Parade Military Drum Band 2026 Kota Madiun Diserbu Ribuan Penonton, Atraksi Peserta Sepanjang Rute Bikin Terpukau
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 40
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Gelaran peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun semakin semarak dengan hadirnya Parade Military Drum Band 2026, Sabtu (20/6/2026). Ribuan warga tumpah ruah memadati sepanjang rute parade, mulai Jalan Pahlawan depan Balai Kota hingga Stadion Wilis, untuk menyaksikan aksi memukau para peserta yang menampilkan keterampilan, kekompakan, dan atraksi penuh disiplin.
Tepuk tangan dan sorak sorai penonton terus mengiringi setiap penampilan peserta yang menyuguhkan formasi rapi, permainan musik energik, serta beragam atraksi yang memikat perhatian. Suasana sepanjang rute berlangsung semarak, meriah, sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat dalam momentum Hari Jadi Kota Madiun.
Pembukaan parade diawali dengan atraksi seni pencak silat yang semakin menegaskan identitas Kota Madiun sebagai Kota Pendekar. Penampilan tersebut berhasil membangkitkan semangat kebersamaan sebelum Plt Wali Kota Madiun bersama jajaran Forkopimda melakukan prosesi penabuhan drum sebagai tanda resmi dimulainya Parade Military Drum Band 2026.
Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengatakan konsep Military Drum Band tahun ini sengaja diangkat dengan nuansa militer sebagai tema utama perlombaan. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Madiun yang terus dikembangkan agar semakin menarik.
“Military Drum Band ini membawa konsep dengan tema militer sehingga dilombakan. Drum band memang menjadi kegiatan rutin pemerintah kota bertahun-tahun. Tahun ini mengambil tema militer, sedangkan besok giliran penampilan drum band sekolah dalam Espekrani Carnival,” ujarnya.
Ia mengapresiasi kualitas penampilan sembilan peserta yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Menurutnya, persaingan berlangsung ketat karena seluruh peserta menampilkan performa terbaik dengan selisih nilai yang sangat tipis.

“Penampilannya bagus-bagus. Karena banyak peserta dari luar kota, kualitasnya juga sangat baik sehingga selisih nilainya tipis. Yang menjadi juara memang tampil luar biasa,” katanya.
Bagus menambahkan, antusiasme masyarakat menjadi tujuan utama penyelenggaraan kegiatan tersebut. Selain menghadirkan hiburan berkualitas, parade diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian melalui meningkatnya aktivitas perdagangan dan kunjungan masyarakat ke kawasan pusat kota.
“Harapannya drum band ini menjadi hiburan sehingga masyarakat keluar untuk menyaksikan keterampilan, kekompakan, dan kedisiplinan para peserta. Dengan begitu pedagang, toko, dan pelaku usaha juga ikut merasakan dampaknya karena perputaran ekonomi berjalan,” ungkapnya.
Parade Military Drum Band 2026 diikuti sembilan kontingen terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur, yakni SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Jawa Timur, SMA Taruna Madani Pasuruan, SMA Negeri 1 Padangan Bojonegoro, SMK Negeri 2 PGRI Ponorogo, SMA Negeri 1 Kwadungan Ngawi, SMK Negeri 1 Mejayan Caruban, SMK Negeri 1 Kota Madiun, SMK Negeri 3 Kota Madiun, serta SMK Penerbangan Angkasa Lanud Iswahjudi Magetan.
Kehadiran ribuan penonton yang memenuhi sepanjang rute parade menjadi bukti bahwa Military Drum Band telah menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan dalam rangkaian Hari Jadi ke-108 Kota Madiun. Perpaduan musik, atraksi, kedisiplinan, dan kreativitas peserta berhasil menghadirkan tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam merayakan hari jadi Kota Pendekar. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





