Berita Terkini
Trending Tags

Ketimpangan Distribusi Program MBG di Magetan, Perluasan Sasaran Belum Diiringi Pemerataan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 238
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perluasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di magetan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Perluasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai mencakup guru dan tenaga kependidikan sejak Januari 2026 membawa harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan pelaku pendidikan. Namun, pelaksanaan di Kabupaten Magetan justru memunculkan ironi. Ketika kelompok penerima manfaat bertambah, ribuan siswa di sejumlah wilayah masih belum merasakan program MBG sejak pertama kali digulirkan.

Program tersebut memiliki landasan jelas melalui Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 yang memasukkan guru dan tenaga kependidikan sebagai penerima MBG. Meski demikian, implementasinya di lapangan belum menunjukkan pemerataan. Ketimpangan antar sekolah semakin tampak, terutama antara wilayah perkotaan dan kecamatan pinggiran.

SMP Negeri 1 Parang menjadi salah satu sekolah yang telah menikmati distribusi MBG secara rutin. Kepala SMPN 1 Parang, Suparno, menuturkan bahwa pihaknya menerima sekitar 700 porsi setiap hari yang dialokasikan untuk siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

“Untuk para guru, program ini baru berjalan beberapa hari terakhir. Sementara untuk siswa, bantuan sudah diterima sejak tahun sebelumnya,” jelas Suparno.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa mekanisme distribusi MBG di sebagian sekolah telah berjalan stabil dan tepat sasaran.

Berbeda dengan Parang, sejumlah sekolah di Kecamatan Lembeyan masih sepenuhnya belum menerima distribusi MBG, meskipun program telah berjalan lebih dari setahun. Situasi tersebut memicu kecemburuan sosial di kalangan orang tua dan siswa.

Misri, salah seorang wali murid di Lembeyan, mengungkapkan kebingungan anaknya yang melihat sekolah lain sudah menikmati MBG.

“Anak saya sering bertanya kapan sekolahnya dapat jatah MBG. Ia tahu sekolah lain sudah menerima dari tahun lalu, tapi di sini belum pernah sekalipun,” keluhnya.

Image Not Found
Program MBG di Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Menurut warga, persoalan ini bukan sekadar keterlambatan, tetapi menunjukkan sistem distribusi yang belum dibenahi secara menyeluruh. Lokasi sekolah dan kesiapan wilayah dinilai lebih menentukan daripada prinsip pemerataan sebagai program nasional.

Keluhan serupa datang dari orang tua lainnya yang menilai perluasan sasaran MBG justru berpotensi menggeser fokus program, jika siswa sebagai penerima utama masih belum terlayani sepenuhnya.

“Kalau masih ada anak sekolah yang tidak tersentuh program, perluasan ke kelompok baru terasa tidak adil. Tujuan awalnya untuk memenuhi gizi anak-anak, tapi pelaksanaannya tidak mencerminkan itu,” ujar seorang wali murid dengan nada kecewa.

Kondisi di Magetan memperlihatkan bahwa perluasan MBG belum disertai audit kesiapan daerah, baik dari aspek rantai pasok, anggaran, maupun kapasitas pelaksana di tingkat bawah. Tanpa evaluasi yang komprehensif, program yang dirancang sebagai pemenuhan gizi anak sekolah ini justru berisiko menciptakan ketimpangan baru.

Aktivis pendidikan maupun orang tua siswa mendesak pemerintah daerah segera melakukan penataan ulang distribusi agar tujuan program tidak makin menjauh dari realitas lapangan. Program MBG diharapkan tidak hanya diperluas, tetapi juga dipastikan merata dan tepat sasaran. (Kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sugiri Sancoko Sumringah Sambut Putusan MK

    Sugiri Sancoko Sumringah Sambut Putusan MK

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Mahkamah Konstitusi (MK) resmi menolak gugatan pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Ipong Muchlissoni-Segoro Luhur Kusumo Daru, dalam sengketa hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ponorogo 2024. Dengan putusan ini, kemenangan paslon nomor urut 2, Sugiri Sancoko-Lisdyarita, dinyatakan sah. Sidang putusan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) itu dipimpin oleh Ketua Majelis […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Maut di Jalur Nasional Madiun–Surabaya, Pengendara Sepeda Motor Tewas di Lokasi

    Kecelakaan Maut di Jalur Nasional Madiun–Surabaya, Pengendara Sepeda Motor Tewas di Lokasi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Kecelakaan maut terjadi di jalur nasional Madiun–Surabaya, tepatnya Desa Jerukgulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada Rabu (03/12/2025) sekitar pukul 07.30 WIB. Seorang pengendara motor Honda Beat tewas setelah dihantam minibus Daihatsu Grandmax yang datang dari arah berlawanan. Korban diketahui bernama Sujatno, warga Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo. Sementara, mobil Grandmax […]

    Bagikan
  • Digali Terlalu Dalam? Tanah Longsor di Magetan Tewaskan Pekerja Galian

    Digali Terlalu Dalam? Tanah Longsor di Magetan Tewaskan Pekerja Galian

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Seorang pekerja tambang galian tanah di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, meninggal dunia setelah tertimbun material longsor, Minggu (25/1/2026) pagi. Korban bernama Suyono (40), warga setempat, tewas dalam perjalanan menuju RSUD dr. Sayidiman Magetan setelah sempat ditemukan hidup oleh rekan-rekannya. Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat enam pekerja memulai […]

    Bagikan
  • UMKM di Magetan Terhimpit Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Plastik

    UMKM di Magetan Terhimpit Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Plastik

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kenaikan harga minyak goreng dan bahan plastik dalam dua pekan terakhir kian menekan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Lonjakan biaya produksi memaksa pelaku usaha melakukan berbagai penyesuaian, mulai dari menaikkan harga jual hingga menyiasati ukuran produk agar tetap bertahan di tengah kondisi pasar yang […]

    Bagikan
  • Danantara Bakal Bangun Tower Hotel dan Mal di Kampung Haji Mekkah, Berapa Biayanya ?

    Danantara Bakal Bangun Tower Hotel dan Mal di Kampung Haji Mekkah, Berapa Biayanya ?

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengambil langkah signifikan dalam memberikan layanan bagi jutaan jemaahhasi dan umrah asal Indonesia. Dibawah Ketua Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, lembaga pengelolaan investasi (Sovereign Wealth Fund) Indonesia ini mengakuisisi aset properti di Arab Saudi yakni Novotel MakkahThakher City. Lokasinya berjarak 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. […]

    Bagikan
  • Update Terkini : 4 KA Di Daop 7 Madiun Terlambat Dampak KA Purwojaya Anjlok

    Update Terkini : 4 KA Di Daop 7 Madiun Terlambat Dampak KA Purwojaya Anjlok

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Insiden anjloknya dua gerbong belakang pada KA Purwojaya relasi Gambir–Kroya di emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, Sabtu (25/10/2025) siang, menyebabkan terganggunya perjalanan sejumlah kereta api di lintas Jawa. Akibat peristiwa tersebut, beberapa perjalanan KA yang melintasi wilayah kerja PT KAI Daop 7 Madiun turut mengalami keterlambatan. Manager Humas KAI Daop […]

    Bagikan
expand_less