Berita Terkini
Trending Tags

Jelang Akhir Musim Giling, Gula Petani Masih Menumpuk di Gudang dan Belum Terbayar

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
  • visibility 146
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI), Soemitro Samadikoen saat berada di kantor Kementrian Perdagangan RI, Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Menjelang musim giling tebu berakhir, ribuan ton gula milik petani masih menumpuk di gudang pabrik gula (PG) wilayah Madiun Raya, seperti di PG Purwodadi Magetan dan PG Pagotan. Kondisi ini membuat pembayaran hasil panen petani tertunda karena gula belum terserap pasar.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI), Soemitro Samadikoen, menyebut masalah tersebut menekan petani yang seharusnya sudah menerima pembayaran tebu. “Gula yang ada di gudang itu milik petani. Biarkan mereka menjual sendiri dengan cara melelang, mengundang pedagang, dan disaksikan pihak manajemen,” kata Soemitro kepada wartawan, Rabu (24/09/2025).

Soemitro menyarankan manajemen PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) meniru sistem PT Rajawali Nusantara Indonesia (ID Food), di mana gula hasil giling petani dilelang mandiri dengan pendampingan manajemen. Pola ini, menurutnya, bisa mempercepat distribusi dan menjaga harga di tingkat petani.

Image Not Found
Para pekerja tebang tebu terlihat bersemangat bekerja untuk mencari nafkah keluarga, Foto : Tim Liputan – Sinergia

Harga pokok penjualan (HPP) gula ditetapkan Rp14.500 per kilogram. Jika stok tak terserap pasar, Soemitro mendorong agar SGN membeli gula petani sesuai HPP. “Pasar gula sekarang rebutan. Konsumsi kita juga terinfeksi campuran gula rafinasi. Mekanisme pelelangan harus diubah agar petani tidak selalu menunggu uluran pabrik,” ujarnya.

Ia juga menyinggung rencana penggabungan PT SGN dengan ID Food yang memicu keresahan di kalangan petani. Menurut Soemitro, apakah dengan di gabungnya 2 BUMN ini akan menjadi lebih baik? Atau sebaliknya? Menurutnya biarkan dua BUMN berkompetisi yang sehat, saling berbenah ke arah yang lebih baik.

“Apapun skema yang dipilih, petani harus tetap diberi ruang menjual sendiri gulanya. Agar petani tidak kehilangan kendali,” kata dia.

Situasi gula menumpuk di gudang pabrik bukan sekadar problem teknis, tetapi menyangkut keberlangsungan ekonomi ribuan petani tebu di Madiun dan sekitarnya.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forkopimda Magetan Sepakat Perketat Pengawasan Tambang, DPRD dan Polres Tekankan Ketegasan Penegakan Hukum

    Forkopimda Magetan Sepakat Perketat Pengawasan Tambang, DPRD dan Polres Tekankan Ketegasan Penegakan Hukum

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Rapat Koordinasi Sinergitas Lintas Sektoral terkait mitigasi aktivitas tambang di Pendapa Surya Graha, Selasa (07/10/2025). Agenda tersebut menjadi langkah strategis pasca peristiwa longsor di area tambang yang menelan korban jiwa beberapa waktu lalu. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, membuka rapat dengan […]

    Bagikan
  • Panen Berkah Penjual Bunga di Magetan, Penjualan Melonjak Jelang Ramadan

    Panen Berkah Penjual Bunga di Magetan, Penjualan Melonjak Jelang Ramadan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, para penjual bunga untuk kebutuhan ziarah di Desa Ngariboyo, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan menikmati berkah musiman. Tradisi ziarah makam yang dilakukan warga pada periode ini membuat para pedagang kebanjiran pembeli dari wilayah sekitar hingga desa tetangga. Setiap tahun, permintaan bunga campur, terdiri dari mawar, melati, kenanga, […]

    Bagikan
  • Gus Wahid Gugat PAW DPRD Magetan, Sengketa Internal PKB Memanas

    Gus Wahid Gugat PAW DPRD Magetan, Sengketa Internal PKB Memanas

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suhu politik di Kabupaten Magetan, kembali meningkat seiring dengan langkah hukum yang diambil Nur Wahid atau akrab disapa Gus Wahid. Anggota DPRD Magetan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu resmi menggugat keputusan partainya yang memberhentikannya melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW). Persoalan ini bermula dari Surat Keputusan DPP PKB Nomor […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Ambil Langkah Preventif Usai Viral Aksi “Balap Orang” di Jalan Raya Sugihwaras

    Polres Magetan Ambil Langkah Preventif Usai Viral Aksi “Balap Orang” di Jalan Raya Sugihwaras

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Viralnya aksi “balap orang” yang menggunakan akses jalan raya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, mendorong Polres Magetan untuk segera mengambil langkah cepat. Aksi yang memanfaatkan fasilitas jalan umum untuk kepentingan pribadi tanpa izin resmi, sehingga memicu perhatian publik. Sebagai tindak lanjut, Satuan Lalu Lintas Polres Magetan melalui Unit Kamsel bersama jajaran […]

    Bagikan
  • Sepasma 2025, Angkat Potensi Budaya dan Ekonomi Kreatif Pesona Seligkar Wilis

    Sepasma 2025, Angkat Potensi Budaya dan Ekonomi Kreatif Pesona Seligkar Wilis

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun resmi membuka gelaran tahunan Sepasar Ing Madiun (Sepasma) 2025 di Lapangan Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kamis malam (11/07/2025). Mengusung tema Pesona Selingkar Wilis, hajatan budaya ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-457. Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo Hadi dan Ketua Tim […]

    Bagikan
  • KPU Kota Madiun Tetapkan 156.583 Pemilih dalam Rapat Pleno Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan 2025

    KPU Kota Madiun Tetapkan 156.583 Pemilih dalam Rapat Pleno Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan 2025

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun menggelar rapat pleno terbuka pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) tahun 2025 untuk periode kedua triwulan kedua. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan amanat undang-undang dan PKPU Nomor 1 Tahun 2025 yang mengatur pentingnya pemeliharaan dan pemutakhiran data pemilih secara berkala. Ketua KPU Kota Madiun, […]

    Bagikan
expand_less