Wabup Madiun Pimpin DPC PKB, Hindari Sekat Faksi dan Merangkul Semua Elemen
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 66
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menunjuk dr. Purnomo Hadi sebagai calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Madiun definitif untuk periode 2026–2031. Penunjukan tersebut merupakan bagian dari restrukturisasi kepengurusan PKB yang dilakukan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.
dr. Purnomo Hadi mengungkapkan, pengumuman penunjukan calon ketua definitif telah disampaikan langsung oleh DPP PKB kepada seluruh daerah. Setelah pengumuman tersebut, para calon ketua definitif dikumpulkan dalam agenda koordinasi bersama DPW PKB Jawa Timur dan tim khusus dari DPP untuk membahas tahapan pembentukan kepengurusan baru.
“Alhamdulillah saya mendapatkan amanah sebagai calon Ketua DPC PKB Kabupaten Madiun periode 2026-2031. Setelah pengumuman, kami langsung mendapatkan arahan terkait proses penyusunan struktur kepengurusan yang nantinya akan diajukan kepada DPP untuk mendapatkan surat keputusan definitif,” ujar Purnomo.
Menurutnya, proses penyusunan kepengurusan akan dilakukan bersama Tim 7 yang dibentuk partai. Struktur organisasi yang disusun nantinya mencakup unsur Dewan Mustasyar, Dewan Syuro, dan Dewan Tanfidz sebagai pilar utama organisasi PKB di tingkat kabupaten.
Purnomo menegaskan pembentukan kepengurusan akan dilakukan secepat mungkin. Namun, ia menginginkan struktur yang lahir mampu mengakomodasi seluruh elemen partai sehingga tidak memunculkan kelompok-kelompok atau faksi internal yang berpotensi mengganggu soliditas organisasi.

“Kami ingin kepengurusan yang inklusif dan mampu merangkul semua unsur. Tidak boleh ada sekat-sekat atau faksi. Semua yang memiliki komitmen membesarkan partai dan mengabdi kepada masyarakat harus mendapat ruang,” katanya.
Penunjukan Purnomo juga menjadi sinyal arah baru PKB Kabupaten Madiun menjelang kontestasi politik mendatang. Meski enggan berbicara soal target perolehan kursi pada Pemilu 2029, ia menekankan bahwa fokus utama partai adalah memperkuat kehadiran politik yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurut dia, PKB harus tampil sebagai partai terbuka yang mampu menjadi wadah aspirasi berbagai kelompok masyarakat. Karena itu, peluang bergabung dalam kepengurusan maupun kaderisasi akan dibuka seluas-luasnya, termasuk bagi kalangan muda dan tokoh masyarakat di luar struktur partai.
“PKB adalah rumah bersama. Kami membuka diri kepada siapa pun yang memiliki semangat mengabdi kepada masyarakat melalui jalur politik,” ujarnya.
Dalam waktu dekat, komunikasi dengan para senior partai dan pengurus sebelumnya akan terus dilakukan untuk memastikan proses transisi kepemimpinan berjalan mulus. Setelah struktur definitif terbentuk dan mendapatkan pengesahan DPP, kepengurusan baru akan menyusun program kerja serta agenda kaderisasi untuk memperkuat mesin partai di tingkat akar rumput.
Langkah tersebut dinilai menjadi fondasi penting bagi PKB Kabupaten Madiun dalam menghadapi dinamika politik lima tahun ke depan sekaligus memperkuat posisi partai di tengah persaingan menuju Pemilu 2029. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez





