Kamis, 29 Okt 2026
Trending Tags

Ketersediaan Fasilitas UMKM Magetan Dinilai Belum Maksimal

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
  • visibility 262
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pusat Oleh – Oleh Kota Magetan. Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus melakukan upaya demi memperkuat perekonomian lokal melalui dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM). Sejumlah program strategis telah digulirkan, termasuk pembangunan Rumah Promosi dan Rumah Kemasan. Namun, hingga kini, sebagian pelaku usaha menilai manfaat kedua fasilitas tersebut belum sepenuhnya dirasakan.

Rumah Promosi yang dibangun oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan mulanya bertujuan agar menjadi etalase produk unggulan IKM, mulai dari olahan makanan hingga kerajinan kulit. Bangunan itu berlokasi di Jalan Diponegoro, Kelurahan Selosari, fasilitas ini berdiri tak jauh dari sentra industri kulit di Jalan Sawo.

Proyek yang dikerjakan pada tahun anggaran 2021 itu menelan dana sekitar Rp 2,07 miliar dari APBD setelah proses lelang, dari pagu awal Rp 3 miliar. Saat ini, pelaku IKM masih bisa dengan leluasa menempati lokasi tersebut tanpa biaya, sambil menunggu hasil appraisal untuk pengelolaan lanjutan. Pemkab Magetan juga berencana bakal menyerahkan pengelolaannya kepada pihak ketiga dengan dalih agar lebih profesional.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan peningkatan daya saing UMKM yang tertuang dalam Renstra Dinas Koperasi dan UMKM 2024–2026 serta Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024–2026. Bahkan pada 2023, sejumlah pelaku usaha dan pejabat Disperindag melakukan studi banding ke Gerai Decomekers di Yogyakarta untuk belajar strategi promosi dan pemasaran produk lokal.

Selain Rumah Promosi, Pemkab Magetan juga membangun Rumah Kemasan pada tahun 2020 dengan anggaran Rp 2,3 miliar dari APBD. Fasilitas ini dirancang untuk membantu pelaku UMKM dalam urusan desain dan kualitas kemasan produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Namun, bangunan tersebut kini difungsikan sementara sebagai kantor Disperindag dengan alasan efisiensi anggaran. Kondisi ini menimbulkan kritik karena fasilitas yang sejatinya disiapkan untuk mendukung UMKM belum menjalankan peran sebagaimana mestinya.

Kebijakan pengembangan Rumah Kemasan sendiri sejalan dengan arahan Kementerian UMKM. Pada Januari 2025, Menteri Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya fasilitas semacam ini untuk menekan biaya produksi dan distribusi, seperti yang telah berhasil diterapkan di Temanggung.

Seorang pelaku usaha makanan ringan di Magetan mengungkapkan rasa kecewanya terhadap pemanfaatan fasilitas tersebut. Ia menilai program dengan anggaran besar itu tidak berjalan sesuai harapan.

“Tempat promosi itu jarang diketahui pelaku usaha. Sejak pengelolaannya berpindah ke Disperindag, kegiatan di sana jadi sepi. Sayang, padahal tujuannya bagus,” ujarnya.

Ia juga menyebut sosialisasi mengenai Rumah Kemasan belum menyentuh banyak pelaku usaha.

“Saya sendiri tidak pernah mendapat informasi bagaimana cara memanfaatkan fasilitas itu. Sepertinya hanya kalangan tertentu yang tahu,” tambahnya.

Menurutnya, koordinasi antardinas perlu diperkuat.

“Akan lebih baik jika semua pihak, termasuk bupati, duduk bersama mencari solusi. Fasilitas sudah ada, tinggal bagaimana memaksimalkannya agar benar-benar bermanfaat,” sarannya.

Beberapa tahun terakhir, Rumah Promosi dilaporkan sepi pengunjung dan memerlukan evaluasi menyeluruh. Berdasarkan kajian akademik Universitas Brawijaya, strategi pengembangan UMKM di Magetan masih perlu ditingkatkan terutama dalam akses permodalan dan pemasaran.

Meski demikian, potensi IKM Magetan tetap menjanjikan. Produk kulit yang menjadi ikon daerah terus dikenal luas. Pada 2025, UMKM Magetan bahkan tampil di Anjungan Jawa Timur TMII untuk memperkenalkan produk lokal ke pasar yang lebih besar.

