Berita Terkini
Trending Tags

Jelang Akhir Musim Giling, Gula Petani Masih Menumpuk di Gudang dan Belum Terbayar

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
  • visibility 175
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI), Soemitro Samadikoen saat berada di kantor Kementrian Perdagangan RI, Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Menjelang musim giling tebu berakhir, ribuan ton gula milik petani masih menumpuk di gudang pabrik gula (PG) wilayah Madiun Raya, seperti di PG Purwodadi Magetan dan PG Pagotan. Kondisi ini membuat pembayaran hasil panen petani tertunda karena gula belum terserap pasar.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI), Soemitro Samadikoen, menyebut masalah tersebut menekan petani yang seharusnya sudah menerima pembayaran tebu. “Gula yang ada di gudang itu milik petani. Biarkan mereka menjual sendiri dengan cara melelang, mengundang pedagang, dan disaksikan pihak manajemen,” kata Soemitro kepada wartawan, Rabu (24/09/2025).

Soemitro menyarankan manajemen PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) meniru sistem PT Rajawali Nusantara Indonesia (ID Food), di mana gula hasil giling petani dilelang mandiri dengan pendampingan manajemen. Pola ini, menurutnya, bisa mempercepat distribusi dan menjaga harga di tingkat petani.

Image Not Found
Para pekerja tebang tebu terlihat bersemangat bekerja untuk mencari nafkah keluarga, Foto : Tim Liputan – Sinergia

Harga pokok penjualan (HPP) gula ditetapkan Rp14.500 per kilogram. Jika stok tak terserap pasar, Soemitro mendorong agar SGN membeli gula petani sesuai HPP. “Pasar gula sekarang rebutan. Konsumsi kita juga terinfeksi campuran gula rafinasi. Mekanisme pelelangan harus diubah agar petani tidak selalu menunggu uluran pabrik,” ujarnya.

Ia juga menyinggung rencana penggabungan PT SGN dengan ID Food yang memicu keresahan di kalangan petani. Menurut Soemitro, apakah dengan di gabungnya 2 BUMN ini akan menjadi lebih baik? Atau sebaliknya? Menurutnya biarkan dua BUMN berkompetisi yang sehat, saling berbenah ke arah yang lebih baik.

“Apapun skema yang dipilih, petani harus tetap diberi ruang menjual sendiri gulanya. Agar petani tidak kehilangan kendali,” kata dia.

Situasi gula menumpuk di gudang pabrik bukan sekadar problem teknis, tetapi menyangkut keberlangsungan ekonomi ribuan petani tebu di Madiun dan sekitarnya.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Madiun Sampaikan Nota Keuangan Pertanggungjawaban APBD 2024 ke Legislatif

    Wali Kota Madiun Sampaikan Nota Keuangan Pertanggungjawaban APBD 2024 ke Legislatif

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun menyampaikan Nota Keuangan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun pada Jumat (09/05/2025). Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Madiun, Maidi melalui Wakil Wali Kota Madiun,F. Bagus Panuntun melaporkan hasil pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota […]

    Bagikan
  • Fery Sudarsono Kembali Pimpin DPC PDIP Kabupaten Madiun Periode 2025–2030

    Fery Sudarsono Kembali Pimpin DPC PDIP Kabupaten Madiun Periode 2025–2030

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan resmi menetapkan Fery Sudarsono sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Madiun untuk masa bakti 2025–2030. Penetapan tersebut dibacakan anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, Sadarestuwati, dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan yang digelar di Surabaya, Minggu (21/12/2025). Sadarestuwati menyampaikan keputusan itu merupakan […]

    Bagikan
  • Pemusnahan 5 Juta Batang Rokok Ilegal di Ngawi, Potensi Rugikan Negara hingga Rp. 4,8 Miliar

    Pemusnahan 5 Juta Batang Rokok Ilegal di Ngawi, Potensi Rugikan Negara hingga Rp. 4,8 Miliar

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Upaya penegakan hukum terhadap peredaran rokok dan minuman ilegal terus dilakukan oleh Kantor Bea dan Cukai Madiun bersama lintas instansi. Rabu (18/06/2025), sebanyak 5 juta batang rokok ilegal dimusnahkan dalam dua tahap, masing-masing di halaman Pendopo Wedya Graha dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Selopuro, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi. Kepala Kantor […]

    Bagikan
  • Hujan Deras, 12 Rumah Warga Gang Kakatua Terdampak Sungai Meluap

    Hujan Deras, 12 Rumah Warga Gang Kakatua Terdampak Sungai Meluap

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hujan deras melanda wilayah Kota Madiun lebih dari satu jam pada Jumat sore (10/1/2025). Hal itu mengakibatkan sekitar 12 rumah di Jalan Cendrawasih Gang Kakatua dan Gang Gereja Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun terdampak luapan sungai. Ketua RT 17 RW V, Hariyadi mengatakan terdapat 12 KK yang terdampak […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Bersama Duta Besar India Bahas Kolaborasi Wujudkan Kota Maju dan Mendunia

    Pemkot Madiun Bersama Duta Besar India Bahas Kolaborasi Wujudkan Kota Maju dan Mendunia

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya Pemerintah Kota Madiun untuk mewujudkan visi Madiun Maju dan Mendunia kembali mendapat dukungan dari komunitas internasional. Kali ini, giliran Duta Besar India untuk Indonesia, Shri Sandeep Chakravorty, yang mengunjungi Kota Madiun pada Senin (21/07/2025). Kunjungan tersebut menjadi momen penting untuk mempererat hubungan bilateral sekaligus menjajaki peluang kerja sama lintas […]

    Bagikan
  • Polisi Tahan Pembuat Balon Udara dan Ribuan Petasan Jumbo di Ponorogo

    Polisi Tahan Pembuat Balon Udara dan Ribuan Petasan Jumbo di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kepolisian Resor Ponorogo menangkap seorang pemuda yang kedapatan membuat balon udara tanpa awak disertai ribuan petasan berukuran besar. Aksi ini dibongkar pada 4 April 2025 lalu di Desa Plancungan, Kecamatan Slahung. Tersangka berinisial MH, 18 tahun, digelandang ke Mapolres setelah kedapatan merakit balon udara raksasa berdiameter 10 meter dan panjang 30 […]

    Bagikan
expand_less