Jumat, 6 Nov 2026
Trending Tags

Jelang Nataru 2025/2026, Disdag Kota Madiun Sidak Pasar dan Ritel, Pastikan Stok Pangan Aman

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • visibility 277
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Disdag Kota Madiun terus melakukan pemantauan kondisi kebutuhan pokok di masyarakat menjelang Nataru,
Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun terus melakukan pemantauan kondisi kebutuhan pokok di masyarakat menjelang natal dan akhir tahun baru 2025/2026. Bersama Satgas Pangan, Disdag melakukan peninjauan di pasar tradisional, gudang Bulog, ritel pangkalan LPG hingga penggilingan padi pada Jumat (19/12/2025). Sidak guna memastikan ketersediaan stok serta stabilitas harga bahan kebutuhan pokok di Kota Madiun selama periode akhir tahun.

Analis Perdagangan Ahli Muda Disdag Kota Madiun, Tri Prasetyaningrum, mengatakan pemantauan ini sekaligus mengantisipasi potensi kendala distribusi dari penyedia barang. “Kami dari Satgas Pangan berharap stok bahan pokok aman dan terkendali, tidak hanya menjelang Nataru, tetapi hingga Ramadan dan Idulfitri,” ujar Tri.

Selain memeriksa ketersediaan stok, Disdag juga memastikan saluran distribusi berjalan lancar. Untuk komoditas gula, misalnya, pihaknya meminta data stok dari distributor serta memantau peredaran di wilayah Kota Madiun.

Tri menjelaskan, sejumlah komoditas volatile food seperti cabai rawit, bawang merah, dan daging sempat mengalami fluktuasi harga. Namun, harga cabai rawit dan bawang merah kini mulai turun seiring masuknya masa panen di daerah pemasok seperti Nganjuk, Kediri, Pare, dan Malang.

“Dengan panen dari daerah asal, harga bawang merah dan cabai rawit mulai turun. Harapannya ke depan harga tetap stabil,” jelasnya.

Saat ini, harga cabai rawit di tingkat grosir sekitar Rp 20 ribu per kilogram, sementara di tingkat konsumen berkisar Rp 40 ribu per kilogram. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan awal Desember yang sempat mendekati Rp 100 ribu per kilogram. Sementara itu, harga bawang merah berada di kisaran Rp 35–40 ribu per kilogram, turun dari sebelumnya yang mencapai Rp 50 ribu per kilogram.

Disdag juga memastikan ketersediaan minyak goreng, gula, serta beras medium dan premium di pasar tradisional, restoran, dan ritel modern masih sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang berlaku di Kota Madiun.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamenko Pangan Panen Jagung di Ponorogo, Dorong Swasembada Pangan

    Wamenko Pangan Panen Jagung di Ponorogo, Dorong Swasembada Pangan

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, bersama Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita melakukan panen jagung di kawasan lahan Perhutani, Kelurahan Ronosentanan, Kecamatan Siman, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat program swasembada pangan nasional. Panen dilakukan di lahan jagung seluas sekitar 198 hektare yang dikelola masyarakat di […]

    Bagikan
  • Gadis Disabilitas Hilang di Magetan, Ditemukan Tewas Tenggelam di Bojonegoro

    Gadis Disabilitas Hilang di Magetan, Ditemukan Tewas Tenggelam di Bojonegoro

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ilut Apriliani (15) gadis penyandang disabilitas intelektual asal Desa Lembeyan Wetan, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, yang sebelumnya dilaporkan hilang di hutan, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di aliran Sungai Bengawan Solo, wilayah Bojonegoro, pada Minggu (11/5/2025). Kabar penemuan jasad korban diperkuat dengan beredarnya video amatir yang menunjukkan sejumlah petugas Badan Penanggulangan […]

    Bagikan
  • Modal Rp200 Ribu, Pemuda Magetan Raup Jutaan Rupiah dari Selada Hidroponik di Lahan Bekas Kebun Ketela

    Modal Rp200 Ribu, Pemuda Magetan Raup Jutaan Rupiah dari Selada Hidroponik di Lahan Bekas Kebun Ketela

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 454
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Siapa sangka, modal awal hanya Rp200 ribu mampu mengubah lahan pekarangan yang sebelumnya kurang produktif menjadi sumber penghasilan jutaan rupiah. Hal itu dibuktikan Rudi Saputra (27), pemuda asal Desa Sumberagung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang sukses mengembangkan budidaya selada hidroponik dengan sistem rumah kaca (greenhouse). Berbekal kemauan belajar secara […]

    Bagikan
  • Teror Ulat Bulu, Siswa SD Terserang Gatal-Gatal

    Teror Ulat Bulu, Siswa SD Terserang Gatal-Gatal

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 303
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Sekolah Dasar Negeri SDN Mruwak 03 di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun diteror ribuan ulat bulu. Sejumlah siswa yang baru masuk sekolah, mengeluh gatal-gatal dibeberapa bagian tubuhnya. Bahkan ada beberapa siswa yang harus pulang lebih awal karena gatal-gatal di sekujur tubuh. Kepala SDN Mruwak 03, Ana Lisdyowati mengungkapkan siswa dan guru di lingkungan […]

    Bagikan
  • Mobil Damkar Tertua Magetan Simpan Cerita Unik, Setiap Dicuci Disebut Kerap Disusul Laporan Kebakaran

    Mobil Damkar Tertua Magetan Simpan Cerita Unik, Setiap Dicuci Disebut Kerap Disusul Laporan Kebakaran

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di balik deretan armada milik Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tersimpan sebuah kendaraan lawas yang memiliki kisah tersendiri. Mobil pemadam kebakaran berusia lebih dari empat dekade itu tak hanya menjadi saksi berbagai peristiwa besar, tetapi juga dikenal di kalangan petugas karena cerita unik yang terus diwariskan dari […]

    Bagikan
  • Angin Kencang  Terjang Sejumlah Desa di Madiun, BPBD Lakukan Assessment

    Angin Kencang  Terjang Sejumlah Desa di Madiun, BPBD Lakukan Assessment

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Madiun pada Kamis (12/2/2026) sore. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan ringan pada sejumlah rumah warga di beberapa titik lokasi. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan kejadian bermula sekitar pukul 15.20 WIB […]

    Bagikan
expand_less