Berita Terkini
Trending Tags

Gerakan Pangan Murah Digelar di 9 Kelurahan Kota Madiun, Warga Antusias Berburu Sembako Murah

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 56
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DKPP Kota Madiun gelar Gerakan Pangan Murah 2026. (10/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan di pasaran. Seperti yang terpantau di Lapangan Kelurahan Mojorejo Kecamatan Taman pada Rabu (10/6/2026).

Sriyani, warga Kelurahan Mojorejo, mengaku rutin berbelanja saat GPM digelar di wilayahnya. Menurutnya, harga sejumlah komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan toko modern maupun pasar.

“Ya murah. Senang karena lebih murah dibandingkan di toko-toko modern. Kalau bisa ya diadakan lagi. Biasanya saya selalu beli kalau ada kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Pemerintah Kota Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah dalam rangka Hari Jadi Kota Madiun ke-108 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung selama sembilan hari di sembilan lokasi yang tersebar di tiga kecamatan.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kota Madiun, Sumini, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Untuk stabilisasi pasokan serta harga pangan, kami mengadakan Gerakan Pangan Murah selama sembilan hari di sembilan lokasi. Kami bekerja sama dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih dan juga ritel Samudra untuk menyediakan bahan pangan murah bagi masyarakat,” katanya.

Dalam GPM tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan dengan harga di bawah pasaran. Di antaranya gula pasir Rp17.500 per kilogram, minyak goreng Rp21.500 per liter hingga telur ayam Rp25.000 per pack. Selain itu juga menyediakan bawang merah Rp9.000 per paket, beras SPHP Rp57.000 per 5 kilogram, MinyaKita Rp31.000 per 2 liter, serta beras premium Rp74.500 per 5 kilogram.

Menurut Sumini, program tersebut digelar sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga pangan di tengah fluktuasi harga sejumlah komoditas, seperti minyak goreng, beras, dan bawang merah.

“Kami ingin menyediakan pangan yang terjangkau, baik dari sisi harga maupun lokasi. Masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke pasar karena layanan ini kami dekatkan ke lingkungan kelurahan,” ujarnya.

Meski tidak memberikan subsidi harga, DKPP memastikan seluruh komoditas yang dijual berada di bawah harga pasar. Sumini menegaskan Gerakan Pangan Murah terbuka untuk seluruh masyarakat tanpa persyaratan khusus. Pembeli tidak diwajibkan menunjukkan KTP karena kegiatan tersebut bukan program subsidi pemerintah.

“Siapa saja boleh membeli. Tidak ada syarat KTP, hanya pembelian kami batasi agar lebih banyak masyarakat yang bisa mendapatkan manfaat,” jelasnya.

Ia menambahkan, meskipun dampaknya terhadap pengendalian inflasi tidak bersifat langsung, keberadaan GPM dapat membantu meningkatkan keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.

“Harapannya masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih murah dan lokasi yang lebih dekat. Karena bahan pangan yang kami sediakan diperoleh langsung dari distributor maupun mitra seperti Bulog dan petani, sehingga harganya lebih terjangkau,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 36 Perkara, Rokok Ilegal Dominasi Temuan

    Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 36 Perkara, Rokok Ilegal Dominasi Temuan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri Magetan memusnahkan barang bukti dari 36 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan terhadap perkara yang ditangani sejak Desember 2025 hingga April 2026. Pemusnahan dilakukan secara terbuka di hadapan aparat penegak hukum dan sejumlah pihak terkait. Barang bukti yang […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo

    Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Watualang, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang mengapung di aliran Sungai Bengawan Solo, Minggu (15/2/2026) siang. Penemuan tersebut pertama kali dilihat oleh seorang warga yang sedang memancing di tepi sungai, sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak berwenang. Rekaman video warga memperlihatkan tubuh perempuan itu dalam […]

    Bagikan
  • Daop 7 Madiun Catat c11.087 Tiket KA Lebaran Sudah Terjual

    Daop 7 Madiun Catat c11.087 Tiket KA Lebaran Sudah Terjual

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemesanan tiket lebaran 2025 telah dibuka sejak 4/2/2025 oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero). Tercatat per 14/2/2025, telah membuka penjualan dari H-10 hingga keberangkatan pada hari H lebaran atau 31/3/2025. PT KAI Daop 7 Madiun selama masa angkutan lebaran menyediakan sebanyak 69.088 tempat duduk untuk melayani kebutuhan masyarakat Manager Humas PT KAI […]

    Bagikan
  • Proses PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB Kembali Berjalan, Masih Terkendala Administrasi

    Proses PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB Kembali Berjalan, Masih Terkendala Administrasi

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Fraksi PKB, Nur Wakhid atau Gus Wahid, kembali menunjukkan perkembangan setelah sebelumnya sempat terhenti. Surat permohonan PAW dari DPC PKB kembali masuk ke Sekretariat DPRD Magetan dan mulai dibahas pimpinan dewan pada Rabu (18/2/2026). Sekretaris DPRD Magetan, Endang Ambarwati, membenarkan bahwa […]

    Bagikan
  • PR Pemkab Madiun ! 22 Ribu Rumah Tangga di Madiun Belum Nikmati Akses Sanitasi Layak

    PR Pemkab Madiun ! 22 Ribu Rumah Tangga di Madiun Belum Nikmati Akses Sanitasi Layak

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun memiliki segudang pekerjaan rumah salah satunya masih banyak rumah tangga di 206 Desa/Kelurahan belum memiliki Sanitasi limbah domestik yang layak. Tercatat sekitar 22 ribu rumah tangga di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, belum memiliki akses terhadap sanitasi yang layak. Angka ini setara dengan 12,4 persen dari total 184 […]

    Bagikan
  • Mini Zoo Bertema Australia Segera Hadir di Kota Madiun

    Mini Zoo Bertema Australia Segera Hadir di Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun tengah mematangkan rencana pembangunan mini zoo bertema Australia yang akan menjadi bagian dari kawasan wisata edukatif Kampung Australia di wilayah Ngrowo. Rencana tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemkot Madiun dengan Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya. Wali Kota Madiun, Maidi, mengungkapkan bahwa pihak Unipa menunjukkan ketertarikan […]

    Bagikan
expand_less