Berita Terkini
Trending Tags

Tuntas Cari Lokasi, Pemkot Madiun Tetapkan Bengkok Winongo untuk Sekolah Rakyat

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 136
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ilustrasi Sekolah Rakyat, Foto : Istimewa 

Sinergia | Kota Madiun – Upaya menghadirkan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Madiun akhirnya menemukan titik terang. Setelah dua lokasi sebelumnya tidak memenuhi kriteria, pemerintah pusat memberikan persetujuan penggunaan lahan eks tanah bengkok Kelurahan Winongo yang berada di barat Kantor Kecamatan Manguharjo sebagai area pembangunan SR.

Kepala Dinsos-PPPA Kota Madiun, Heri Suwartono, mengungkapkan bahwa proses penetapan lokasi berlangsung cukup panjang. Lokasi pertama di kawasan Manguharjo dekat ring road dinilai tidak layak karena luasnya tidak mencukupi. Sementara opsi kedua di wilayah Kranggan terhalang keberadaan jalan kabupaten yang membuat lahan tidak utuh.

“Pemerintah pusat membutuhkan satu hamparan lahan. Dari seluruh opsi, hanya eks Bengkok Winongo yang sesuai,” jelasnya.

Pemerintah pusat menetapkan standar minimal lahan untuk pendirian SR, yakni seluas 6,8 hektare untuk tiap daerah. Dengan terpenuhinya syarat tersebut, Pemkot Madiun kini bergerak merampungkan proses administrasi. Heri menjelaskan bahwa ada tahapan lanjutan jika lahan yang dipilih berstatus sawah terlindungi. “Harus ada pengajuan ke BPN untuk perubahan pemanfaatan lahan agar bisa masuk program nasional,” ujarnya.

Setelah seluruh persyaratan administrasi beres, pembangunan akan dilanjutkan dengan pengeringan lahan dan penandatanganan kontrak antara pemerintah pusat dan pihak terkait. Pemerintah pusat menanggung penuh biaya pembangunan, sementara Pemkot Madiun berkewajiban menyediakan lahan hibah.

Sementara itu, Dinsos-PPPA mulai melakukan pemetaan calon peserta didik melalui data dapodik serta kategori ekonomi berdasarkan desil. SR ditujukan bagi anak-anak dari keluarga desil 1 dan 2, mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Meski jumlah penduduk relatif kecil, Heri optimistis kuota dapat dipenuhi. “Jumlah warga desil 1–2 sekitar 10 persen, dan itu sudah mencukupi,” tuturnya. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Madiun Jadi Tuan Rumah Pertama UI GreenCityMetric 2025, Raih Empat Penghargaan Sekaligus

    Kota Madiun Jadi Tuan Rumah Pertama UI GreenCityMetric 2025, Raih Empat Penghargaan Sekaligus

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun mencatat sejarah baru dengan menjadi tuan rumah pertama ajang UI GreenCityMetric 2025, sebuah forum penilaian kota berkelanjutan yang digagas Universitas Indonesia. Pengumuman sekaligus penyerahan penghargaan dilaksanakan di Hotel Mercure, Kamis (02/10/2025), diikuti oleh 71 pemerintah daerah dari berbagai penjuru tanah air. Wali Kota Madiun, Maidi, mendapat kesempatan membuka […]

    Bagikan
  • Sidang Perdana Bupati Nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko, Jaksa Ungkap Tiga Kasus Korupsi

    Sidang Perdana Bupati Nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko, Jaksa Ungkap Tiga Kasus Korupsi

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Sinergia | Sidoarjo – Bupati Ponorogo nonaktif, Sugiri Sancoko, menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Jumat (10/4/2026). Dalam sidang dengan agenda pembacaan dakwaan, Sugiri didakwa terlibat dalam tiga perkara korupsi yang mencakup dugaan suap dan gratifikasi. Sidang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan menghadirkan dua terdakwa lain, yakni Direktur RS Harjono […]

    Bagikan
  • ASN Kecamatan Barat Jadi Korban Kecelakaan Maut KA Malioboro Ekspres di Magetan

    ASN Kecamatan Barat Jadi Korban Kecelakaan Maut KA Malioboro Ekspres di Magetan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan kereta api resmi dekat Stasiun Magetan, Jawa Timur, Senin (19/05/2025) siang. Sebuah rangkaian kereta api Malioboro Ekspres menabrak tujuh sepeda motor yang tengah melintas, menyebabkan empat orang tewas di lokasi. Salah satu korban yang telah teridentifikasi adalah Totok Hermanto (51), seorang aparatur sipil negara (ASN) […]

    Bagikan
  • Harkitnas 2026, Pemkot Madiun Fokus Siapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

    Harkitnas 2026, Pemkot Madiun Fokus Siapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun menegaskan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026, Selasa (20/5/2026). Upacara yang digelar di halaman Balai Kota Madiun itu dipimpin oleh Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun. Upacara diikuti aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, pelajar, hingga relawan. Momentum Harkitnas […]

    Bagikan
  • Khitan Massal Rangkaian HUT Kabupaten Madiun Ke – 457, Salah Satu Anak Dikhitan Wabup Purnomo Hadi

    Khitan Massal Rangkaian HUT Kabupaten Madiun Ke – 457, Salah Satu Anak Dikhitan Wabup Purnomo Hadi

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 115 anak mengikuti kegiatan khitan massal yang digelar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dolopo, Kabupaten Madiun, pada Senin (07/07/2025). Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun dan Hari Kesatuan Gerak PKK Kabupaten Madiun. Menariknya, Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi yang juga […]

    Bagikan
  • Warga Binaan Kasus Narkoba Gelar Pernikahan di Dalam Lapas Kelas 1 Madiun

    Warga Binaan Kasus Narkoba Gelar Pernikahan di Dalam Lapas Kelas 1 Madiun

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Beredar foto pernikahan di Lapas Kelas I Madiun Jawa Timur. Dalam foto itu tampak mempelai pria berjas hitam adalah warga binaan (Wabin) kasus narkoba berinisial CL berasal dari Nganjuk.  Informasi dari sumber yang terpercaya, CL sebelumnya merupakan wabin di lapas Magetan kemudian dipindahkan ke Lapas Kelas I Madiun. CL melangsungkan […]

    Bagikan
expand_less