Berita Terkini
Trending Tags

Jatera Agro, Wisata Petik Melon Edukatif dari BUMDes Karya Maju Jambangan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • visibility 30
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jatera Agro, Wisata Petik Melon Edukatif dari BUMDes Karya Maju Jambangan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Suasana sejuk kawasan pedesaan Jambangan, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, kini punya daya tarik baru. Sebuah greenhouse modern berdiri, menjadi pusat perhatian warga dan wisatawan. Di sinilah BUMDes Karya Maju mengembangkan budidaya melon Sweet Hami dengan sistem hidroponik yang diberi nama Jatera Agro.

Sejak dibangun pada akhir 2024, greenhouse ini sudah empat kali panen. Setiap masa panen, hasilnya mencapai lebih dari satu ton buah melon segar. Namun, yang paling menarik bukan hanya hasil panennya, melainkan bagaimana tempat ini menjelma menjadi wisata edukatif dan petik melon yang ramah keluarga.

Setiap masa panen, Jatera Agro selalu ramai oleh pengunjung. Salah satunya adalah Eko Setiawan, warga asal Magetan yang mengaku sudah beberapa kali datang untuk menikmati pengalaman memetik melon langsung.

“Saya sudah beberapa kali ke sini setiap panen. Buahnya enak, beda dengan yang dijual di pasaran. Kita bisa pilih dan petik sendiri, tempatnya juga bersih dan nyaman,” ujarnya sambil tersenyum.

Bagi pengunjung, sensasi memetik buah matang dari tangkainya sendiri menjadi pengalaman tersendiri—ditambah dengan rasa melon Sweet Hami yang terkenal manis dan berair.

Menurut Agus Supriyanto, pengelola Jatera Agro sekaligus tim teknis budidaya, proses penanaman di greenhouse ini menggunakan sistem hidroponik Nutrient Film Technique (NFT), yang terbukti efisien dan ramah lingkungan.

“Kita mulai dari penyemaian, sekitar lima hari kemudian bibit dipindah ke lubang tanam. Setelah 23 hari dilakukan polinasi atau penyerbukan, dan umur 70 hari melon sudah bisa dipanen,” jelas Agus.

Dengan sistem ini, hama dan jamur bisa ditekan seminimal mungkin. Setiap tanaman hanya menghasilkan satu buah, dengan berat rata-rata antara 1,5 hingga 2 kilogram. Dalam satu kali panen, hasil totalnya mencapai sekitar satu ton.

“Untuk harga, per kilogramnya Rp25 ribu. Penjualan dibuka untuk umum sebagai wisata petik, tapi juga ada bakul yang membeli langsung dari sini. Bahkan pengunjung ada yang datang dari Madiun dan Ponorogo,” tambahnya.

Pada pembukaan pertama masa panen, omzet yang diperoleh sudah mencapai Rp5 juta. Itu dipastikan dapat meningkat hingga sekitar Rp20 juta hanya dalam 3 sampai 5 hari masa panen.

Keberhasilan Jatera Agro tentu tidak datang begitu saja. Cahyo Susilo, Direktur BUMDes Karya Maju, menceritakan perjalanan panjang yang dilalui sebelum akhirnya memilih sistem hidroponik.

“Awalnya kami mencoba tanam pisang, lalu beralih ke pepaya hawai. Tapi dua-duanya gagal karena hama. Akhir 2024 kami dapat bantuan usaha pemberdayaan dari Pemprov Jatim, dan dari pengalaman itu kami pilih fokus ke greenhouse hidroponik,” terang Cahyo.

Ia menambahkan, konsep ini bukan sekadar bisnis pertanian, tetapi juga sarana edukasi masyarakat, khususnya anak-anak.

“Kami ingin tempat ini jadi wisata edukasi. Anak-anak TK dan SD bisa belajar menanam secara hidroponik. Mereka bisa reservasi lewat BUMDes, dan antusiasmenya luar biasa,” ujarnya.

