Berita Terkini
Trending Tags

Proyek Jembatan Klumutan Molor, Bupati Madiun Monev 3 Paket Pekerjaan Fisik

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 162
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun beserta jajaran meninjau Proyek fisik jembatan klumutan, Foto Istimewa

Sinergia | Madiun — Proyek pembangunan Jembatan Klumutan di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, belum rampung meski melewati batas kontrak. Hal itu terungkap saat Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pada Selasa (23/12/2025).

Jembatan senilai Rp9,1 miliar yang dikerjakan CV Dwi Tunggal Sejati tersebut seharusnya selesai pada 17 Desember 2025. Namun hingga 23 Desember, sejumlah pekerjaan seperti pasangan batu kali talud Jembatan dan pengaspalan masih berlangsung, dengan pekerja terlihat lembur mengejar ketertinggalan.

Bupati Hari Wuryanto menyebut proyek ini merupakan paket Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2025 sekaligus proyek fisik terakhir tahun ini. Ia menilai keterlambatan terjadi karena perencanaan awal yang belum matang.

“Seharusnya proyek diawali analisis menyeluruh. Sejak 2022 sudah mulai dipikirkan, tapi karena COVID tertunda. Saat pelaksanaan muncul persoalan tanah warga, erosi, dan tiang listrik,” ujar  Bupati Hari.

Meski demikian, ia berharap jembatan yang telah lama dinantikan warga Desa Klumutan itu dapat segera difungsikan dan memberi manfaat nyata.

Pihak pelaksana, Direktur CV Dwi Tunggal Sejati Rio Wing Dinaryhadi, menegaskan komitmen menyelesaikan proyek sesuai kontrak hingga tanggal 28 Desember mendatang. 

Kontraktor telah menandatangani adendum perpanjangan waktu dan bersedia menanggung denda keterlambatan sebesar Rp8,9 juta per hari sesuai perhitungan Dinas PUPR.

“Deviasi pekerjaan sempat 17 persen, sekarang tinggal di bawah 10 persen. Pekerjaan utama tersisa pengaspalan,” kata Rio.

Ia menyebut kendala utama berasal dari pembebasan lahan dan relokasi tiang listrik PLN yang tidak sepenuhnya terprediksi pada tahap perencanaan. Untuk mengejar target, kontraktor menambah jam kerja dan lembur.

Pemerintah Kabupaten Madiun berharap proyek ini segera rampung tanpa mengorbankan mutu, sekaligus menjadi evaluasi agar perencanaan infrastruktur ke depan lebih komprehensif dan minim keterlambatan.

Selain meninjau proyek jembatan Bupati Madiun bersama rombongan juga meninjau hasil pekerjaan fisik tiga proyek di RSUD Caruban dan proyek pekerjaan gedung di SMPN 2 Mejayan. (Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 H Jatuh di Tanggal 1 Maret 2025

    Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 H Jatuh di Tanggal 1 Maret 2025

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Yogyakarta – PP Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan 1446 hijriah. Dikutip dari keterangan resmi yang disampaikan Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhammad Sayuti melalui konferensi pers dalam website resmi muhammadiyah.or.id Rabu (12/2/2025). Turut hadir pada acara tersebut, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir serta Ketua PP Muhammadiyah Syamsul Anwar dan Agung Danarto. “Muhammadiyah tetapkan 1 Ramadan […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hanguskan Kandang, Empat Kambing dan Unggas Mati

    Kebakaran Hanguskan Kandang, Empat Kambing dan Unggas Mati

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran kandang ternak terjadi di Desa Maospati, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Sabtu (6/9/2025) sore. Dalam musibah ini, empat ekor kambing dan sejumlah unggas mati terpanggang, kerugian pun ditaksir mencapai belasan juta rupiah. Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Api diduga berasal dari perapian yang digunakan untuk menghangatkan kandang dan mengusir […]

    Bagikan
  • Teknisi WiFi Ditemukan Tewas di Atap Rumah Warga Magetan, Diduga Alami Serangan Jantung

    Teknisi WiFi Ditemukan Tewas di Atap Rumah Warga Magetan, Diduga Alami Serangan Jantung

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang teknisi jaringan internet ditemukan tewas di atas atap rumah warga di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin (30/3/2026) sore. Korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung saat melakukan perbaikan kabel WiFi seorang diri. Korban diketahui bernama Lukmanto (48), warga Madiun. Ia saat itu tengah memperbaiki jaringan internet di rumah milik Sumadi, […]

    Bagikan
  • PDIP Magetan Dapat “Alarm Keras” dari DPP, Diana Sasa Tegaskan Evaluasi Total

    PDIP Magetan Dapat “Alarm Keras” dari DPP, Diana Sasa Tegaskan Evaluasi Total

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – PDI Perjuangan Magetan memasuki fase evaluasi besar setelah mengalami rangkaian hasil kurang memuaskan pada Pemilu 2024 serta dua Pilkada beruntun. Ketua DPC PDIP Magetan terpilih, Diana Sasa, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut membuat DPP memberikan perhatian serius pada Magetan. Menurut Diana, kekalahan beruntun di tingkat legislatif dan eksekutif merupakan penanda bahwa PDIP […]

    Bagikan
  • Menyingkap Jejak Kampung Jerman di Telaga Sarangan, Sejarah Sunyi dari Masa Pendudukan Jepang

    Menyingkap Jejak Kampung Jerman di Telaga Sarangan, Sejarah Sunyi dari Masa Pendudukan Jepang

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Telaga Sarangan di Kabupaten Magetan selama ini dikenal luas sebagai salah satu destinasi wisata alam terpopuler di Jawa Timur. Hamparan telaga dengan latar perbukitan hijau dan udara sejuk menjadi daya tarik wisatawan sejak masa kolonial Belanda. Namun di balik pesonanya, kawasan ini menyimpan babak sejarah yang jarang disorot. Yakni hadirnya komunitas […]

    Bagikan
  • Seleksi Sekda Magetan Diperpanjang, Tiga Peserta Lolos Administrasi

    Seleksi Sekda Magetan Diperpanjang, Tiga Peserta Lolos Administrasi

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka dan Kompetitif Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan memperpanjang masa pendaftaran calon pejabat. Perpanjangan ini diumumkan setelah jumlah peserta yang mendaftar belum memenuhi ketentuan minimal. Berdasarkan pengumuman bernomor 800.1.3.3/8/PANSEL-STJPT/2025, masa pendaftaran yang semula ditutup pada 18 Agustus 2025 kini diperpanjang hingga 24 Agustus 2025. […]

    Bagikan
expand_less