Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Polres Magetan Mulai Operasi Keselamatan Semeru 2026, Soroti Kenaikan Pelanggaran dan Risiko Fatalitas

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 73
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Magetan menggelar Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolres Magetan. Foto : Nanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Polres Magetan memulai Operasi Keselamatan Semeru 2026 melalui Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolres Magetan, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini melibatkan TNI–Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan sejumlah instansi terkait, serta dihadiri unsur Forkopimda.

Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo memimpin apel sekaligus membacakan amanat Kapolda Jatim. Ia menegaskan bahwa gelar pasukan bukan kegiatan simbolis semata, melainkan tahapan penting untuk memastikan seluruh komponen operasi benar-benar siap.

“Apel ini kami jadikan sebagai pengecekan menyeluruh, mulai personel hingga perlengkapan. Tujuannya agar pelaksanaan operasi berjalan maksimal dan benar-benar memberikan hasil untuk keselamatan masyarakat,” ujar Kompol Dodik.

Menurutnya, dinamika permasalahan lalu lintas saat ini semakin rumit. Evaluasi tahun sebelumnya menunjukkan adanya peningkatan pelanggaran yang berdampak langsung pada tingginya angka kecelakaan. “Kesadaran tertib berlalu lintas masih rendah, ditambah perilaku pengendara yang sering abai, sehingga risiko fatalitas kecelakaan ikut naik,” jelasnya.

Operasi Keselamatan Semeru digelar selama 14 hari, mulai 2–15 Februari 2026, sekaligus sebagai langkah cipta kondisi menuju Operasi Ketupat Idul Fitri 1447 H. Operasi mengedepankan strategi preemtif, preventif, dan represif. Dalam tahap preemtif, Polres Magetan menyiapkan edukasi dan sosialisasi masif di berbagai kanal.

“Kami terus mengingatkan pengendara dan melakukan pembinaan, termasuk kepada pengusaha otobus agar standar keselamatan mereka semakin baik,” tutur Dodik.

Pada tahap preventif, ramp check dilakukan bersama Dishub dan Dinas Kesehatan. Pemeriksaan teknis kendaraan serta kesehatan pengemudi dilakukan untuk mencegah potensi kecelakaan. “Penting bagi kami memastikan kendaraan dan pengemudinya benar-benar siap jalan,” imbuhnya.

Sementara penegakan hukum tetap dilakukan secara selektif dan terukur. Penggunaan ETLE dimaksimalkan untuk menjaga transparansi. “Kami hanya menindak pelanggaran yang benar-benar berisiko menimbulkan fatalitas. Penindakan pun kami pastikan bersih dari praktik yang tidak semestinya,” tegasnya.

Dodik memastikan Polres Magetan menargetkan penurunan pelanggaran dan kecelakaan di wilayahnya. “Kami berharap operasi ini bisa meningkatkan kepatuhan. Yang paling penting, kami ingin masyarakat pulang pergi dengan aman, terutama menjelang Lebaran,” pungkasnya.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Magetan Digegerkan Viral Video Asusila, Polisi Sudah Amankan Terduga Pelaku

    Magetan Digegerkan Viral Video Asusila, Polisi Sudah Amankan Terduga Pelaku

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Publik Kabupaten Magetan beberapa hari terakhir ini dibuat geger oleh beredarnya video asusila yang melibatkan kakak dan adik tiri berinisial DN dan LJ. Ironisnya, video tersebut diduga diperjualbelikan oleh DN di grub Telegram. Hal itu sangat disayang dan meresahkan warga Magetan, khususnya di wilayah Kecamatan Barat yang mengenali si pelaku. “Sekitar […]

    Bagikan
  • Sopir dan Awak Bus Terminal Purboyo Jalani Cek Kesehatan

    Sopir dan Awak Bus Terminal Purboyo Jalani Cek Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP-KB) Kota Madiun bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dan Kota Madiun serta Polres Madiun Kota melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi sopir dan awak bus di Terminal Purboyo Tipe A Kota Madiun pada Rabu (26/03/2025). Pemeriksaan kesehatan secara umum, baik kondisi tubuh, pengukuran […]

    Bagikan
  • Meningkatkan Literasi Anak Kota Madiun Melalui Program Empok Remen

    Meningkatkan Literasi Anak Kota Madiun Melalui Program Empok Remen

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka kegiatan pembudayaan gemar membaca, Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat menggelar kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan anak-anak. Hal itu juga guna meningkatkan literasi di Kota Madiun. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program kerja 100 hari Walikota Madiun, dengan salah satu program unggulannya yaitu Madiun […]

    Bagikan
  • Pelempar Bom Molotov di DPRD Kota Madiun Vical Ardiyansyah Turner Didakwa Pasal 187 KUHP

    Pelempar Bom Molotov di DPRD Kota Madiun Vical Ardiyansyah Turner Didakwa Pasal 187 KUHP

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus pelemparan bom molotov di depan Gedung DPRD Kota Madiun memasuki sidang perdana. Terdakwa Vical putra Ardiyansyah Turner alias Londo menjalani sidang dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Kota Madiun, Rabu (12/11/2025). Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Rahmi Dwi Astuti tersebut berlangsung sekitar 30 […]

    Bagikan
  • Proses PAW di DPRD Magetan Dinilai Cacat Hukum, Kuasa Hukum Gus Wakhid Ajukan Gugatan PMH

    Proses PAW di DPRD Magetan Dinilai Cacat Hukum, Kuasa Hukum Gus Wakhid Ajukan Gugatan PMH

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik adanya Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Kabupaten Magetan dari fraksi PKB terus berlanjut. Proses pergantian terhadap Nur Wakhid disebut-sebut berjalan tidak sesuai prosedur hukum yang berlaku. Nurcahyo, kuasa hukum Gus Wakhid, menilai keputusan tersebut dilakukan secara terburu-buru dan mengabaikan prinsip dasar demokrasi. Menurutnya, tindakan pimpinan DPRD Magetan dalam […]

    Bagikan
  • Koperasi Desa Merah Putih Belum Bisa Ajukan Pinjaman, Terkendala Dokumen Kelembagaan

    Koperasi Desa Merah Putih Belum Bisa Ajukan Pinjaman, Terkendala Dokumen Kelembagaan

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih di Kabupaten Madiun belum dapat mengakses fasilitas pinjaman dari bank pemerintah karena terkendala kelengkapan dokumen kelembagaan. Padahal, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pinjaman dalam Rangka Pendanaan Kopdeskel Merah Putih, koperasi ini berhak mengajukan pinjaman hingga Rp3 miliar. Kepala […]

    Bagikan
expand_less