Berita Terkini
Trending Tags

Kandang Ayam di Magetan Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 900 Juta

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • visibility 191
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kebakaran melanda kandang ayam di Desa Bibis, Sukomoro, Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebakaran hebat melanda kandang ayam di Desa Bibis, Sukomoro, Magetan milik P. Gigih Bakti Laksana, warga Desa Mejayan RT 02/RW 01, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Kebakaran pada Minggu (04/01/2026) petan ini, tidak hanya membakar bangunan, namun sejumlah fasilitas pendukung dan persediaan peralatan ternak turut hangus terbakar. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, pemilik kandang mengalami kerugian besar yang ditaksir mencapai Rp. 900 juta.

Peristiwa bermula ketika seorang pegawai kandang melihat api mulai membesar dari area pemanas sekitar pukul 18.47 WIB. Melihat situasi kian berbahaya, pegawai tersebut segera menyampaikan laporan kepada petugas Pemadam Kebakaran Satpol PP Magetan.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Magetan, Ali Sukamto, mengatakan bahwa petugas langsung bergerak cepat begitu menerima aduan tersebut.

“Begitu laporan masuk, Regu 4 kami siagakan dan langsung dikerahkan lengkap dengan tim pendukung,” jelas Ali.

Tim tiba sekitar pukul 19.00 WIB dengan membawa empat unit kendaraan yaknu satu unit mobil rescue dan tiga unit mobil suplai air. Petugas yang tergabung dalam Regu 4 dibantu sejumlah personel tambahan melakukan penanganan di lokasi kejadian. Kondisi api sudah membesar di bagian tengah kandang.

Proses pemadaman dilakukan secara menyeluruh, disusul dengan pembasahan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa. Ali menjelaskan bahwa tahap overhaul atau pengecekan ulang menjadi bagian penting dari prosedur tersebut.

“Setelah api kami padamkan, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh agar tak ada titik panas yang bisa memicu kebakaran ulang,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran dipicu oleh kebocoran pada alat pemanas ayam yang menggunakan bahan bakar gasolec. Percikan api dari kebocoran diduga cepat menyebar mengingat material kandang sebagian besar mudah terbakar.

Api melahap atap, dinding, tempat pakan, peralatan ternak, serta sebagian fasilitas kandang lainnya. Kejadian ini tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik tetapi juga mengganggu aktivitas operasional peternakan.

Mengantisipasi kejadian serupa, Ali mengimbau kepada para peternak di wilayah Magetan dan sekitarnya agar lebih rutin memeriksa instalasi pemanas maupun perangkat yang menggunakan bahan bakar gas.

Menurutnya, kebocoran kecil sekalipun dapat memicu kebakaran besar jika tidak terdeteksi sejak dini.

“Kami mengimbau seluruh peternak untuk melakukan pengecekan berkala, khususnya pada alat pemanas berbahan gas yang rentan mengalami kebocoran,” tegasnya.

Satpol PP Magetan juga berencana meningkatkan sosialisasi mengenai manajemen risiko kebakaran di kandang ternak, termasuk pentingnya pemasangan alat deteksi dini serta prosedur menangani kebocoran pada bahan bakar alternatif seperti gasolec. Kebakaran di Sukomoro ini menjadi pengingat bahwa fasilitas peternakan modern pun rentan terhadap bahaya jika aspek keselamatan tidak diperhatikan secara menyeluruh.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Prediksi Puncak Mudik 18 Maret dan Target Angkut 229 Ribu Penumpang

    Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Prediksi Puncak Mudik 18 Maret dan Target Angkut 229 Ribu Penumpang

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyiapkan berbagai layanan tambahan untuk menghadapi lonjakan penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2026. Selain menambah perjalanan kereta, KAI juga memprediksi peningkatan jumlah penumpang dibandingkan tahun sebelumnya. Vice President KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi, mengatakan pada masa angkutan Lebaran tahun ini […]

    Bagikan
  • Selama Nataru Pemkot Melarang Keras Penggunaan Sound Horeg

    Selama Nataru Pemkot Melarang Keras Penggunaan Sound Horeg

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) menjadi atensi Pemkot Madiun. Mulai dari pola pengamanan, kebutuhan pokok, hingga event telah disiapkan. Konvoi menggunakan knalpot brong dan sound horeg dilarang melintas di jalanan Kota Pendekar. Pemkot akan menyiapkan sejumlah tempat yang bisa digunakan masyarakat untuk menyambut tahun baru 2025. Meliputi, […]

    Bagikan
  • Rumah Burung Hantu di Madiun Tumbuh Pesat, 500 Lebih Hunian Predator Ini Tersebar di 11 Kecamatan

    Rumah Burung Hantu di Madiun Tumbuh Pesat, 500 Lebih Hunian Predator Ini Tersebar di 11 Kecamatan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun sedang getol melindungi keberadaan burung hantu. Data menyebut lebih dari 500 unit Rumah Burung Hantu (Rubuha) tersebar di 11 kecamatan. Rubuha ini dibangun sebagai upaya pengendalian hama tikus secara alami di lahan pertanian warga. Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun, Soedjiono, mengakui program rubuha setiap tahun […]

    Bagikan
  • Disnakerin Terima Laporan Ijazah Karyawan CV SJA Diklaim Sudah Dikembalikan

    Disnakerin Terima Laporan Ijazah Karyawan CV SJA Diklaim Sudah Dikembalikan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Polemik penahanan ijazah karyawan oleh perusahaan produsen plastik CV Sukses Jaya Abadi (SJA) di Desa Wonoasri, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, mulai menemui titik terang. Pihak manajemen perusahaan melaporkan telah mengembalikan seluruh ijazah yang sebelumnya ditahan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun, Selasa (28/4/2026). Kepala Disnakerin Kabupaten Madiun, Arik […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun dan TNI-Polri Gelar Kurve Bersihkan Sungai dan Pangkas Pohon Rawan Roboh

    Pemkot Madiun dan TNI-Polri Gelar Kurve Bersihkan Sungai dan Pangkas Pohon Rawan Roboh

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama jajaran TNI-Polri menggelar aksi kerja bakti (kurve) di sejumlah titik pada Jumat (20/2/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) kepala daerah terkait penguatan kepedulian terhadap lingkungan. Aksi kurve dipusatkan di wilayah Kelurahan Mojorejo, Kecamatan Taman, Kota […]

    Bagikan
  • Tak Mau Ambil Risiko Saat Mudik, KAI Daop 7 Madiun Periksa Jalur KA Talun–Tulungagung

    Tak Mau Ambil Risiko Saat Mudik, KAI Daop 7 Madiun Periksa Jalur KA Talun–Tulungagung

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memastikan kesiapan sarana dan prasarana perjalanan kereta api. Salah satu langkah yang dilakukan adalah inspeksi jalur menggunakan lori dresin dari Stasiun Talun hingga Stasiun Tulungagung. Kegiatan cek lintas tersebut dipimpin langsung Vice President Daop 7 Madiun, […]

    Bagikan
expand_less