Berita Terkini
Trending Tags

Kandang Ayam di Magetan Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 900 Juta

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • visibility 216
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kebakaran melanda kandang ayam di Desa Bibis, Sukomoro, Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebakaran hebat melanda kandang ayam di Desa Bibis, Sukomoro, Magetan milik P. Gigih Bakti Laksana, warga Desa Mejayan RT 02/RW 01, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Kebakaran pada Minggu (04/01/2026) petan ini, tidak hanya membakar bangunan, namun sejumlah fasilitas pendukung dan persediaan peralatan ternak turut hangus terbakar. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, pemilik kandang mengalami kerugian besar yang ditaksir mencapai Rp. 900 juta.

Peristiwa bermula ketika seorang pegawai kandang melihat api mulai membesar dari area pemanas sekitar pukul 18.47 WIB. Melihat situasi kian berbahaya, pegawai tersebut segera menyampaikan laporan kepada petugas Pemadam Kebakaran Satpol PP Magetan.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Magetan, Ali Sukamto, mengatakan bahwa petugas langsung bergerak cepat begitu menerima aduan tersebut.

“Begitu laporan masuk, Regu 4 kami siagakan dan langsung dikerahkan lengkap dengan tim pendukung,” jelas Ali.

Tim tiba sekitar pukul 19.00 WIB dengan membawa empat unit kendaraan yaknu satu unit mobil rescue dan tiga unit mobil suplai air. Petugas yang tergabung dalam Regu 4 dibantu sejumlah personel tambahan melakukan penanganan di lokasi kejadian. Kondisi api sudah membesar di bagian tengah kandang.

Proses pemadaman dilakukan secara menyeluruh, disusul dengan pembasahan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa. Ali menjelaskan bahwa tahap overhaul atau pengecekan ulang menjadi bagian penting dari prosedur tersebut.

“Setelah api kami padamkan, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh agar tak ada titik panas yang bisa memicu kebakaran ulang,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran dipicu oleh kebocoran pada alat pemanas ayam yang menggunakan bahan bakar gasolec. Percikan api dari kebocoran diduga cepat menyebar mengingat material kandang sebagian besar mudah terbakar.

Api melahap atap, dinding, tempat pakan, peralatan ternak, serta sebagian fasilitas kandang lainnya. Kejadian ini tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik tetapi juga mengganggu aktivitas operasional peternakan.

Mengantisipasi kejadian serupa, Ali mengimbau kepada para peternak di wilayah Magetan dan sekitarnya agar lebih rutin memeriksa instalasi pemanas maupun perangkat yang menggunakan bahan bakar gas.

Menurutnya, kebocoran kecil sekalipun dapat memicu kebakaran besar jika tidak terdeteksi sejak dini.

“Kami mengimbau seluruh peternak untuk melakukan pengecekan berkala, khususnya pada alat pemanas berbahan gas yang rentan mengalami kebocoran,” tegasnya.

Satpol PP Magetan juga berencana meningkatkan sosialisasi mengenai manajemen risiko kebakaran di kandang ternak, termasuk pentingnya pemasangan alat deteksi dini serta prosedur menangani kebocoran pada bahan bakar alternatif seperti gasolec. Kebakaran di Sukomoro ini menjadi pengingat bahwa fasilitas peternakan modern pun rentan terhadap bahaya jika aspek keselamatan tidak diperhatikan secara menyeluruh.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Magetan Akan Panggil KONI, Evaluasi Total Usai Gagal di Porprov Jatim

    DPRD Magetan Akan Panggil KONI, Evaluasi Total Usai Gagal di Porprov Jatim

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kegagalan kontingen Kabupaten Magetan di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX/2025 memantik langkah tegas dari legislatif. Komisi A DPRD Magetan berencana memanggil Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Magetan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap arah kebijakan olahraga daerah. “Olahraga kita ini harus di-review, ya. Kita ingin kontribusi yang lebih positif […]

    Bagikan
  • Bumdes Tidak Butuh Orang Pintar, Lebih Utama Sosok Berjiwa Bisnis

    Bumdes Tidak Butuh Orang Pintar, Lebih Utama Sosok Berjiwa Bisnis

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes ) hingga kini masih menarik untuk dikulik. Sebagai komponen pendulang pendapatan asli desa, hadirnya Bumdes tidak harus dikomando orang pintar. Justru sosok pengurus berjiwa bisnis tinggi yang cukup pas menahkodai Bumdes. Pernyataan ini muncul dari seorang tenaga ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Madiun, Deyisnil Fariadi […]

    Bagikan
  • Angka Dispensasi Kawin Remaja di Magetan Capai 68 Kasus Sepanjang 2025, Mayoritas Hamil di Luar Nikah

    Angka Dispensasi Kawin Remaja di Magetan Capai 68 Kasus Sepanjang 2025, Mayoritas Hamil di Luar Nikah

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tingkat perilaku seks bebas di kalangan remaja Kabupaten Magetan masih terbilang mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2025, Pengadilan Agama (PA) Magetan menerima sedikitnya 68 permohonan dispensasi kawin. Ironisnya hal itu dikarenakan kehamilan di luar nikah maupun tertangkap berhubungan badan oleh keluarga atau warga. Menurut Hakim Pengadilan Agama Magetan, Sunyoto dari 68 perkara yang […]

    Bagikan
  • Tipu Calon Jemaah Umroh dan Haji, Pemilik Ladima Tour Masuk Bui

    Tipu Calon Jemaah Umroh dan Haji, Pemilik Ladima Tour Masuk Bui

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 186
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Berhati-hatilah dalam memilih biro Umroh dan Haji. Penyidik Satreskrim Polres Madiun berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial J (42) asal Desa Wagirlor, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo atas dugaan penipuan yang melibatkan biro perjalanan umroh dan haji yang dikelolanya, yakni Ladima Tour and Travel. Kasus penipuan ini terungkap usai tujuh calon jamaah haji melaporkan […]

    Bagikan
  • PT Pupuk Indonesia Lakukan Pemantauan Lapangan Terkait Distribusi Pupuk Subsidi

    PT Pupuk Indonesia Lakukan Pemantauan Lapangan Terkait Distribusi Pupuk Subsidi

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Menjelang akhir 2025, PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan distribusi dan stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Madiun berada dalam kondisi aman dan terkendali. Pemantauan dilakukan langsung di sejumlah kios resmi, salah satunya di Desa Klorogan, Kecamatan Geger, Kamis (13/11/2025). Assistant Account Executive PT Pupuk Indonesia wilayah Kabupaten dan Kota Madiun, Danang Priansyah, […]

    Bagikan
  • Minibus Rombongan Takziah Terjun ke Jurang 25 Meter di Madiun, 1 Penumpang Tewas dan 6 Terluka

    Minibus Rombongan Takziah Terjun ke Jurang 25 Meter di Madiun, 1 Penumpang Tewas dan 6 Terluka

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan maut menimpa rombongan takziah di Kabupaten Madiun, Rabu (22/7/2026) malam. Sebuah minibus Toyota Avanza yang membawa tujuh penumpang terjun ke jurang sedalam sekitar 25 meter di Dukuh Seprau, Desa Segulung, Kecamatan Dagangan.  Akibat insiden tersebut, satu penumpang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul […]

    Bagikan
expand_less