Pusaran Angin Terekam Warga Sebelum Puting Beliung Menerjang, Puluhan Rumah Rusak
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 38
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia Ngawi – Puluhan rumah warga di Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, mengalami kerusakan setelah angin puting beliung menerjang wilayah tersebut pada Senin (2/3/2026) sore. Peristiwa itu terjadi hanya beberapa menit setelah warga menyaksikan fenomena pusaran angin di langit, yang mereka sebut sebagai Cleret Tahun.
Dalam rekaman video milik warga, terlihat pusaran angin berada di antara awan gelap sekitar pukul 14.22 WIB. Suasana langit yang mendung membuat sejumlah warga panik saat menyadari adanya fenomena Cleret Tahun, yang diyakini kerap muncul sebelum angin kencang.
Fenomena tersebut disusul angin puting beliung yang berlangsung sekitar lima menit. Sapuan angin kuat langsung merusak atap rumah penduduk dan menumbangkan sejumlah pohon di sekitar permukiman.
Salah satu warga, Susi Suryani, menuturkan bahwa fenomena pusaran angin itu sempat ia lihat di media sosial sebelum akhirnya angin besar menerjang permukiman.
“Kami sempat melihat video pusaran angin di medsos, dan tak lama setelah itu angin besar benar-benar datang dan merusak rumah-rumah warga,” ujarnya

Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, puluhan rumah dilaporkan mengalami kerusakan sedang hingga berat. Warga mengaku angin kencang datang tiba-tiba setelah mereka melihat video Cleret Tahun beredar di media sosial.
Warga lainnya, Vilia Nurkholisah, menceritakan kepanikan yang ia alami saat berada di dalam rumah.
“Dari kamar terdengar angin sangat kencang. Mau keluar tidak bisa, dan waktu saya kembali, genting rumah sudah berjatuhan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” katanya.
Sejumlah pohon besar tumbang dan sempat menutup akses jalan warga. Setelah angin mereda, petugas gabungan bersama warga melakukan pembersihan agar jalur bisa kembali dilewati.
Hingga kini, tim dari BPBD Kabupaten Ngawi masih melakukan pendataan kerusakan rumah warga sekaligus menilai dampak keseluruhan dari bencana angin puting beliung tersebut.(Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez

