Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Pemkot Madiun Perkuat Langkah Percepatan Penanganan Stunting, Target Bebas Stunting 2027

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • visibility 153
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rapat Koordinasi Pemkot Madiun perkuat Langkah Percepatan Penanganan Stunting. Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat langkah percepatan penanganan stunting melalui pemantauan rutin dan pendampingan lintas sektor. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun, dr. Denik Wuryani, menjelaskan bahwa pengukuran tinggi badan anak di posyandu menjadi indikator utama pemantauan setiap bulan.

“Stunting itu fokus utamanya tinggi badan yang tidak sesuai standar usia. Berat badan memang bukan indikator utama, tetapi jika rendah bisa mengarah pada stunting. Jadi semuanya tetap kami awasi,” ungkap Denik.

Dinkes meminta kader posyandu aktif menelusuri anak-anak yang absen saat penimbangan untuk memastikan kondisi mereka. Intervensi diberikan sesuai penyebab, mulai dari penanganan penyakit, pendampingan pola asuh, hingga edukasi pengolahan makanan bagi orang tua melalui tim pendamping keluarga.

Untuk itu penanganan stunting memerlukan kolaborasi banyak pihak. Jika penyebabnya terkait kondisi rumah, seperti lingkungan lembap atau tidak layak, Dinkes berkoordinasi dengan dinas terkait seperti Perkim. “Isu stunting tidak mungkin ditangani satu instansi. Harus ada kerja sama lintas sektor,” katanya.

Berdasarkan data Agustus 2025, terdapat 393 anak yang masuk kategori stunting. Saat ini pihaknya melakukan pembaruan data untuk November–Desember dengan pemetaan lebih rinci menurut usia, wilayah, dan tingkat risiko. “Yang akan kami tangani bukan hanya yang sudah stunting, tetapi juga anak yang menunjukkan masalah gizi,” tambahnya.

Ia juga menyebut mobilitas penduduk tinggi sebagai tantangan. Banyak warga ber-KTP Kota Madiun yang sering berpindah tempat tinggal. “Kadang saat sehat mereka tinggal di luar kota, tetapi ketika sakit atau mengalami stunting baru kembali,” ujarnya. Tantangan lain adalah pola asuh yang keliru dan masih adanya wilayah dengan sanitasi kurang baik. “Pola asuh ini yang paling sulit. Masih ada anggapan bahwa anak gemuk pasti sehat, padahal tidak selalu begitu,” jelasnya.

Untuk memastikan upaya berjalan maksimal, penguatan peran kader menjadi fokus selanjutnya. Mereka harus mampu mendampingi sejak masa pra-nikah, kehamilan, menyusui, hingga masa balita. “Pendampingan sudah berjalan, tapi harus lebih intensif. Kader harus membimbing ibu-ibu yang pola asuhnya belum tepat,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Madiun, Maidi, kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk menuntaskan stunting pada 2027. “Kalau bisa, Insyaallah 2027 bebas stunting. Tapi tentu harus sesuai indikator,” ujarnya.

Maidi memastikan seluruh anak yang teridentifikasi mengidap stunting akan mendapat perhatian penuh. Ia siap turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan berjalan optimal. “Anak-anak yang stunting tahun ini akan kami tangani serius. Saya lihat sendiri apa kekurangannya,” tegasnya.

Ia juga menjanjikan penghargaan bagi kader jika target bebas stunting tercapai. “Saya beri waktu satu tahun. Kalau 2027 bisa bebas stunting, kader akan saya beri reward,” ujarnya.

Lebih jauh, penuntasan stunting masuk dalam target besar Pemkot Madiun. “Target 2027 itu zero sampah, zero stunting, pengangguran habis, dan kemiskinan tidak ada,” kata Maidi.

Ia menutup dengan penegasan bahwa pencapaian target bukan sekadar angka, tetapi bentuk tanggung jawab pemerintah. “Kalau ada laporan, berarti ada tugas yang harus diselesaikan. Karena itu 2027 harus bisa. Dalam setahun ini kita kejar,” pungkasnya. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Kedelai Impor Naik, Produsen Tempe di Kota Madiun Kurangi Kapasitas Produksi

    Harga Kedelai Impor Naik, Produsen Tempe di Kota Madiun Kurangi Kapasitas Produksi

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Melambungnya harga kedelai impor di pasaran mulai berdampak signifikan terhadap sektor industri rumah tangga pembuatan tempe di Kota Madiun. Salah satu produsen tempe di Kelurahan Kelun, Jarwanto, mengungkapkan bahwa harga bahan baku kedelai impor saat ini telah menyentuh angka Rp10.800 per kilogram, atau mengalami kenaikan sekitar Rp1.000 dibandingkan harga sebelumnya. […]

    Bagikan
  • Motor Bonceng 3 Ringsek Diseruduk Truk di Madiun, Begini Kondisi Korban

    Motor Bonceng 3 Ringsek Diseruduk Truk di Madiun, Begini Kondisi Korban

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 496
    • 0Komentar

    ​Sinergia | Madiun – Kecelakaan lalu lintas nyaris merenggut nyawa terjadi di Jalan Raya Madiun–Ponorogo, tepatnya di Desa Kertobanyon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Selasa malam (3/2/2026). Sebuah sepeda motor yang ditumpangi tiga orang pria ringsek setelah dihantam truk barang saat mencoba menyeberang jalan. Tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden tersebut. Peristiwa bermula saat sepeda […]

    Bagikan
  • Polemik Kantor Desa Serag, Kades Klarifikasi ke DPMD Ponorogo

    Polemik Kantor Desa Serag, Kades Klarifikasi ke DPMD Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polemik pembangunan Kantor Desa Serag, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa atau DPMD Kabupaten Ponorogo telah menerima klarifikasi langsung dari Kepala Desa Serag. Kepala DPMD Kabupaten Ponorogo, Toni Sumarsono, mengatakan hingga kini belum ada pemanggilan resmi terhadap Pemerintah Desa Serag […]

    Bagikan
  • Apel Besar Hari Pramuka ke-64, Semangat Membentuk Generasi Berkarakter

    Apel Besar Hari Pramuka ke-64, Semangat Membentuk Generasi Berkarakter

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 2.000 siswa SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Madiun mengikuti upacara peringatan Hari Pramuka ke-64 di Lapangan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Kamis (14/08/2025). Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dan dihadiri Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Madiun. Para peserta upacara […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Maut Bus Arga Mas di Tol Solo–Ngawi, Sopir Bus Tewas dan Puluhan Penumpang Luka-Luka

    Kecelakaan Maut Bus Arga Mas di Tol Solo–Ngawi, Sopir Bus Tewas dan Puluhan Penumpang Luka-Luka

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1.896
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Solo-Ngawi Km 566+700 A, masuk Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Insiden melibatkan sebuah bus penumpang dan truk yang berhenti di bahu jalan, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan 31 penumpang mengalami luka-luka. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika, […]

    Bagikan
  • Dua Truk Adu Banteng di Madiun, Satu Pengemudi Luka-Luka

    Dua Truk Adu Banteng di Madiun, Satu Pengemudi Luka-Luka

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dua truk terlibat kecelakaan di Jalan Raya Madiun–Ponorogo, tepatnya di Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur pada Sabtu (06/12/2025). Kecelakaan melibatkan Pick Up Mitsubishi L300 bernomor polisi AE 8643 GC yang dikemudikan Budi Pranoto (30), warga Desa Kecamatan Geger, dan truk boks Isuzu ekspedisi nopol L 9374 N […]

    Bagikan
expand_less