Berita Terkini
Trending Tags

8 Remaja Di Ponorogo Diciduk Kepolisian, Terbangkan Balon Udara Berisikan Petasan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Barang bukti balon udara yang di terbangkan oleh 8 remaja di Kabupaten Ponorogo, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebanyak 8 Remaja Di Kabupaten Ponorogo Harus Berurusan Dengan Pihak Kepolisian. Tiga dari 8 pelaku yang diamankan yakni Irfan, Irsyad dan Alvin warga Desa Sampung Kecamatan Sampung Ponorogo. Sementara, 5 pelaku lain menjalani pembinaan karena masih dibawah umur dan berstatus pelajar.

Dari keterangan para pelaku, mereka patungan untuk membeli bahan baku pembuatan balon udara. Termasuk meracik sendiri petasan yang akan diterbangkan bersama balon udara.

“Ya patungan sama yang lain. Ada yang 100 ribu, 150 ribu dan 50 ribu. Petasan juga meracik sendiri. Bahannya beli secara online,”terang Irfan, salah satu pelaku.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudi Hidajanto mengatakan kasus ini bermula ketika pelaku menerbangkan balon udara beserta petasan pada 26 Januari lalu. Tiga hari kemudian, tepatnya pada 29 Januari, balon itu jatuh di Desa/Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri. Tidak ada korban jiwa saat itu, lantaran sejumlah petasan berukuran besar gagal meledak.

“Mereka patungan membuat balon udara dengan dana terkumpul sekitar Rp. 2 juta. Setelah jadi, balon sempat terbang dengan petasan menyala dan mengarah ke barat hingga jatuh di Wonogiri Jawa Tengah. Dari hasil penyelidikan, balon tersebut berasal dari Ponorogo. Kami berhasil mengidentifikasi dan menangkap para pelaku,” jelas AKP Rudi Hidajanto.

Para pelaku bakal merayakan hari raya Idul Fitri dari balik jeruji besi. Meski 5 pelaku masih dibawah umur, namun mereka tetap dilakukan penindakan.

“Mereka dijerat Undang-Undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 Serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan. Ancaman hukuman maksimalnya 20 tahun penjara atau seumur hidup,” pungkas AKP Rudi Hidajanto.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • 900 Santri Gontor Tidak Mudik Selama Ramadhan

    900 Santri Gontor Tidak Mudik Selama Ramadhan

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sekitar 900 santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo tetap berada di pondok selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1446 Hijriah. Mereka tidak diperbolehkan mudik hingga tahun ajaran baru berakhir. Humas PMDG, Ustadz Riza Ashari, menjelaskan bahwa para santri yang diwajibkan bermukim adalah mereka yang sedang duduk di kelas 5 dan 6. […]

    Bagikan
  • Pembekalan dan Pelatihan Damkar Bagi Karyawan SPPG Simo dan SPPG Krajan  photo_camera 3

    Pembekalan dan Pelatihan Damkar Bagi Karyawan SPPG Simo dan SPPG Krajan 

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Sinergia| Kab.Madiun – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Simo Balerejo dan SPPG Krajan Mejayan mengadakan pelatihan pemadam kebakaran (Damkar) bagi seluruh relawannya. Diadakan di SPPG Krajan Mejayan, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), utamanya saat terjadi kebakaran. “Kami mengundang Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun untuk mengedukasi tim relawan baik dari SPPG […]

    Bagikan
  • Berkas Korupsi Pokir DPRD Magetan P21, Tersangka Segera Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

    Berkas Korupsi Pokir DPRD Magetan P21, Tersangka Segera Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan menyatakan penyidikan perkara dugaan korupsi dana Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Magetan tahun anggaran 2020–2024 telah rampung. Berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21 dan segera memasuki tahap penuntutan. Kejari Magetan menjadwalkan pelimpahan tahap II berupa tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kamis (20/8/2026). Setelah […]

    Bagikan
  • Tiga Kepala OPD Alumni Jatinangor Saling Berebut Menjadi Sekda Magetan

    Tiga Kepala OPD Alumni Jatinangor Saling Berebut Menjadi Sekda Magetan

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan hingga pertengahan Agustus 2025 baru diikuti tiga pejabat. Tiga Kepala OPD yang merupakan alumni kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat bersaing ketat agar bisa duduk sebagai Sekda Magetan. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, Masruri, membenarkan bahwa hanya ada tiga […]

    Bagikan
  • Kapolres Magetan Ajak Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran

    Kapolres Magetan Ajak Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana ceria terlihat di salah satu pusat perbelanjaan di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, saat puluhan anak yatim piatu dari Panti Asuhan Insan Berseri Sukomoro diajak berbelanja kebutuhan Lebaran. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program berbagi yang digelar Polres Magetan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam kegiatan bertajuk […]

    Bagikan
  • Ini Langkah Pemkab Magetan Soal Anjloknya Harga Telur, Siapkan Skema Serapan Telur

    Ini Langkah Pemkab Magetan Soal Anjloknya Harga Telur, Siapkan Skema Serapan Telur

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menyiapkan skema peningkatan penyerapan telur ayam ras untuk merespons anjloknya harga di tingkat peternak yang berada di bawah harga acuan pemerintah. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas aksi ratusan peternak yang sebelumnya membagikan sekitar tiga ton telur gratis di kawasan Alun-Alun Magetan sebagai bentuk protes terhadap […]

    Bagikan
expand_less