Berita Terkini
Trending Tags

Apel Penanaman Pohon, Pemkab Madiun Dorong Ketahanan Lingkungan Berkelanjutan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
  • visibility 41
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Madiun menggalakkan penanaman pohon serentak di lereng Gunung Wilis untuk mencegah banjir, Foto: Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Apel Penanaman Pohon dalam rangka Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia sekaligus mendukung program Ketahanan Lingkungan Berkelanjutan (Kaliber) Rabu (10/12/2025).

Sebanyak 6.000 bibit pohon antara lain durian, alpukat, dan mangga ditanam serentak di tiga kecamatan wilayah hulu lereng Gunung Wilis, yakni Gemarang, Kare, dan Dagangan. Kawasan ini dipilih karena merupakan daerah resapan air yang berperan penting terhadap kualitas ekologi Madiun.

Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, menyebut penanaman di wilayah hulu sebagai langkah strategis untuk menjaga kualitas lingkungan hidup. Menurutnya, memasuki musim hujan sejak November, kondisi tanah sedang ideal untuk penanaman.

“Musim hujan sangat mendukung kegiatan menanam pohon. Kawasan hulu ini harus dijaga karena berperan besar dalam menopang ekosistem,” ujar Purnomo.

Tema kegiatan tahun ini, “Merawat Bumi, Menjaga Masa Depan,” menjadi penegasan komitmen Pemkab Madiun dalam pembangunan lingkungan berkelanjutan. Program ini juga selaras dengan misi Bupati Madiun terkait penguatan ketahanan lingkungan.

Purnomo menambahkan, keberadaan pohon di lereng Gunung Wilis berpengaruh langsung pada keberlanjutan sumber mata air dan mitigasi bencana.

“Sumber air harus dijaga. Untuk itu diperlukan tutupan hijau dan pohon-pohon besar agar air terserap dan tidak hilang,” katanya.

Ia juga menyinggung capaian kualitas udara di Kabupaten Madiun yang selama dua tahun terakhir berada pada kategori “sangat baik” berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup.

“Pencapaian ini patut disyukuri, tetapi juga menjadi tantangan. Udara bersih harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Ke depan, Pemkab Madiun menargetkan pembentukan budaya hijau di masyarakat, penguatan ketahanan ekologi, dan terciptanya warisan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Gerakan penanaman pohon ini melibatkan unsur Pentahelix yakni pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan media. Purnomo menegaskan, kolaborasi tersebut menjadi fondasi untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan daerah. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tebing 15 Meter Longsor, Seorang Petani di Panekan Magetan Nyaris Tertimbun

    Tebing 15 Meter Longsor, Seorang Petani di Panekan Magetan Nyaris Tertimbun

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Magetan memicu bencana tanah longsor kembali. Seorang petani bernama Pardi, warga Dusun Dagung, Desa Bedagung, Kecamatan Panekan, nyaris kehilangan nyawa setelah tertimbun material longsor di area kebun, Selasa (11/11/2025) sore. Peristiwa terjadi ketika korban hendak menuju sawah di tengah cuaca gerimis setelah hujan lebat. Saat melintas […]

    Bagikan
  • Ruang Pembina Pramuka Pondok Gontor Ponorogo Terbakar

    Ruang Pembina Pramuka Pondok Gontor Ponorogo Terbakar

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Ponorogo – Suasana Pondok Gontor Ponorogo mendadak Ramai pada Rabu (29/01/2025) dini hari. Kebakaran itu terjadi di ruang pembina Pramuka Pondok Modern Darussalam Gontor.. Api diduga berasal dari korsleting listrik dan menghanguskan sejumlah material di dalam ruangan. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Ponorogo, Bambang Supeno, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul […]

    Bagikan
  • Pendaftaran Ditutup, 9 Orang Berebut Direktur Perumda Sari Gunung

    Pendaftaran Ditutup, 9 Orang Berebut Direktur Perumda Sari Gunung

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pendaftaran calon Direktur dan Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sari Gunung resmi ditutup. Antusiasme pendaftar dinilai cukup tinggi. Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono, menyebut jumlah pendaftar di luar dugaan. “Sangat banyak. Orang yang ingin memperbaiki kinerja Sari Gunung banyak sekali,” ungkapnya, Selasa (09/09/2025). Untuk posisi Dewan Pengawas, tercatat 5–7 […]

    Bagikan
  • Realisasi Pajak Daerah Capai 49 Persen, Bapenda Madiun Fokus Kejar PBB dan Pajak Restoran

    Realisasi Pajak Daerah Capai 49 Persen, Bapenda Madiun Fokus Kejar PBB dan Pajak Restoran

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat realisasi penerimaan pajak daerah telah mencapai 49 persen dari target tahun 2025 sebesar Rp. 174 miliar per 19 Juli lalu. Capaian ini dinilai sejalan dengan proyeksi anggaran kas yang telah ditetapkan dalam rencana tahunan. “Target kumulatif hingga triwulan kedua adalah 40 […]

    Bagikan
  • Ratusan  Warga Rela Berdesakan Demi Beras Gratis dari Gubernur, Khofifah Pastikan Stok Pangan Aman

    Ratusan  Warga Rela Berdesakan Demi Beras Gratis dari Gubernur, Khofifah Pastikan Stok Pangan Aman

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengunjungi pasar pangan murah Ramadan yang digelar di Lapangan Desa Dimong, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, pada Sabtu (29/03/2025). Ratusan Warga Kabupaten Madiun yang hadir pada acara tersebut rela berdesakan desakan demi mendapatkan beras gratis dari Gubernur Jawa Timur  Khofifah Indar Parawansa.  Menurut Khofifah, pasar […]

    Bagikan
  • Proyek Jembatan Klumutan Tidak Terdampak Efisiensi, Tapi Proses Tender Tertunda

    Proyek Jembatan Klumutan Tidak Terdampak Efisiensi, Tapi Proses Tender Tertunda

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Wacana Pemerintah Pusat memangkas beberapa anggaran di lingkup Pemerintah Daerah terus dilakukan. Meski demikian upaya efisiensi sesuai INPRES 1/2025 tersebut tak terdampak pada proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Madiun. Khususnya pada pekerjaan Proyek jembatan di Desa Klumutan Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun.  Proyek Jembatan Klumutan senilai Rp 11 Milyar tersebut masuk […]

    Bagikan
expand_less