Usai Diperiksa Berjam-jam, Bupati Ponorogo Bakal Dibawa Ke Jakarta
- account_circle Ega Patria
- calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
- visibility 31
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Pemeriksaan intensif terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Ponorogo oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berlangsung hingga Sabtu dini hari (08/11/2025).
Setelah hampir tujuh jam pemeriksaan, sekitar pukul 02.00 WIB, dua mobil berpelat AD yang diduga milik tim penyidik KPK tampak keluar dari Mapolres Ponorogo. Sementara beberapa ajudan, sopir pribadi Bupati Ponorogo yang sebelumnya turut mendampingi di Polres Ponorogo tampak meninggalkan lokasi.
Menurut informasi yang dihimpun, rombongan KPK dijadwalkan melakukan boarding di Bandara Adi Soemarmo, Solo, sekitar pukul 04.00 WIB untuk terbang menuju Jakarta. Belum diketahui siapa saja yang turut dibawa ke Gedung Merah Putih KPK.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KPK maupun Pemerintah Kabupaten Ponorogo terkait hasil pemeriksaan dan status hukum Bupati Sugiri.
Diketahui sebelumnya, OTT dilakukan usai kegiatan mutasi dan pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab Ponorogo pada Jumat (07/11/2025) siang. Operasi itu diduga berkaitan dengan dugaan suap dalam proses perpanjangan masa jabatan Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo.
Situasi di sekitar rumah dinas bupati di kompleks Pringgitan dan Mapolres Ponorogo sejak malam hingga dini hari tampak tertutup. Sejumlah pejabat dan pegawai enggan memberikan tanggapan terkait operasi tersebut. (Ega/Krs).
Suasana Mapolres Ponorogo seakan diselimuti suasana tegang hingga Sabtu (08/11/2025) dini hari.
Lima mobil plat luar Ponorogo diduga digunakan KPK keluar dari Polres Ponorogo sekitar pukul 02.00 WIB.
Rombongan dikawal ketat usai melakukan pemeriksaan maraton terhadap sejumlah pejabat Pemkab Ponorogo.
Menurut informasi, rombongan KPK menuju Jakarta bersama Bupati Sugiri, Sekda Agus Pramono dan Direktur RSUD dr. Harjono.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari KPK terkait OTT di lingkup Pemkab Ponorogo tersebut. (Ega/Krs)
- Penulis: Ega Patria


