Berita Terkini
Trending Tags

Mobil Damkar Tertua Magetan Simpan Cerita Unik, Setiap Dicuci Disebut Kerap Disusul Laporan Kebakaran

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
  • visibility 108
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mobil Damkar lawas “Mbah Kung” masih aktif di Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Di balik deretan armada milik Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tersimpan sebuah kendaraan lawas yang memiliki kisah tersendiri. Mobil pemadam kebakaran berusia lebih dari empat dekade itu tak hanya menjadi saksi berbagai peristiwa besar, tetapi juga dikenal di kalangan petugas karena cerita unik yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Mobil pemadam jenis Isuzu Forward keluaran era 1970-an dengan pelat nomor AE 8277 PP tersebut akrab disapa “Mbah Kung” oleh para personel Damkar Magetan.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Magetan, Ali Sukamto, mengungkapkan bahwa di lingkungan petugas telah lama berkembang cerita bahwa setiap kali Mbah Kung selesai dicuci, tak lama kemudian hampir selalu muncul laporan kebakaran.

Meski terdengar seperti mitos, Ali menegaskan para personel tidak memaknainya sebagai sesuatu yang bersifat mistis. Cerita tersebut lebih dianggap sebagai pengalaman unik yang berulang kali terjadi selama bertahun-tahun bertugas di lapangan.

“Teman-teman sudah sering memperhatikan polanya. Kalau Mbah Kung dicuci, biasanya tidak lama kemudian pasti ada kejadian kebakaran. Sudah beberapa kali seperti itu, sehingga menjadi cerita turun-temurun di lingkungan Damkar,” ujar Ali.

Menurutnya, kebetulan serupa sudah terlalu sering dialami oleh anggota sehingga akhirnya menjadi bagian dari cerita keseharian di markas Damkar. Bahkan, para petugas kerap berseloroh seolah-olah Mbah Kung memberikan “isyarat” sebelum mereka kembali disibukkan dengan panggilan darurat.

Image Not Found
Cerita unik Mbah Kung, dicuci lalu muncul laporan kebakaran. Foto : Kus-Sinergia

“Anehnya, begitu selesai dicuci, sering sekali muncul laporan kebakaran. Itu yang kemudian menjadi cerita di antara teman-teman,” katanya sambil tersenyum.

Di balik cerita unik tersebut, Mbah Kung memiliki rekam jejak panjang dalam operasi penyelamatan. Armada ini mulai berdinas di Magetan sekitar awal 1980-an dan hingga kini masih berstatus aktif meski lebih sering disiagakan sebagai kendaraan cadangan.

Selama masa pengabdiannya, mobil tua itu pernah diterjunkan dalam sejumlah penanganan kebakaran besar, di antaranya kebakaran kereta api tangki di Kabupaten Ngawi pada 2004, kebakaran Pasar Sayur Magetan pada 2016, serta kebakaran Pasar Legi Songgolangit Ponorogo pada 2017.

Ali juga mengungkapkan salah satu keistimewaan Mbah Kung adalah kondisi mesinnya yang masih sangat terawat. Hingga kini mesin kendaraan tersebut belum pernah mengalami turun mesin dan sebagian besar komponennya masih menggunakan suku cadang asli pabrikan.

Namun demikian, usia kendaraan mulai memengaruhi beberapa bagian, terutama sistem pengereman. Karena alasan keselamatan, armada ini kini hanya digunakan pada kondisi tertentu dan medan yang relatif aman.

“Mesinnya masih orisinal semua. Belum pernah turun mesin. Yang mulai menjadi kendala hanya kampas rem. Kalau dipakai di jalan menanjak atau turunan memang sudah kurang aman, tetapi untuk jalan datar masih sanggup bertugas,” jelasnya.

