Berita Terkini
Trending Tags

2 Rumah Tertimbun Longsor di Pulung Ponorogo, Akses Menuju Banaran Lumpuh Total

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • visibility 75
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi rumah milik Jemirin terdampak longsor, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Dua rumah warga di Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, rusak berat setelah tertimpa material longsor pada Rabu (19/11/2024) sore. Tebing setinggi kurang lebih 10 meter ambrol setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras selama beberapa jam.

Rumah milik Marjuki hilang tertimbun tanah liat, sementara rumah milik Jemirin hancur di bagian kamar, ruang tamu, dan ruang keluarga. Tak hanya itu, tiga mobil—jenis Carry pick up, Panther, dan Honda Jazz—ikut tertimbun bersama empat sepeda motor.

Jemirin, pemilik rumah yang rusak, mengatakan bahwa suara gemuruh terdengar sesaat sebelum material dari atas tebing menerjang rumahnya.

“Saya di dapur, terus ada suara gemuruh. Saya keluar, di luar sudah kayak gini. Waktu kejadian semua di belakang, mau ke kandang. Kondisi rumah hancur semua. Kendaraan ada tiga yang tertimbun,” ujarnya.

Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan itu sejak siang. Beberapa warga sebenarnya sudah mengetahui adanya retakan di bagian atas tebing, namun belum sempat memasang plengsengan penahan tanah.

Kepala Dusun setempat, Nur Wijayanto, membenarkan bahwa retakan itu sempat terlihat sebelumnya dan sudah direncanakan untuk ditangani.

“Posisi tanah di rumah Pak Marjuki itu ada semacam retakan. Keluarga mau diplengseng, tapi belum sempat, kejadian tanah longsor duluan. Sampai sekarang rumah Pak Marjuki belum kelihatan. Belum 100 persen terlihat, padahal bangunan sudah jadi,” jelasnya.

Selain merusak dua rumah dan menimbun kendaraan, longsor juga menutup akses jalan penghubung antara Desa Wagir Kidul dan Desa Banaran. Akibatnya ratusan warga di delapan RT sementara waktu terisolasi.

Marjuki, yang rumahnya lenyap tertimbun tanah, mengaku sedang berada di kandang memerah sapi saat kejadian.

“Saat kejadian saya sedang kerja sama keluarga di kandang meras sapi, jam 4. Lalu dikabari tetangga kalau rumah kena longsor. Ya habis semua, tinggal baju di badan ini,” ungkapnya.

Hingga Kamis pagi, warga bersama perangkat desa masih melakukan evakuasi material longsor secara manual. Pemerintah daerah melalui BPBD dijadwalkan mendatangkan alat berat untuk membuka kembali akses desa yang tertutup serta mempercepat pencarian dan pembersihan material longsor.(Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Calon Jemaah Haji Kota Madiun Jalani Vaksinasi Meningitis dan Polio

    Calon Jemaah Haji Kota Madiun Jalani Vaksinasi Meningitis dan Polio

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puskesmas Banjarejo menggelar kegiatan vaksinasi bagi calon jemaah haji Kota Madiun yang meliputi vaksin meningitis dan polio. Sebanyak 69 jemaah dari total 193 jemaah Kota Madiun dijadwalkan mengikuti vaksinasi yang dibagi dalam dua hari untuk menghindari antrean panjang. “Jadi kegiatan hari ini di Puskesmas Banjarejo adalah vaksinasi baik itu vaksin […]

    Bagikan
  • Kios di Terminal Purboyo Madiun Ludes Terbakar, Api Padam dalam 30 Menit

    Kios di Terminal Purboyo Madiun Ludes Terbakar, Api Padam dalam 30 Menit

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kebakaran melanda salah satu kios di dalam Terminal Purboyo Kota Madiun pada Rabu dini hari (29/10/2025). Kios milik Indah Lestari, warga Kabupaten Madiun, ludes dilalap si jago merah. Beruntung, api tidak sempat merembet ke kios lain di sekitarnya. Peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui sekitar pukul 02.00 WIB. Tim pemadam […]

    Bagikan
  • Ops Zebra Semeru 2025, Polres Magetan Fokus Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan

    Ops Zebra Semeru 2025, Polres Magetan Fokus Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2025 di halaman Mapolres Magetan, Senin (17/11/2025). Agenda tahunan ini menjadi penanda dimulainya operasi keselamatan berlalu lintas yang akan berlangsung selama dua pekan, hingga 30 November 2025. Apel dipimpin Wakapolres Magetan, Kompol Dodik Wibowo, dan dihadiri pasukan gabungan dari TNI, Polri, Satpol […]

    Bagikan
  • Jari Remuk Terjepit Mesin Molen, Pekerja Proyek KDMP Bingung Biaya Berobat

    Jari Remuk Terjepit Mesin Molen, Pekerja Proyek KDMP Bingung Biaya Berobat

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menambah penghasilan menjelang Lebaran berakhir tragis bagi seorang pekerja proyek di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan. Suratni (39) mengalami kecelakaan kerja setelah jarinya remuk terjepit mesin molen pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Insiden terjadi ketika Suratni sedang mengoperasikan alat pengaduk semen dalam proyek pembangunan Koperasi Desa Merah […]

    Bagikan
  • Mengisi Celah Pendidikan Formal, PKBM Daarul Ahkaam Rawat Akses Belajar Warga Madiun

    Mengisi Celah Pendidikan Formal, PKBM Daarul Ahkaam Rawat Akses Belajar Warga Madiun

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Daarul Ahkaam menjadi salah satu ruang penting bagi warga yang selama ini berada di luar jangkauan pendidikan formal. Berdiri sejak 2003, lembaga pendidikan non-formal yang berlokasi di Desa Uteran, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur ini kini menampung hampir 250 warga belajar melalui program kesetaraan […]

    Bagikan
  • DPRD Desak Pemerintah Segera Reaktivasi Ribuan Warga Madiun Yang Mendadak Kehilangan Status PBI JK

    DPRD Desak Pemerintah Segera Reaktivasi Ribuan Warga Madiun Yang Mendadak Kehilangan Status PBI JK

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sekitar 26 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di Kabupaten Madiun dinonaktifkan oleh pemerintah pusat. Kebijakan ini membuat ribuan warga yang sebelumnya menerima bantuan iuran BPJS Kesehatan tiba-tiba kehilangan status kepesertaannya. Penonaktifan tersebut menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Madiun. Komisi B DPRD Kabupaten Madiun bahkan menggelar rapat dengar […]

    Bagikan
expand_less