Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Mediasi Gugatan Gus Wahid Kembali Tertunda, Ketua DPRD Magetan Dua Kali Mangkir

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 256
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sidang mediasi gugatan Gus Wahid di Pengadilan Negeri Magetan terpaksa dihentikan karena ketidakhadiran Ketua DPRD Magetan , Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Upaya penyelesaian sengketa melalui jalur mediasi antara Nurwahid (Gus Wahid) dan pimpinan DPRD Magetan kembali tidak membuahkan hasil. Agenda mediasi yang dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Negeri Magetan pada Rabu (26/11/2025) terpaksa dihentikan karena Ketua DPRD Magetan, Suratno, kembali tidak hadir untuk kedua kalinya.

Sidang yang dipimpin oleh mediator Hakim Dedi Alfarizi tersebut semestinya menjadi ruang bagi kedua belah pihak untuk mencari titik temu sebelum perkara berlanjut ke pokok sengketa. Tiga Wakil Ketua DPRD periode 2024–2029 hadir dalam agenda tersebut, namun ketidakhadiran Suratno selaku tergugat utama membuat proses mediasi tidak dapat dilakukan.

Kuasa hukum Suratno, Ahmad Setiawan, menjelaskan bahwa ketidakhadiran kliennya disebabkan padatnya agenda pekerjaan. Dengan alasan itu, para pihak akhirnya menyepakati penundaan mediasi hingga pekan depan.

Di sisi lain, kuasa hukum penggugat, Sumadi, mengungkapkan rasa kecewa atas sikap Ketua DPRD tersebut. Seusai sidang, ia menilai absennya Suratno menunjukkan kurangnya itikad baik dalam menjalani proses hukum. “Saya menyayangkan ketua dewan tidak datang lagi. Forum mediasi ini seharusnya dimanfaatkan, bukan diabaikan,” ujarnya.

Sumadi juga mempertanyakan alasan yang diberikan pihak tergugat. Menurutnya, ketidakhadiran karena alasan kesibukan tidak dapat dibenarkan. “Tiga unsur pimpinan DPRD yang lain bisa hadir. Kenapa yang bersangkutan tidak melakukan hal yang sama? Ini memberi kesan seolah pengadilan tidak dihargai meskipun panggilan sudah disampaikan secara sah,” tegasnya.

Ia turut mengingatkan bahwa Suratno adalah pejabat publik yang semestinya memberi teladan kepatuhan terhadap prosedur hukum. “Sebagai pejabat negara, sudah sewajarnya menunjukkan penghormatan terhadap proses hukum. Mediasi adalah ruang terbuka yang mengutamakan perdamaian, tetapi justru tidak digunakan sebagaimana mestinya,” tambahnya.

Gugatan yang diajukan Gus Wahid berkaitan dengan dugaan pelanggaran prosedur dalam pemilihan pimpinan DPRD Magetan. Namun hingga saat ini, tahapan mediasi yang wajib ditempuh sebelum perkara masuk ke pokok persidangan belum menemukan kesepakatan apa pun.

PN Magetan kembali menjadwalkan sidang mediasi berikutnya pada Rabu (3/12/2025). Pengadilan berharap seluruh tergugat dapat hadir lengkap agar proses penyelesaian damai dapat ditempuh secara optimal. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawaslu Magetan Intensifkan Uji Petik Pemilih Baru, Soroti Akurasi Data dan Potensi Kerentanan DPT

    Bawaslu Magetan Intensifkan Uji Petik Pemilih Baru, Soroti Akurasi Data dan Potensi Kerentanan DPT

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Meski masa pemilu belum berjalan, pengawasan data pemilih di Kabupaten Magetan tetap diperketat. Bawaslu Magetan kembali melakukan uji petik sebagai bagian dari pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) 2025 yang dinilai penting untuk mencegah kekeliruan data sejak dini. Kegiatan terbaru berlangsung di Desa Joketro, Kecamatan Parang oleh Kordiv Pencegahan, Parmas dan […]

    Bagikan
  • Dana Belum Cair, Operasional SPPG di Ngawi Hentikan Sementara Layanan MBG

    Dana Belum Cair, Operasional SPPG di Ngawi Hentikan Sementara Layanan MBG

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ngawi mengalami kendala serius. Salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa menghentikan sementara operasional sejak Senin (15/12/2025) akibat belum cairnya dana bantuan dari pemerintah pusat. Kondisi ini berdampak langsung pada 16 lembaga sekolah penerima manfaat. SPPG Dahlia yang berlokasi di Desa Kandangan, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Kericuhan Pecah, Dua Kelompok Silat Bentrok di Perbatasan Madiun-Magetan

    Kericuhan Pecah, Dua Kelompok Silat Bentrok di Perbatasan Madiun-Magetan

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Situasi memanas terjadi di kawasan Jalan Raya Gorang Gareng, tepatnya masuk Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, pada Minggu (20/4/2025). Hal itu dipicu oleh dua kelompok perguruan silat yang terlibat bentrok hebat usai kegiatan Halal Bi Halal. Situasi ini menyebabkan warga sekitar resah dan memilih untuk mencari tempat yang aman. Bentrok […]

    Bagikan
  • 4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Tol Ngawi, 3 Orang Luka-Luka

    4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Tol Ngawi, 3 Orang Luka-Luka

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 603
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas melibatkan 4 kendaraan terjadi di KM 576 tol Ngawi – Solo, masuk Desa Ngale, Kecamatan Paron – Ngawi, Sabtu (07/02/2026) sekira pukul 12.00 WIB. 4 kendaraan yang terlibat diantaranya Bus Bagong Nopol B 7228 FGB, truk muatan durian Nopol AA 9631 BP, mobil jenis Honda CRV Nopol L 1923 […]

    Bagikan
  • Sudah Tiga Kali Bobol ATM, Dua Residivis Diringkus, Kapolres Magetan Peringatkan Buronan Segera Menyerahkan Diri

    Sudah Tiga Kali Bobol ATM, Dua Residivis Diringkus, Kapolres Magetan Peringatkan Buronan Segera Menyerahkan Diri

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dua pelaku pembobolan mesin ATM di Indomaret Karangsono, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, diketahui merupakan residivis yang telah beraksi sedikitnya tiga kali. Dari hasil pemeriksaan, keduanya sebelumnya pernah melakukan tindak serupa di sejumlah wilayah, dengan lokasi terakhir di Jawa Barat. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengungkap bahwa para pelaku […]

    Bagikan
  • Warga Serbu Penyaluran 20 Ton Beras Murah oleh Polres Ngawi

    Warga Serbu Penyaluran 20 Ton Beras Murah oleh Polres Ngawi

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebanyak 20 ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) disalurkan Polres Ngawi bersama Polsek jajaran kepada masyarakat, Senin (11/08/2025). Penyaluran dilakukan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Mapolres Ngawi. Beras SPHP yang disediakan Perum Bulog Cabang Madiun itu dijual seharga Rp11.500 per kilogram. Tujuannya, menjaga kestabilan harga dan […]

    Bagikan
expand_less