Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

Seleksi Siswa Sekolah Rakyat Berbasis Data, Mensos Ingatkan Jangan Ada Praktik Koruptif

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
  • visibility 175
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mensos Saifullah Yusuf meninjau pelaksanaan Sekolah Rakyat di Ngawi. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan penerimaan siswa Sekolah Rakyat (SR) tidak dilakukan melalui pendaftaran terbuka. Calon siswa terlebih dahulu dijangkau berdasarkan data sosial ekonomi, kemudian menjalani asesmen dan proses verifikasi sebelum ditetapkan sebagai peserta didik.

Mekanisme tersebut diterapkan untuk memastikan Sekolah Rakyat benar-benar menyasar anak dari keluarga yang masuk kelompok sosial ekonomi terbawah, khususnya desil satu dan dua dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Tidak membuka pendaftaran, tetapi hasil penjangkauan berbasis data tunggal sosial ekonomi nasional khususnya di desil satu dan dua. Di situ dilakukan asesmen,” kata Saifullah Yusuf usai kegiatan dialog dengan siswa dan orang tua siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Ngawi, Sabtu (19/9/2026).

Setelah asesmen, calon siswa dikoordinasikan dengan pihak terkait, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Badan Pusat Statistik (BPS), serta pemerintah daerah. Hasilnya kemudian diplenokan sebelum ditetapkan sebagai siswa Sekolah Rakyat.

Hingga saat ini, lebih dari 200 siswa telah mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Ngawi. Pemerintah masih melakukan penjangkauan tambahan, terutama untuk memenuhi kebutuhan siswa jenjang sekolah dasar.

Saifullah Yusuf menegaskan ketatnya mekanisme tersebut sekaligus untuk mencegah adanya pihak yang mencoba memanfaatkan program. Ia menyatakan tidak boleh ada praktik “serobot-menyerobot (titipan)” dalam penentuan siswa.

Image Not Found
Mensos mengingatkan seleksi siswa dan pengadaan bebas praktik koruptif. Foto : Kus-Sinergia

“Tidak diperbolehkan seperti itu dan semuanya berbasis kejangkauan dengan mekanisme yang jelas. Tidak ada serobot-menyerobot,” tegasnya.

Mensos juga mengingatkan agar program strategis tersebut tidak dikotori praktik koruptif. Peringatan itu mencakup seluruh tahapan penyelenggaraan, mulai dari penjangkauan dan rekrutmen siswa, seleksi guru hingga pengadaan barang dan jasa.

“Tidak boleh dikotori dengan tindakan-tindakan koruptif baik dalam rekrutmen atau dalam penjangkauan siswa, seleksi guru, maupun pengadaan-pengadaan barang dan jasa,” ujarnya.

Ia meminta seluruh pihak mematuhi mekanisme yang telah ditetapkan agar bantuan pendidikan tersebut tepat sasaran dan tidak berubah menjadi ruang kepentingan tertentu. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayat Perempuan di Dalam Koper Gemparkan Warga Kendal Ngawi

    Mayat Perempuan di Dalam Koper Gemparkan Warga Kendal Ngawi

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Masyarakat Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi dibuat curiga temuan paket yang terbungkus rapi, di sebuah selokan dekat pembuangan sampah pada Kamis (23/1/2025) sekira pukul 09.00 WIB. Pihak kepolisian yang mendatangi lokasi pun memasang garis polisi guna olah TKP. Kepala Desa Dadapan, Andik Bangga Satria Rama menjelaskan temuan itu diketahui […]

    Bagikan
  • Nikmati Kue Cucur Ceria, Cocok untuk Takjil Buka Puasa

    Nikmati Kue Cucur Ceria, Cocok untuk Takjil Buka Puasa

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Bulan Ramadhan identik dengan berburu takjil untuk berbuka puasa. Salah satu jajanan tradisional yang masih diminati hingga kini adalah kue cucur. Namun, di tangan Maya Nikasari, kue cucur hadir dengan inovasi unik yang membuatnya semakin banyak peminatnya. Di tempat usahanya yang berlokasi di Cinde Wilis, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo, […]

    Bagikan
  • KA Madiun Jaya New Generation: Sudah 10.571 Penumpang, Kamu Kapan Coba?

    KA Madiun Jaya New Generation: Sudah 10.571 Penumpang, Kamu Kapan Coba?

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 1.685
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – KA Madiun Jaya yang beroperasi sejak 21 Maret 2025 lalu mulai menjadi pilihan para pelanggan. Terbukti, jumlah penumpang KA Madiun Jaya 10.571 pelanggan telah menikmati perjalanan dari Stasiun Madiun – Pasar Senen PP. Dengan rincian sebanyak 2.573 penumpang menggunakan kelas layanan eksekutif dan 7.998 penumpang menggunakan kelas ekonomi. KA Madiun […]

    Bagikan
  • Jalan Tergerus Longsor, Warga Ponorogo Gendong Siswa Pulang Sekolah

    Jalan Tergerus Longsor, Warga Ponorogo Gendong Siswa Pulang Sekolah

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Video warga menggendong siswa sekolah karena jalan rusak di Ponorogo viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di jalan penghubung Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, dengan Desa Wates, Kecamatan Jenangan, Selasa (13/1/2026). Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut kembali menggerus badan jalan hingga menyisakan lebar sekitar 20 sentimeter. Kondisi ini membuat […]

    Bagikan
  • BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Penjualan Rumah di Kota Madiun Diprediksi Kian Lesu

    BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Penjualan Rumah di Kota Madiun Diprediksi Kian Lesu

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) menjadi 5,25 persen diprediksi memberi tekanan besar terhadap sektor properti, khususnya penjualan rumah berbasis Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Pelaku usaha properti di Kota Madiun menilai kebijakan tersebut berpotensi menurunkan daya beli masyarakat dan memperberat cicilan konsumen. Ketua Real Estate Indonesia (REI) Kota […]

    Bagikan
  • Kriteria Sekda Magetan, Bupati Nanik : Berintegritas dan Mumpuni

    Kriteria Sekda Magetan, Bupati Nanik : Berintegritas dan Mumpuni

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan masih berlanjut. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa figur Sekda yang dibutuhkan daerah adalah sosok yang berintegritas dan mumpuni dalam memimpin birokrasi. “Untuk seleksi Sekda, sudah ada tiga pendaftar, tapi syaratnya harus ada empat pendaftar. Makanya pendaftarannya diperpanjang lagi. Sekda yang […]

    Bagikan
expand_less