Kini, Jatera Agro bukan hanya menjadi sumber pendapatan baru bagi BUMDes, tetapi juga simbol inovasi desa Jambangan. Perpaduan antara teknologi pertanian modern, wisata edukatif, dan semangat pemberdayaan masyarakat menjadikan tempat ini contoh nyata bagaimana desa bisa mandiri dan berdaya saing.

Dengan aroma manis melon yang semerbak di dalam greenhouse, siapa pun yang datang ke Jatera Agro akan pulang tak hanya membawa buah segar, tapi juga pengalaman yang segar — tentang bagaimana desa bisa tumbuh maju dengan karya yang berkelanjutan.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nilai Investasi di Ponorogo Selama 2024 Tembus Rp 360 Miliar

    Nilai Investasi di Ponorogo Selama 2024 Tembus Rp 360 Miliar

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Ponorogo – Iklim investasi di Kabupaten Ponorogo menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Selama tahun 2024, capaian investasi melampaui target dengan nilai mencapai Rp 360 miliar. Jumlah ini naik 184 persen dibandingkan tahun 2023 yang hanya sebesar Rp 195 miliar. “Mulai banyak investor yang menanamkan modal di Ponorogo pada 2024. Tentu ini merupakan capaian […]

    Bagikan
  • Peringati HUT ke-62, Korem 081/DSJ Gelar Bakti Sosial untuk Warga Madiun

    Peringati HUT ke-62, Korem 081/DSJ Gelar Bakti Sosial untuk Warga Madiun

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62, Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) menggelar kegiatan bakti sosial berupa donor darah dan pembagian bantuan sosial (Bansos). Acara berlangsung di Joglo Jenderal Sudirman, Makorem 081/DSJ, Jalan Pahlawan No. 50 Kota Madiun pada Kamis (20/11/2025). Komandan Korem (Danrem) 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, menyampaikan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Rencanakan Pelebaran Tikungan Ahmad Yani Untuk Jalur Wisata

    Pemkot Madiun Rencanakan Pelebaran Tikungan Ahmad Yani Untuk Jalur Wisata

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun berencana melakukan pelebaran jalan di pojokan Jalan Ahmad Yani. Pelebaran jalan ini bertujuan untuk meningkatkan kelancaran dan kenyamanan transportasi. Lebih khusus untuk bus wisata yang nantinya akan melintasi kawasan Taman Lalu Lintas Bantaran. Agus Tri Sukamto, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) […]

    Bagikan
  • Diduga Keracunan Nasi Goreng Program MBG, Begini Kondisi Siswa

    Diduga Keracunan Nasi Goreng Program MBG, Begini Kondisi Siswa

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Puluhan siswa sekolah dasar di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, mengalami gejala mual hingga muntah setelah menyantap menu nasi goreng dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (27/11/2025). Mereka mendapat perawatan intensif di Puskesmas Klecorejo, sementara sebagian lainnya harus dirujuk ke rumah sakit. Inaya, Salah satu siswa kelas IV yang dirawat di […]

    Bagikan
  • TMMD Madiun Menyambung Akses Perekonomian di Desa Terpencil Lereng Wilis

    TMMD Madiun Menyambung Akses Perekonomian di Desa Terpencil Lereng Wilis

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0803 Madiun digelar di Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Kegiatan berlangsung selama satu bulan dimulai sejak Rabu (23/07/2025), dengan fokus pada pembangunan infrastruktur serta pemberdayaan masyarakat di desa yang berada di lereng Gunung Wilis tersebut. Bupati Madiun Hari Wuryanto yang […]

    Bagikan
  • Warga Kentangan Magetan Protes Pembangunan Kopdes Merah Putih Gunakan Lapangan Desa

    Warga Kentangan Magetan Protes Pembangunan Kopdes Merah Putih Gunakan Lapangan Desa

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketegangan mewarnai Desa Kentangan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, pada Rabu (10/12/2025) malam. Ratusan warga berkumpul di balai desa untuk menyuarakan keberatan mereka atas pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih berada di lapangan desa setempat. Lapangan tersebut selama ini menjadi pusat aktivitas olahraga dan kegiatan sosial masyarakat. Proses pengerukan dan pembangunan pondasi […]

    Bagikan
expand_less