yang digunakan di dalam kandang, namun penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanggul Jebol, Ratusan Hektar Sawah Terendam

    Tanggul Jebol, Ratusan Hektar Sawah Terendam

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Ponorogo sejak Selasa (21/1/2025) sore hingga malam hari mengakibatkan sejumlah tanggul di beberapa desa jebol. Salah satu yang terdampak adalah Desa Bringinan, Kecamatan Jambon. Luapan Sungai Bringinan menghancurkan tanggul sepanjang 15 meter dengan tinggi sekitar 3 meter. Hal itu menyebabkan lahan pertanian warga terendam banjir hingga […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Musnahkan Puluhan Ribu Barang Haram dari 26 Perkara Narkotika

    Kejari Ponorogo Musnahkan Puluhan Ribu Barang Haram dari 26 Perkara Narkotika

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo mengeksekusi pemusnahan ribuan barang bukti dari perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Kegiatan berlangsung di halaman kantor kejaksaan, Kamis (27/11/2025). Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut dilibatkan dalam prosesi pemusnahan. Barang bukti narkotika dimusnahkan dengan cara diblender, sementara perangkat elektronik dihancurkan secara […]

    Bagikan
  • Padi Amfibi UGM Panen Hingga 8,5 Ton per Hektare, Petani Madiun Mulai Beralih ke Gamagora 7

    Padi Amfibi UGM Panen Hingga 8,5 Ton per Hektare, Petani Madiun Mulai Beralih ke Gamagora 7

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Universitas Gadjah Mada (UGM) terus mendorong lahirnya inovasi di sektor pertanian melalui pengembangan varietas padi unggul Gamagora 7 (Gadjah Mada Gogo Rancah 7). Varietas yang dijuluki sebagai “padi amfibi” ini diperkenalkan kepada petani Kabupaten Madiun melalui panen raya di lahan demplot Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Jumat (10/7/2026). Panen raya tersebut merupakan […]

    Bagikan
  • Duka Pendakian Indonesia, Mbok Yem Pemilik Warung Puncak Lawu Meninggal Dunia

    Duka Pendakian Indonesia, Mbok Yem Pemilik Warung Puncak Lawu Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Duka mendalam menyelimuti dunia pendakian, khususnya yang sering mendaki Gunung Lawu. Wakiyem atau biasa dipanggil Mbok Yem, pemilik warung tertinggi di puncak Gunung Lawu, meninggal dunia pada Rabu (23/04/2025) di rumahnya Desa Gonggang Kecamatan Poncol Magetan. Mbok Yem sempat dirawat di RSU Siti Aisyiah Ponorogo. Dari riwayat sakit perempuan 82 […]

    Bagikan
  • Kisah Inspiratif Nurisha Kitana, Mahasiswi UI Asal Magetan yang Terpilih Jadi Delegasi UNICEF Dunia

    Kisah Inspiratif Nurisha Kitana, Mahasiswi UI Asal Magetan yang Terpilih Jadi Delegasi UNICEF Dunia

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dari sebuah rumah sederhana di Kecamatan Maospati, Magetan, lahirlah sosok muda yang kini mengharumkan nama daerahnya di tingkat nasional hingga dunia. Ia adalah Nurisha Kitana, mahasiswi Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) yang berhasil menjadi delegasi UNICEF di forum internasional Global NCD Alliance Forum 2025 di Kigali, Rwanda. Perjalanannya bukan sekadar deretan […]

    Bagikan
  • Kampung Bahasa Bulukerto Magetan Tawarkan Belajar Empat Bahasa Gratis, Target Jadi Pusat Pembelajaran Bahasa

    Kampung Bahasa Bulukerto Magetan Tawarkan Belajar Empat Bahasa Gratis, Target Jadi Pusat Pembelajaran Bahasa

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya melestarikan bahasa sekaligus meningkatkan keterampilan masyarakat dilakukan Pemerintah Kelurahan Bulukerto, Kabupaten Magetan, melalui program Kampung Bahasa. Program yang digagas sejak 2023 itu kini berkembang menjadi pusat pembelajaran gratis yang mengajarkan empat bahasa, yakni bahasa Jawa, Indonesia, Inggris, dan Arab. Bahkan, pesertanya pun mencapai ratusan orang dari berbagai daerah. Tak hanya […]

    Bagikan
expand_less