Berita Terkini
Trending Tags

Siswa Mulai Pulih, Dugaan Keracunan MBG di Ngawi Sisakan Trauma Orang Tua

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 93
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kecemasan orang tua yang menunggu anaknya pulih di puskesmas. Foto : Kusnanto

Sinergia | Ngawi – Dugaan keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 1 Sine, Kabupaten Ngawi, masih menyisakan kekhawatiran mendalam. Hingga Rabu malam (1/10/2025), sebagian siswa yang sempat dirawat di Puskesmas Ngrambe sudah diperbolehkan pulang. Dari 18 pasien, kini hanya beberapa yang masih menjalani perawatan karena kondisi lemas.

Meski kondisi mulai membaik, banyak orang tua mengaku trauma dan memilih membekali anak mereka dari rumah. “Trauma mas, saya lebih baik bekali anak saya sendiri. Orang tua mana yang tidak waswas kalau begini,” tutur Rahmi, salah satu wali murid.

Hal serupa juga diungkapkan oleh para siswa yang sudah dipulangkan. Velita dan Widi, dua siswi kelas XI, mengaku kualitas makanan yang disajikan kala itu tidak layak konsumsi. “Sayurnya masih mentah, nasinya dingin dan keras, lauk ayam lada hitam bumbunya terlalu banyak,” kata Widi di depan Puskesmas Ngrambe.

Velita menambahkan, hampir satu kelas di sekolahnya ikut merasakan gejala serupa. “Banyak yang sakit perut, mual, pusing sampai diare. Bahkan satu kelas sampai dirawat di Puskesmas,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, memastikan evaluasi menyeluruh akan segera dilakukan bersama penyedia makanan. “Kita akan koordinasi dengan semua pihak, apa saja yang perlu diperbaiki agar tidak menimbulkan masalah lagi,” jelasnya.

Meski begitu, Antok—sapaan akrab Dwi Rianto—menegaskan program MBG tidak bisa serta-merta dihentikan karena merupakan program nasional. Namun, ia memastikan penanganan kasus dugaan keracunan ini akan ditangani dengan serius.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 206 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Madiun Resmi Berbadan Hukum

    206 Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Madiun Resmi Berbadan Hukum

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyatakan seluruh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang tersebar di 206 desa dan kelurahan telah resmi berbadan hukum. Penyelesaian legalitas ini menandai langkah strategis dalam penguatan ekonomi desa melalui wadah koperasi. “Per tanggal 25 kemarin, sudah 100 persen. Jadi 206 KDMP sudah terbentuk dan seluruhnya telah memiliki […]

    Bagikan
  • Jembatan Roboh, Warga Terpaksa Melintasi Jembatan Bambu

    Jembatan Roboh, Warga Terpaksa Melintasi Jembatan Bambu

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hujan deras yang mengguyur Ponorogo sepanjang hari menyebabkan Jembatan Mingging di Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, roboh pada Sabtu (29/03/2025) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Jembatan sepanjang 12 meter dengan lebar 6 meter itu tak mampu menahan derasnya arus sungai yang meluap akibat curah hujan tinggi. Akibatnya, ratusan warga di Dusun […]

    Bagikan
  • BPK Temukan Kejanggalan Pondasi dan Beton Proyek Senilai Rp. 4,2 Miliar di Puskesmas Pilangkenceng Madiun

    BPK Temukan Kejanggalan Pondasi dan Beton Proyek Senilai Rp. 4,2 Miliar di Puskesmas Pilangkenceng Madiun

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Proyek pembangunan puskesmas di Pilangkenceng Kab Madiun mendapat sorotan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Timur. Ada kejanggalan dalam proyek senilai Rp 4,2 miliar pada Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun tahun anggaran 2024.  Proyek yang dikerjakan CV Syanur Mandiri asal Kota Solo itu diduga tidak sesuai kontrak. Temuan tersebut tertuang dalam […]

    Bagikan
  • Dari Tanah ke Rabat Beton untuk Masa Depan Petani di Desa Kembangan Lereng Gunung Lawu

    Dari Tanah ke Rabat Beton untuk Masa Depan Petani di Desa Kembangan Lereng Gunung Lawu

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kembangan adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Desa ini berpenduduk 3.443 jiwa dengan mayoritas warganya berprofesi sebagai petani. Seperti halnya desa-desa lain di lereng Gunung Lawu, Kembangan juga dianugerahi tanah yang subur dan cocok untuk pertanian. Namun, di balik potensi alam tersebut, desa ini masih memerlukan percepatan […]

    Bagikan
  • Dinkes Madiun Targetkan SPPG yang Beroperasi Bersertifikat SLHS Dalam 2 Pekan Kedepan

    Dinkes Madiun Targetkan SPPG yang Beroperasi Bersertifikat SLHS Dalam 2 Pekan Kedepan

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun— Pemerintah Kabupaten Madiun tengah mempercepat proses penerbitan Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Proses pendampingan hingga penerbitan SLHS ditarget rampung dalam 2 pekan mendatang. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi pemerintah pusat untuk memastikan pelayanan makanan bagi masyarakat memenuhi standar […]

    Bagikan
  • Dari Sawah ke Forum Global, Petani Milenial dan Era Baru Teknologi Pertanian Indonesia

    Dari Sawah ke Forum Global, Petani Milenial dan Era Baru Teknologi Pertanian Indonesia

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Perkembangan teknologi pertanian kini membuka babak baru bagi pelaku tani muda di berbagai daerah. Dengan mengadopsi metode budidaya berkelanjutan dan teknologi berbasis data, petani milenial Madiun berupaya membuktikan bahwa masa depan pertanian Indonesia ditentukan oleh kemampuan mereka merangkul inovasi. Husain Fata Mizani, perwakilan Petani Milenial Kabupaten Madiun, menjadi salah satu peserta […]

    Bagikan
expand_less