Senin, 2 Nov 2026
Trending Tags

Tuntas Cari Lokasi, Pemkot Madiun Tetapkan Bengkok Winongo untuk Sekolah Rakyat

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
  • visibility 244
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ilustrasi Sekolah Rakyat, Foto : Istimewa 

Sinergia | Kota Madiun – Upaya menghadirkan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Madiun akhirnya menemukan titik terang. Setelah dua lokasi sebelumnya tidak memenuhi kriteria, pemerintah pusat memberikan persetujuan penggunaan lahan eks tanah bengkok Kelurahan Winongo yang berada di barat Kantor Kecamatan Manguharjo sebagai area pembangunan SR.

Kepala Dinsos-PPPA Kota Madiun, Heri Suwartono, mengungkapkan bahwa proses penetapan lokasi berlangsung cukup panjang. Lokasi pertama di kawasan Manguharjo dekat ring road dinilai tidak layak karena luasnya tidak mencukupi. Sementara opsi kedua di wilayah Kranggan terhalang keberadaan jalan kabupaten yang membuat lahan tidak utuh.

“Pemerintah pusat membutuhkan satu hamparan lahan. Dari seluruh opsi, hanya eks Bengkok Winongo yang sesuai,” jelasnya.

Pemerintah pusat menetapkan standar minimal lahan untuk pendirian SR, yakni seluas 6,8 hektare untuk tiap daerah. Dengan terpenuhinya syarat tersebut, Pemkot Madiun kini bergerak merampungkan proses administrasi. Heri menjelaskan bahwa ada tahapan lanjutan jika lahan yang dipilih berstatus sawah terlindungi. “Harus ada pengajuan ke BPN untuk perubahan pemanfaatan lahan agar bisa masuk program nasional,” ujarnya.

Setelah seluruh persyaratan administrasi beres, pembangunan akan dilanjutkan dengan pengeringan lahan dan penandatanganan kontrak antara pemerintah pusat dan pihak terkait. Pemerintah pusat menanggung penuh biaya pembangunan, sementara Pemkot Madiun berkewajiban menyediakan lahan hibah.

Sementara itu, Dinsos-PPPA mulai melakukan pemetaan calon peserta didik melalui data dapodik serta kategori ekonomi berdasarkan desil. SR ditujukan bagi anak-anak dari keluarga desil 1 dan 2, mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Meski jumlah penduduk relatif kecil, Heri optimistis kuota dapat dipenuhi. “Jumlah warga desil 1–2 sekitar 10 persen, dan itu sudah mencukupi,” tuturnya. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot dan DPRD Kota Madiun Sepakati KUA-PPAS 2027, Fokus pada Ekonomi Inklusif, Pengelolaan Sampah, dan Peningkatan SDM

    Pemkot dan DPRD Kota Madiun Sepakati KUA-PPAS 2027, Fokus pada Ekonomi Inklusif, Pengelolaan Sampah, dan Peningkatan SDM

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun resmi menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun, Rabu (29/7/2026). Penandatanganan nota kesepakatan tersebut menjadi tahapan penting dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah […]

    Bagikan
  • Enam Ruang Kelas SDN Truneng Magetan Rusak, Sekolah Khawatir Ancam Keselamatan Siswa

    Enam Ruang Kelas SDN Truneng Magetan Rusak, Sekolah Khawatir Ancam Keselamatan Siswa

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kondisi bangunan SD Negeri Truneng, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, memprihatinkan. Enam ruang kelas yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar mengalami kerusakan di sejumlah bagian, mulai dari plafon yang ambrol, atap bocor, hingga rangka atap yang lapuk dan keropos. Kerusakan tersebut dikhawatirkan membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik. Pihak sekolah mengaku harus […]

    Bagikan
  • Menikmati Nasi Cokot, Menu Sahur atau Berbuka Puasa Yang Praktis

    Menikmati Nasi Cokot, Menu Sahur atau Berbuka Puasa Yang Praktis

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Bagi masyarakat yang bingung menentukan menu sahur atau berbuka puasa, nasi cokot bisa menjadi pilihan. Makanan yang dijual di Kabupaten Ponorogo ini banyak diburu karena praktis dan harganya terjangkau. Yakni hanya Rp. 5.000 per porsi. Lapak nasi cokot ini berada di depan Pasar Hewan Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo. Meski […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Tekankan Pembangunan Berkelanjutan, Fokus Pendidikan dan SDM

    Wali Kota Madiun Tekankan Pembangunan Berkelanjutan, Fokus Pendidikan dan SDM

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melaksanakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2030 serta Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026 Ke di Asrama Haji Kota Madiun, Kamis (20/03/2025). Kegiatan ini turut dihadiri jajaran DPRD Kota Madiun, OPD hingga […]

    Bagikan
  • Jalan dan Puluhan Rumah di Magetan Terendam Banjir, Imbas Sungai Ulo Meluap

    Jalan dan Puluhan Rumah di Magetan Terendam Banjir, Imbas Sungai Ulo Meluap

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Ruas jalan hingga puluhan rumah di Desa Pencol Kecamatan Kartoharjo Magetan terdampak luapan sungai Ulo pada Selasa (28/1/2025). Mereka menyelamatkan harta bendanya ke tempat yang lebih tinggi. Luapan sungai ini akibat hujan intensitas tinggi yang terjadi di Kabupaten Magetan pada Senin malam (27/1/2025). “Ketinggian air 50 centimeter. Air mulai masuk […]

    Bagikan
  • Mobil Pick Up Bermuatan Pipa PVC Hangus Terbakar di Tol Ngawi

    Mobil Pick Up Bermuatan Pipa PVC Hangus Terbakar di Tol Ngawi

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Insiden kebakaran menimpa sebuah mobil pikap pengangkut pipa PVC dan lem di ruas Tol Ngawi, tepatnya KM 558+900 A, wilayah Desa Widodaren, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Sabtu (13/9/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Kendaraan itu hangus terbakar hingga muatannya tak tersisa. Pengemudi pick up, Atep Jaka (21) asal Bandung, bersama seorang penumpang […]

    Bagikan
expand_less