Kebakaran Hanguskan Ruang Server CCTV Dishub Kota Madiun, Pemantauan Lalu Lintas Lumpuh
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 91
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Ruang server CCTV di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun terbakar pada Sabtu (13/6/2026) malam. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut mengakibatkan sistem pemantauan kamera pengawas lalu lintas di sejumlah persimpangan jalan Kota Madiun tidak dapat berfungsi sementara waktu.
Api diketahui membesar sekitar pukul 19.30 WIB dan pertama kali diketahui warga yang kemudian melaporkannya kepada petugas.Mendapat laporan kebakaran, petugas pemadam kebakaran langsung menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan suplai air. Upaya pemadaman dilakukan untuk mencegah api merembet ke ruangan lain.
Agus Mursidi, Plt Kadishub Kota Madiun menjelaskan, titik kebakaran berada di ruang server CCTV yang menjadi pusat pengendali jaringan kamera pengawas milik Pemerintah Kota Madiun.
“Jadi kebakaran di kantor Dishub mengenai ruang server CCTV. Kejadiannya sementara menurut informasi awal diduga karena korsleting listrik. Tapi nanti akan kita cek lagi,” ujarnya.
Akibat kebakaran tersebut, layanan CCTV yang terpasang di sejumlah persimpangan jalan terdampak. Server yang terbakar merupakan pusat koneksi kamera pengawas lalu lintas yang digunakan untuk memantau kondisi jalan di berbagai titik di Kota Madiun.
“Untuk pengaruh utamanya di CCTV di perempatan jalan. Nanti akan kita laporkan ke pimpinan dan kita coba cek untuk perbaikannya,” katanya.
Saat ditanya mengenai cakupan CCTV yang terdampak, petugas menyebut sebagian besar kamera pengawas di persimpangan jalan Kota Madiun terhubung dengan server yang terbakar.
“Iya, hampir semua yang di perempatan jalan,” ungkapnya.
Untuk sementara, sistem CCTV yang terdampak belum dapat difungsikan hingga proses pengecekan dan perbaikan selesai dilakukan. Kebakaran ini tidak sampai meluas ke bagian kantor lainnya.
“Utamanya server, ruang server CCTV,” tambahnya.
Hingga Sabtu malam, petugas masih melakukan pendataan kerusakan serta penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Sementara nilai kerugian material akibat kebakaran masih dalam proses penghitungan oleh pihak terkait. Pihak kepolisian memasang garis polisi untuk proses olah TKP lebih lanjut. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





