Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Telur Rebus Kotor di Paket MBG Lembeyan Viral, Standar Kebersihan Dipertanyakan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 19
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Foto menu MBG terlihat kotor di posting salah satu wali murid di media sosial, (24/2/2026)

Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bergulir di Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, kembali menjadi perbincangan publik. Bukan soal rasa atau porsi seperti sebelumnya, melainkan temuan satu butir telur rebus yang masih tampak kotor di bagian cangkangnya hingga viral di media sosial.

Foto yang diunggah oleh akun Facebook Tri Winarsih dalam grup Info Seputar Lembeyan memperlihatkan telur rebus dengan noda mencolok pada cangkang. Telur itu dikemas bersama roti tawar, kecap sachet, dan kacang tanah dalam plastik bening.

Melalui unggahannya, pengunggah meminta agar pihak terkait, khususnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), meningkatkan ketelitian dalam proses penanganan bahan makanan.

Image Not Found
Tangkapan layar postingan di forum facebook menunjukkan menu MBG terlihat kotor, (24/2/2026)

Dalam keterangan yang ditulisnya, ia menyampaikan, “Semoga ini bisa menjadi pelajaran agar lebih teliti… kok bisa ada kotoran sebesar itu tidak terlihat,” tulisnya.

Postingan tersebut langsung mendapatkan ratusan komentar. Warganet mempertanyakan proses penyortiran dan pembersihan telur sebelum direbus. Mereka menilai bahwa telur yang tidak dicuci dengan benar berpotensi membawa bakteri jika tidak mengikuti standar sanitasi.

Meski program MBG dimaksudkan untuk mendukung pemenuhan gizi siswa, temuan ini memunculkan kembali diskusi mengenai kualitas pengolahan bahan pangan di lapangan. Banyak warganet menilai, satu kesalahan kecil yang tampak jelas dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap program tersebut.

Sejumlah komentar menekankan bahwa kebersihan dalam pengolahan bahan makanan untuk anak sekolah bukan sekadar faktor pendukung, melainkan syarat mutlak yang tidak boleh diabaikan.

Insiden ini menambah rentetan sorotan terhadap pelaksanaan program MBG di Magetan. Masyarakat berharap pihak penyelenggara segera mengevaluasi standar kebersihan, mulai dari proses seleksi bahan makanan hingga pengemasan sebelum dibagikan ke siswa.

Kualitas program dinilai tidak hanya ditentukan oleh kandungan gizi, tetapi juga oleh keseriusan penyelenggara dalam memastikan seluruh aspek, terutama sanitasi, benar-benar memenuhi standar. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Arrachmando

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Ramadhan, Harga Cabai Tembus Rp. 95 Ribu per Kg, Ayam Potong Rp. 35 Ribu per Kg

    Jelang Ramadhan, Harga Cabai Tembus Rp. 95 Ribu per Kg, Ayam Potong Rp. 35 Ribu per Kg

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang bulan suci Ramadhan, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Legi Ponorogo, Jawa Timur, mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan harga paling mencolok terjadi pada cabai rawit yang kini menembus Rp95 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp70 ribu per kilogram. Selain cabai rawit, kenaikan juga terjadi pada jenis cabai lainnya. Cabai merah […]

    Bagikan
  • Dari Pokir hingga E-Katalog, KPK Dorong Pemkab Ponorogo Benahi Tata Kelola

    Dari Pokir hingga E-Katalog, KPK Dorong Pemkab Ponorogo Benahi Tata Kelola

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta –Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong Pemerintah Kabupaten Ponorogo memperkuat transparansi dan integritas tata kelola pemerintahan daerah. Informasi ini dilansir dari situs resmi KPK pada kanal Ruang Informasi – Berita dengan judul “Dari Pokir hingga E-Katalog, KPK Dorong Ponorogo Benahi Tata Kelola”. Dalam audiensi dan koordinasi yang digelar Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) […]

    Bagikan
  • Satpol PP Ponorogo Bongkar dan Sita Gerobak PKL di Jalan Suromenggolo

    Satpol PP Ponorogo Bongkar dan Sita Gerobak PKL di Jalan Suromenggolo

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ponorogo menindak tegas pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Jalan Suromenggolo Bangunsari Kecamatan Ponorogo. Pasalnya, sejumlah PKL masih membandel dengan meninggalkan gerobak mereka. Tidak hanya itu, petugas juga menertibkan bangunan semi permanen milik PKL di sepanjang Jalan Suromenggolo. Penertiban ini dilakukan berdasarkan keputusan Dinas […]

    Bagikan
  • 6 Anak Sanggar Tari Candra Waskita Harumkan Indonesia di Thailand

    6 Anak Sanggar Tari Candra Waskita Harumkan Indonesia di Thailand

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Enam anak dari Sanggar Tari Candra Waskita, Desa Plunturan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, sukses tampil dalam ajang Indonesian Culture Night yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Thailand, Minggu (14/09/2025). Tanpa dukungan pemerintah, mereka tetap berangkat ke Negeri Gajah Putih dengan bermodal sumbangan akomodasi dari orang tua dan wali murid. Acara […]

    Bagikan
  • Pohon Raksasa Berusia Ratusan Tahun Roboh, Timpa Rumah Warga

    Pohon Raksasa Berusia Ratusan Tahun Roboh, Timpa Rumah Warga

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah pohon raksasa yang diduga berusia ratusan tahun roboh dan menimpa rumah milik Rusik (60), warga Dusun Nguncup, Desa Bekiring, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, pada Senin (14/04/2025) sekitar pukul 08.30 WIB. Pohon jenis pule setinggi sekitar 40 meter dengan diameter sekitar 7 meter itu tiba-tiba tumbang tanpa adanya hujan atau angin […]

    Bagikan
  • Ratusan Ruang Kelas SD di Kabupaten Madiun Alami Kerusakan, Terbanyak pada Bagian Atap

    Ratusan Ruang Kelas SD di Kabupaten Madiun Alami Kerusakan, Terbanyak pada Bagian Atap

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 405 Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kabupaten Madiun mengalami kerusakan, baik dalam kategori sedang maupun berat. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun mencatat ada sekitar 385 ruang kelas rusak berat dan lebih dari 400 ruang kelas mengalami kerusakan sedang. “Memang banyak sekolah yang rusak, dan jumlahnya bisa bertambah seiring […]

    Bagikan
expand_less