Pemerintah daerah diharapkan segera menuntaskan proses administrasi dan membuka ruang kolaborasi dengan pelaku usaha agar Rumah Promosi dan Rumah Kemasan benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi rakyat.

Dengan pengelolaan yang tepat, dua fasilitas tersebut dapat menjadi fondasi penting menuju kemandirian UMKM Magetan di masa depan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulog Madiun Pastikan Suplai Beras SPHP Aman di Pasar Tradisional

    Bulog Madiun Pastikan Suplai Beras SPHP Aman di Pasar Tradisional

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Kantor Wilayah Madiun memastikan ketersediaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di sejumlah pasar tradisional masih aman. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bulog Madiun, Agung Sarianto, saat melakukan monitoring di Pasar Besar Kota Madiun (PBM). “Alhamdulillah, di Pasar Besar ketersediaan beras SPHP tercukupi. Beberapa kios memiliki […]

    Bagikan
  • Kejari Kota Madiun Tangani Tujuh SPDP Kasus Demonstrasi, Dua Sudah Naik ke Tahap Berkas

    Kejari Kota Madiun Tangani Tujuh SPDP Kasus Demonstrasi, Dua Sudah Naik ke Tahap Berkas

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun tengah menangani tujuh Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikirimkan oleh Polres Madiun Kota terkait perkara demonstrasi yang terjadi beberapa waktu lalu. Dari tujuh SPDP tersebut, dua di antaranya telah naik menjadi berkas perkara. Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Kota Madiun, Ruly Haryandra, […]

    Bagikan
  • Modus Pecah Kaca Mobil, Tas dan Uang Rp. 2 Juta Warga Magetan Raib

    Modus Pecah Kaca Mobil, Tas dan Uang Rp. 2 Juta Warga Magetan Raib

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah mobil yang diparkir di tepi Jalan Seno, Kelurahan Tambran, menjadi sasaran pencurian dengan modus pecah kaca pada Selasa malam (18/3/2023). Peristiwa ini menimpa Eva, warga Jalan Yos Sudarso Kelurahan Sukowinangun, yang kehilangan dua tas berisi keperluan sekolah anaknya, buku tabungan, dan uang tunai sekitar Rp. 2 juta. Wingin Nursalim (60), […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Mobil vs Motor di Magetan, Dua Orang Luka-Luka

    Kecelakaan Mobil vs Motor di Magetan, Dua Orang Luka-Luka

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kabupaten Magetan, tepatnya di Jalan Raya Magetan–Maospati, Kelurahan Tinap, Kecamatan Sukomoro, pada Senin pagi (23/06/2025) sekitar pukul 09.30 WIB. Insiden ini melibatkan dua kendaraan yang bergerak searah dan menyebabkan dua orang mengalami luka ringan. Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Magetan, Iptu Sulanjar, peristiwa […]

    Bagikan
  • Wisatawan Inggris Kunjungi Padepokan PSHT Pusat Madiun, Kenali Pencak Silat dan Budaya Lokal

    Wisatawan Inggris Kunjungi Padepokan PSHT Pusat Madiun, Kenali Pencak Silat dan Budaya Lokal

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia internasional terus dilakukan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun. Kali ini, langkah tersebut terlihat dalam kunjungan seorang wisatawan asal Inggris, Charlotte Dorothy Withers, ke padepokan PSHT di Kota Madiun di Jalan Merak Kelurahan Nambangan Kidul. Kunjungan ini menjadi ruang pertemuan lintas budaya […]

    Bagikan
  • Begini Tanggapan PT. JNK Perihal Temuan Tas Kuning Berisi Amunisi

    Begini Tanggapan PT. JNK Perihal Temuan Tas Kuning Berisi Amunisi

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Peristiwa penemuan barang mencurigakan di ruas Tol Ngawi–Kertosono KM 604+700 arah A pada Jumat (15/08/2025) masih menyisakan tanda tanya. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) memberikan klarifikasi terkait hal tersebut.  Direktur PT JNK Arie Irianto menjelaskan sekitar pukul 09.00 WIB, petugas kebersihan tol menemukan sebuah goodie bag kuning di bahu […]

    Bagikan
expand_less