Berita Terkini
Trending Tags

Apel Penanaman Pohon, Pemkab Madiun Dorong Ketahanan Lingkungan Berkelanjutan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
  • visibility 142
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Madiun menggalakkan penanaman pohon serentak di lereng Gunung Wilis untuk mencegah banjir, Foto: Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Apel Penanaman Pohon dalam rangka Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia sekaligus mendukung program Ketahanan Lingkungan Berkelanjutan (Kaliber) Rabu (10/12/2025).

Sebanyak 6.000 bibit pohon antara lain durian, alpukat, dan mangga ditanam serentak di tiga kecamatan wilayah hulu lereng Gunung Wilis, yakni Gemarang, Kare, dan Dagangan. Kawasan ini dipilih karena merupakan daerah resapan air yang berperan penting terhadap kualitas ekologi Madiun.

Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, menyebut penanaman di wilayah hulu sebagai langkah strategis untuk menjaga kualitas lingkungan hidup. Menurutnya, memasuki musim hujan sejak November, kondisi tanah sedang ideal untuk penanaman.

“Musim hujan sangat mendukung kegiatan menanam pohon. Kawasan hulu ini harus dijaga karena berperan besar dalam menopang ekosistem,” ujar Purnomo.

Tema kegiatan tahun ini, “Merawat Bumi, Menjaga Masa Depan,” menjadi penegasan komitmen Pemkab Madiun dalam pembangunan lingkungan berkelanjutan. Program ini juga selaras dengan misi Bupati Madiun terkait penguatan ketahanan lingkungan.

Purnomo menambahkan, keberadaan pohon di lereng Gunung Wilis berpengaruh langsung pada keberlanjutan sumber mata air dan mitigasi bencana.

“Sumber air harus dijaga. Untuk itu diperlukan tutupan hijau dan pohon-pohon besar agar air terserap dan tidak hilang,” katanya.

Ia juga menyinggung capaian kualitas udara di Kabupaten Madiun yang selama dua tahun terakhir berada pada kategori “sangat baik” berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup.

“Pencapaian ini patut disyukuri, tetapi juga menjadi tantangan. Udara bersih harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Ke depan, Pemkab Madiun menargetkan pembentukan budaya hijau di masyarakat, penguatan ketahanan ekologi, dan terciptanya warisan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Gerakan penanaman pohon ini melibatkan unsur Pentahelix yakni pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan media. Purnomo menegaskan, kolaborasi tersebut menjadi fondasi untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan daerah. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dianggap Menyesatkan, Warga Lakukan Pembongkaran Makam Palsu

    Dianggap Menyesatkan, Warga Lakukan Pembongkaran Makam Palsu

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah makam yang diduga palsu di kawasan pemakaman Ki Ageng Nur Salim, Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, dibongkar paksa oleh warga pada Rabu (30/4/2025). Pembongkaran dilakukan karena makam tersebut dianggap menyesatkan dan berpotensi mengaburkan sejarah Islam di kawasan tersebut. Aksi pembongkaran dipimpin oleh Perjuangan Walisongo Indonesia (PWI) Ponorogo dengan persetujuan […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Catatkan Kenaikan Penumpang Sekitar 7 Persen

    KAI Daop 7 Catatkan Kenaikan Penumpang Sekitar 7 Persen

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kinerja angkutan penumpang Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menunjukkan tren pertumbuhan positif. Sepanjang September 2025, tercatat sebanyak 444.491 pelanggan diberangkatkan dari wilayah operasional Daop 7. Angka tersebut naik 7 persen atau setara 28.878 penumpang dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencatat 415.613 pelanggan. “Peningkatan ini […]

    Bagikan
  • Tradisi Lebaran yang Bikin Kangen! Dari Sungkeman Haru hingga Anak-anak Berburu “Rezeki Dadakan”

    Tradisi Lebaran yang Bikin Kangen! Dari Sungkeman Haru hingga Anak-anak Berburu “Rezeki Dadakan”

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Suasana hangat dan penuh haru mewarnai perayaan Hari Raya Idul Fitri di berbagai daerah, termasuk di Desa Gontor, Kecamatan Gontor, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Tradisi mudik atau “mulih disik” kembali menjadi momen yang paling dinanti, ketika para perantau pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga. Usai melaksanakan salat Idul Fitri, […]

    Bagikan
  • Akademisi Apresiasi Capaian Kinerja Maidi, Tetapi Tidak Toleransi Soal Korupsi

    Akademisi Apresiasi Capaian Kinerja Maidi, Tetapi Tidak Toleransi Soal Korupsi

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi menjadi sorotan publik dalam beberapa hari terakhir ini. Tidak terkecuali dari kalangan akademisi di Kota Madiun yang turut prihatin atas peristiwa tersebut. Selain Maidi, KPK telah menetapkan 2 tersangka lainnya yakni Thariq Megah, Kepala […]

    Bagikan
  • Tak Ada Kejelasan Soal Hasil Uji Lab Keracunan MBG, Dinkes Ngawi : Kewenangan BGN

    Tak Ada Kejelasan Soal Hasil Uji Lab Keracunan MBG, Dinkes Ngawi : Kewenangan BGN

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dugaan keracunan makanan dari menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur hingga kini belum ada kejelasan. Termasuk soal hasil uji laboratorium sampel makanan MBG yang disantap para siswa. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi menegaskan, instansinya tidak memiliki kewenangan untuk menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut kepada publik. […]

    Bagikan
  • Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Warga Joketro Magetan Gempar

    Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Warga Joketro Magetan Gempar

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Desa Joketro, Kecamatan Parang, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria lanjut usia pada Senin (29/09/2025) pagi. Korban diketahui bernama Sarmo (78), warga setempat yang sehari-hari tinggal seorang diri. Kapolsek Parang, AKP Sukarno, menyampaikan pihak kepolisian mendapat laporan sekitar pukul 07.00 WIB. “Setelah laporan masuk, petugas segera berkoordinasi dengan tim Puskesmas […]

    Bagikan
expand_less