Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Gerakan Pangan Murah Digelar di 9 Kelurahan Kota Madiun, Warga Antusias Berburu Sembako Murah

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • visibility 216
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DKPP Kota Madiun gelar Gerakan Pangan Murah 2026. (10/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan di pasaran. Seperti yang terpantau di Lapangan Kelurahan Mojorejo Kecamatan Taman pada Rabu (10/6/2026).

Sriyani, warga Kelurahan Mojorejo, mengaku rutin berbelanja saat GPM digelar di wilayahnya. Menurutnya, harga sejumlah komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan toko modern maupun pasar.

“Ya murah. Senang karena lebih murah dibandingkan di toko-toko modern. Kalau bisa ya diadakan lagi. Biasanya saya selalu beli kalau ada kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Pemerintah Kota Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah dalam rangka Hari Jadi Kota Madiun ke-108 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung selama sembilan hari di sembilan lokasi yang tersebar di tiga kecamatan.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kota Madiun, Sumini, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Untuk stabilisasi pasokan serta harga pangan, kami mengadakan Gerakan Pangan Murah selama sembilan hari di sembilan lokasi. Kami bekerja sama dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih dan juga ritel Samudra untuk menyediakan bahan pangan murah bagi masyarakat,” katanya.

Dalam GPM tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan dengan harga di bawah pasaran. Di antaranya gula pasir Rp17.500 per kilogram, minyak goreng Rp21.500 per liter hingga telur ayam Rp25.000 per pack. Selain itu juga menyediakan bawang merah Rp9.000 per paket, beras SPHP Rp57.000 per 5 kilogram, MinyaKita Rp31.000 per 2 liter, serta beras premium Rp74.500 per 5 kilogram.

Menurut Sumini, program tersebut digelar sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga pangan di tengah fluktuasi harga sejumlah komoditas, seperti minyak goreng, beras, dan bawang merah.

“Kami ingin menyediakan pangan yang terjangkau, baik dari sisi harga maupun lokasi. Masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke pasar karena layanan ini kami dekatkan ke lingkungan kelurahan,” ujarnya.

Meski tidak memberikan subsidi harga, DKPP memastikan seluruh komoditas yang dijual berada di bawah harga pasar. Sumini menegaskan Gerakan Pangan Murah terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa persyaratan khusus. Pembeli tidak diwajibkan menunjukkan KTP karena kegiatan tersebut bukan program subsidi pemerintah.

“Siapa saja boleh membeli. Tidak ada syarat KTP, hanya pembelian kami batasi agar lebih banyak masyarakat yang bisa mendapatkan manfaat,” jelasnya.

Ia menambahkan, meskipun dampaknya terhadap pengendalian inflasi tidak bersifat langsung, keberadaan GPM dapat membantu meningkatkan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.

“Harapannya masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih murah dan lokasi yang lebih dekat. Karena bahan pangan yang kami sediakan diperoleh langsung dari distributor maupun mitra seperti Bulog dan petani, sehingga harganya lebih terjangkau,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Wagir Lor – Wates Ponorogo Kian Parah, Warga Desak Pemerintah Segera Memperbaiki

    Jalan Wagir Lor – Wates Ponorogo Kian Parah, Warga Desak Pemerintah Segera Memperbaiki

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kerusakan Jalan di Dukuh Dayakan Desa Wagir Lor Kecamatan Ngebel Ponorogo kian parah. Terbaru, badan jalan kembali longsor pada Senin malam (13/1/2025). Kondisi tersebut memperparah jalan utama yang menghubungkan Desa Wagir Lor dan Desa Wates di Kecamatan Jenangan. “Ini sudah lama terjadi. Senin malam kemarin longsor lagi. Sekarang jalan ini […]

    Bagikan
  • TPA Baru Kabupaten Madiun Disepakati di Kawasan Alas Kamukti Makmur

    TPA Baru Kabupaten Madiun Disepakati di Kawasan Alas Kamukti Makmur

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Lokasi baru Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kabupaten Madiun akhirnya disepakati. Lokasinya berada di kawasan hutan Alas Kamukti Makmur, Desa Blabakan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Lahan seluas 24 hektare tersebut saat ini tengah dalam proses peninjauan oleh Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Madiun bersama Perhutani KPH Madiun. Peninjauan ini […]

    Bagikan
  • Pohon Tumbang Timpa Satu Mobil, Jalur Sarangan – Cemorosewu Tertutup Total

    Pohon Tumbang Timpa Satu Mobil, Jalur Sarangan – Cemorosewu Tertutup Total

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia – Magetan – Cuaca ekstrem kembali berdampak di wilayah Magetan. Sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menutup total akses Jalan Tembus Sarangan–Cemorosewu, tepatnya di depan kawasan wisata Lawu Green Forest, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, pada Minggu (11/5/2025) sekitar pukul 14.15 WIB. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Eka Wahyudi, mengatakan pohon jenis kipres […]

    Bagikan
  • Duh ! Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Batal, Ini Alasannya

    Duh ! Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Batal, Ini Alasannya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana Pemerintah Kabupaten Magetan membentuk Sekolah Rakyat (SR) rintisan dipastikan batal. Setelah sebelumnya sempat menyiapkan Gedung Graha Pusat Literasi Plaosan sebagai lokasi sementara, namun kini memilih langsung membangun Sekolah Rakyat permanen dengan skala penuh. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Elmy Kurniarto Widodo. Menurutnya, Magetan tidak masuk dalam daerah […]

    Bagikan
  • Spot Foto Bugenvil Sarangan Viral, Wisatawan Sebut Mirip Danau Como Italia

    Spot Foto Bugenvil Sarangan Viral, Wisatawan Sebut Mirip Danau Como Italia

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menjadi perhatian wisatawan setelah spot foto dengan latar bunga bugenvil dan panorama perbukitan viral di media sosial. Keindahan spot tersebut bahkan disebut wisatawan memiliki kemiripan dengan suasana Danau Como di Italia. Popularitasnya di media sosial turut mendorong rasa penasaran wisatawan dari berbagai […]

    Bagikan
  • Kejati Jatim Turut Kawal Program Asacita Presiden Prabowo

    Kejati Jatim Turut Kawal Program Asacita Presiden Prabowo

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur telah komitmen mengawal prioritas program nasional, termasuk makan bergizi gratis (MBG) dan ketahanan pangan.  Langkah itu ditegaskan Kepala Kejati Jatim, Mia Amiati usai meresmikan gedung baru Kejaksaan negeri Madiun, sekaligus melaksanakan tebar benih bersama jajaran Forpimda Kabupaten Madiun Jawa Timur Selasa kemarin (21/1/2025).  “Kami mendukung […]

    Bagikan
expand_less