Bagi keluarga besar Damkar Magetan, Mbah Kung bukan sekadar kendaraan operasional. Mobil tua tersebut telah menjadi simbol dedikasi para petugas dalam menjalankan ribuan misi penyelamatan sekaligus menyimpan kisah unik yang terus hidup di tengah para personel. Terlepas dari benar atau tidaknya keterkaitan dengan munculnya laporan kebakaran, cerita tentang Mbah Kung yang “mengundang” sirene setiap kali selesai dicuci tetap menjadi bagian dari warna kehidupan para petugas pemadam kebakaran di Magetan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belasan Rumah di Ngluyu dan Lengkong Direnovasi

    Belasan Rumah di Ngluyu dan Lengkong Direnovasi

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Belasan rumah tidak layak huni di Kecamatan Ngluyu dan Lengkong menjadi sasaran dalam program TMMD ke-124 Kodim 0810/Nganjuk. Salah satunya milik Sholikin, warga Desa Lengkong Lor, Kecamatan Ngluyu. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai buruh serabutan itu tak pernah menyangka. Rumahnya yang dulu hanya terbuat dari bilah bambu dan kayu akan direnovasi. […]

    Bagikan
  • Penantian Sejak Muda Berbuah Manis, Mbah Robiah Rela Jual Tanah Demi Berangkat ke Tanah Suci

    Penantian Sejak Muda Berbuah Manis, Mbah Robiah Rela Jual Tanah Demi Berangkat ke Tanah Suci

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebahagiaan tengah dirasakan Siti Robiah (91), warga Dusun Jatisari, Desa Prajegan, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo. Di usia senjanya, ia akhirnya mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji setelah menunggu selama enam tahun sejak mendaftar pada 2020. Nenek yang akrab disapa Mbah Robiah tersebut tercatat sebagai calon jemaah haji tertua asal Ponorogo tahun 2026. Ia dijadwalkan […]

    Bagikan
  • Usai Lantik 138 Pejabat, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Terjaring OTT KPK

    Usai Lantik 138 Pejabat, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Terjaring OTT KPK

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Usai kabar Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK), kondisi rumah dinas Pringgitan pada Jumat (07/11/2025) malam tampak lengang. Padahal, siang tadi, Sugiri baru saja melakukan mutasi besar-besaran terhadap 138 jabatan aparatur sipil negara (ASN). Mutasi tersebut menyasar pejabat mulai tingkat Kepala OPD, Sekretaris, […]

    Bagikan
  • Mengejutkan, Kepala Desa Taji Magetan Mengajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya

    Mengejutkan, Kepala Desa Taji Magetan Mengajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang tutup tahun 2025, Pemerintahan Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, diguncang kabar mengejutkan. Kepala Desa Taji, Sigit Supriyadi, diketahui mengajukan pengunduran diri secara resmi melalui surat yang ditandatangani pada 19 Desember 2025 di atas materai. Dalam dokumen tersebut, Sigit menyampaikan permohonan izin mengundurkan diri tanpa paksaan pihak mana pun. Ia […]

    Bagikan
  • Residivis di Ngawi Kembali Berulah, Curi Uang dan Dua Motor sebelum Dilumpuhkan Polisi

    Residivis di Ngawi Kembali Berulah, Curi Uang dan Dua Motor sebelum Dilumpuhkan Polisi

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang residivis pencurian di Kabupaten Ngawi kembali ditangkap setelah melakukan serangkaian aksi kriminal, mulai dari pencurian uang puluhan juta rupiah hingga dua unit sepeda motor. Pelaku bernama Samidi (50), warga Desa Gelung, Kecamatan Paron, terpaksa ditembak kakinya oleh polisi karena melawan saat pengembangan kasus untuk menunjukkan lokasi barang bukti. Peristiwa penembakan […]

    Bagikan
  • Rock MRC Gelar Festival Musik untuk Meriahkan Hari Jadi ke-107 Kota Madiun

    Rock MRC Gelar Festival Musik untuk Meriahkan Hari Jadi ke-107 Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-107 Kota Madiun, komunitas musik Rock MRC menggelar event kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak. Acara ini tak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap perkembangan musik rock tanah air, khususnya dalam upaya regenerasi musisi muda. Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Founder Rock MRC, […]

    Bagikan
expand_less