Berita Terkini
Trending Tags

Wabah PMK Kembali Serang Magetan, Peternak Terpaksa Jual Murah Sapi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
  • visibility 16
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Para peternak sapi was-was karena Wabah PMK muncul lagi di Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali merebak di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Desa Bogoarum, Kecamatan Plaosan, menjadi pusat perhatian setelah tiga ekor sapi dilaporkan mati sejak awal September 2025. Kondisi ini membuat lebih dari separuh populasi sapi di desa tersebut terinfeksi. Para peternak pun tak punya banyak pilihan selain menjual ternak mereka dengan harga jatuh.

“Kalau dibiarkan, bisa habis semua. Jadi terpaksa kami lepas murah, dari harga Rp20 – 30 juta sekarang paling hanya laku separuhnya,” ungkap Dedi Prima Ardani, peternak asal Bogoarum, Minggu (14/09/2025).

Serangan virus PMK membuat sapi lemas, sulit makan, dan mengeluarkan lendir dari mulut. Kondisi ini bukan hanya mengancam keselamatan hewan, tetapi juga menghantam ekonomi keluarga peternak.

“Beberapa bulan lalu sempat ada pendataan, tapi sampai sekarang tindak lanjutnya tidak jelas. Vaksinasi pun tidak ada. Padahal sapi ini modal utama kami,” kata Dedi yang memelihara tiga ekor sapi.

Peternak menduga merebaknya kembali PMK di Magetan dipicu lemahnya pengawasan mobilitas ternak antarwilayah dan minimnya vaksinasi rutin. Mereka berharap pemerintah segera turun tangan.

“Kalau masalah ini tidak segera ditangani, sapi bisa mati, dan kehidupan ekonomi keluarga kami juga ikut terpuruk,” tegas Dedi.

Selain vaksinasi massal, para peternak juga mendesak adanya obat-obatan serta kompensasi kerugian. Catatan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan menyebut, sepanjang 2024 terdapat 426 kasus PMK, dengan 400 kasus baru muncul pada Desember. Hingga Januari 2025, jumlah sapi mati mencapai 33 ekor, sementara 23 ekor lainnya harus dipotong paksa.

Di tingkat provinsi, Jawa Timur mencatat 12.934 sapi terpapar PMK pada Desember 2024–Januari 2025. Dari jumlah itu, 689 ekor dinyatakan mati.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi yang Erat Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

    Kolaborasi yang Erat Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Mengusung tema sinergitas aparat teritorial dengan masyarakat bersatu dengan alam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan di era digital sesuai tipologi wilayah guna mendukung pemerintah dalam rangka ketahanan pangan nasional, Korem 081/DSJ menggelar Pembinaan Ketahanan Pangan Tahun 2025, bertempat di Aula Jenderal Sudirman Makorem, Jl. Pahlawan No. 50 Kota Madiun, Rabu (25/06/2025). […]

    Bagikan
  • Pohon Pasang Tumbang Tutup Total Jalan Sarangan–Cemorosewu, Akses Sempat Lumpuh

    Pohon Pasang Tumbang Tutup Total Jalan Sarangan–Cemorosewu, Akses Sempat Lumpuh

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah pohon pasang berdiameter sekitar 90 sentimeter tumbang dan menutup total akses Jalan Raya Sarangan–Cemorosewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, pada Sabtu (15/11/2025) sekitar pukul 06.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Magetan, Eka Wahyudi, menjelaskan bahwa hujan berintensitas ringan yang mengguyur wilayah Plaosan […]

    Bagikan
  • Peringati Harlah ke-16, TKSK Kabupaten Madiun Teguhkan Komitmen Layani Masyarakat Rentan

    Peringati Harlah ke-16, TKSK Kabupaten Madiun Teguhkan Komitmen Layani Masyarakat Rentan

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Madiun memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-16 dengan penuh makna di Kantor Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Kamis (16/10/2025). Peringatan ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi juga menjadi momentum refleksi dan aksi nyata sosial. Dalam kegiatan tersebut, para relawan sosial yang menjadi garda terdepan […]

    Bagikan
  • Konferensi Pers OTT di Kota Madiun, KPK Tetapkan 3 Tersangka

    Konferensi Pers OTT di Kota Madiun, KPK Tetapkan 3 Tersangka

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar konferensi pers pada Selasa (20/01/2026) malam, terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Madiun. KPK membeberkan dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan dengan modus fee proyek dan dana Corporate Social Responsibility (CSR) serta gratifikasi di lingkup Pemerintah Kota Madiun. Dalam keterangan yang disampaikan, Asep Guntur Rahayu […]

    Bagikan
  • Reklamasi Sempadan Sungai, Antisipasi Bencana Tambang di Ponorogo

    Reklamasi Sempadan Sungai, Antisipasi Bencana Tambang di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Upaya mengantisipasi potensi bencana akibat aktivitas pertambangan dilakukan oleh aktivis lingkungan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo serta warga Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan. Kegiatan tersebut diwujudkan melalui aksi reklamasi di sempadan sungai dengan penanaman ratusan bibit pohon, Kamis (18/12/2025). Penanaman pohon ini bertujuan memperkuat struktur tanah serta menekan risiko longsor dan banjir, […]

    Bagikan
  • Imbas Sidang MK, Pelantikan Bupati Madiun Diundur: Fokus Program 100 Hari

    Imbas Sidang MK, Pelantikan Bupati Madiun Diundur: Fokus Program 100 Hari

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Meski tidak ada agenda sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi, namun jadwal pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Madiun terpilih, ikut diundur bersama sejumlah daerah lainnya. Sebagaimana diketahui, Paslon Nomor Urut 2, Hari Wuryanto-dr Purnomo Hadi, ditetapkan KPU Kabupaten Madiun sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih, dalam Rapat […]

    Bagikan
expand_less