Berita Terkini
Trending Tags

Imbas Program Makan Bergizi Gratis, Petani Sayur Magetan Ketiban Untung

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • visibility 241
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kebutuhan pasokan sayur Program Makan Bergizi Gratis meningkat membawa dampak positif bagi petani di Ds. Pacalan, Kec. Plaosan,Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah membawa dampak positif yang sangat terasa bagi petani di Desa Pacalan, Kecamatan Plaosan. Kebutuhan pasokan sayur untuk memenuhi program tersebut membuat harga sejumlah komoditas pertanian naik signifikan, bahkan mencapai hampir dua kali lipat.

Ketua Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Pacalan, Puriyanto, mengungkapkan bahwa MBG memberi efek ekonomi yang luar biasa bagi masyarakat, terutama para petani sayur. “Dampaknya luar biasa. Dengan adanya MBG, kebutuhan sayur meningkat dan harga panen petani bisa naik hampir 80 persen,” ujarnya Sabtu (22/11/2025).

Saat ini Kopdes Merah Putih Pacalan telah menjadi salah satu pemasok tetap program MBG, dengan dua titik dapur besar tujuan pengiriman. “Kami sudah memasok dua dapur, di Ngawi dan Surabaya. Pengirimannya seminggu dua kali, karena kalau setiap hari kami justru rugi di biaya transport,” jelas Puriyanto.

Program MBG membuat permintaan terhadap beberapa jenis sayuran melonjak drastis. Dua komoditas yang mengalami kenaikan harga paling tajam adalah wortel dan buncis. Kedua sayur tersebut menjadi bahan utama menu harian dapur MBG. “Wortel itu setiap hari dibutuhkan, jadi harganya langsung meroket,” kata Puriyanto.

Harga wortel yang sebelumnya hanya Rp8.000 kini menembus Rp15.000 per kilogram. Sementara buncis yang semula Rp6.000 kini berada di kisaran Rp14.000–Rp15.000 per kilogram. Komoditas lain seperti timun dan sawi putih juga ikut terdongkrak harganya, meski tidak setinggi wortel dan buncis. Adapun kubis menjadi salah satu jenis sayur yang tidak ikut merasakan lonjakan permintaan karena tidak banyak digunakan dalam menu MBG.

“Harga kubis ya rendah, sekitar dua ribu sampai dua ribu lima ratus per kilo,” jelasnya.

Manfaat terbesar dari lonjakan harga ini dirasakan langsung oleh petani yang kini mendapatkan keuntungan lebih baik dari hasil panennya. “Alhamdulillah petani bisa menikmati harga sekarang. Mereka senang dengan adanya MBG,” tutur Puriyanto.

Ia berharap program MBG dapat terus berlanjut dan memberi ruang yang lebih besar bagi petani lokal untuk terlibat dalam pasokan kebutuhan bahan pangan. “Harapannya ke depan MBG tetap berlanjut dan semakin melibatkan petani,” pungkasnya.

Program Makan Bergizi Gratis terbukti tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi pelajar sekolah, tetapi juga memberikan dorongan besar bagi sektor pertanian desa. Dengan harga yang meningkat dan permintaan yang konsisten, petani Pacalan kini menikmati hasil kerja yang lebih sepadan.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Peserta Kaderisasi PSM Korem 081/DSJ Resmi Sandang Sabuk Kuning

    Puluhan Peserta Kaderisasi PSM Korem 081/DSJ Resmi Sandang Sabuk Kuning

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Usai melalui rangkaian Uji Kenaikan Tingkat (UKT), puluhan peserta kaderisasi Pencak Silat Militer (PSM) di jajaran Korem 081/DSJ akhirnya dinyatakan lulus dan berhak menyandang sabuk kuning. Kasrem 081/DSJ Letkol Inf Meina Helmi menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat atas usaha dan kerja keras dari para peserta selama mengikuti latihan hingga tahapan […]

    Bagikan
  • Minibus Rombongan Takziah Masuk Sungai di Madiun, Sopir Tewas

    Minibus Rombongan Takziah Masuk Sungai di Madiun, Sopir Tewas

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 742
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Madiun–Surabaya, tepatnya di Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (31/3/2026) malam. Sebuah minibus yang membawa rombongan takziah dari Ponorogo menuju Nganjuk diduga hilang kendali hingga masuk ke sungai di pinggir jalan. Peristiwa tersebut mengakibatkan sopir minibus bernama Biso Sujarwo (57) warga […]

    Bagikan
  • Populasi Sapi Menurun, Pemkab Magetan Perketat Pengawasan Jelang Idul Adha

    Populasi Sapi Menurun, Pemkab Magetan Perketat Pengawasan Jelang Idul Adha

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Menjelang Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Peternakan dan Perikanan memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik, mulai dari pasar hewan hingga lokasi penampungan ternak milik pedagang. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Magetan, Nur Haryani, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara rutin oleh tim medis dan paramedis kesehatan hewan […]

    Bagikan
  • Gempa 2,8 Magnitudo Guncang Magetan! Berpusat di Darat

    Gempa 2,8 Magnitudo Guncang Magetan! Berpusat di Darat

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan, Jawa Timur, diguncang gempa bumi pada Minggu (21/9/2025) dini hari sekitar pukul 01.32 WIB. Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan, gempa bermagnitudo 2,8 tersebut berpusat 17 kilometer barat daya Magetan, tepatnya di koordinat 7,71 LS dan 111,19 BT dengan kedalaman 10 kilometer. Meski episodenya terdeteksi cukup dekat, […]

    Bagikan
  • Jalin Sinergi, KPU Kota Madiun Audiensi dengan PWI Madiun Raya

    Jalin Sinergi, KPU Kota Madiun Audiensi dengan PWI Madiun Raya

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) serta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 telah dilewati. Para wakil rakyat hingga kepala daerah terpilih pun telah menduduki kursinya masing-masing. Kini, evaluasi penyelenggaraan menjadi salah satu agenda untuk menyongsong Pemilu mendatang. PWI Madiun Raya menerima kunjungan dari KPU Kota Madiun pada Rabu (11/01/2026). Hadir secara langsung […]

    Bagikan
  • Wah ! Ditemukan Spesies Baru Cecak Bernama Cyrtodactylus Pecelmadiun

    Wah ! Ditemukan Spesies Baru Cecak Bernama Cyrtodactylus Pecelmadiun

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengidentifikasi dan mendeskripsi spesies baru cecak jarilengkung genus Cyrtodactylus dari Jawa Timur. Cecak itu diberi nama Cyrtodactylus pecelmadiun lantaran terinspirasi dari kuliner pecel Madiun di Jawa Timur. Hal itu tak lepas karena spesies ini ditemukan di sekitar Madiun, yakni di Maospati dan Mojokerto.  Dikutip dari siaran pers […]

    Bagikan
expand_less