Berita Terkini
Trending Tags

Warung Reyog Tua, Menjaga Rasa dan Budaya di dekat Sawah Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 103
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warung Reyog Tua memilih bertahan dengan nuansa tradisional Jawa, Foto : Ega Patria-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Di tengah maraknya warung dan kafe berkonsep modern ala Barat, sebuah warung sederhana di Desa Sawuh, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, justru tampil dengan wajah berbeda. Warung Reyog Tua memilih bertahan dengan nuansa tradisional Jawa yang kental, baik dari bangunan, koleksi budaya, hingga menu yang disajikan.

Warung yang berdiri tak jauh dari area persawahan ini hanya berjarak sekitar 10 menit dari pusat Kota Ponorogo. Bangunannya berupa rumah kayu khas Jawa, dipenuhi berbagai ornamen jadul yang menghadirkan suasana pedesaan dan nostalgia masa lalu.

Tak sekadar tempat makan, Warung Reyog Tua juga menjadi ruang edukasi budaya. Di dalamnya tersimpan 10 barongan reyog atau topeng harimau khas kesenian Reyog Ponorogo. Barongan-barongan tersebut memiliki usia yang berbeda, dengan koleksi tertua dibuat pada tahun 1921.

Pemilik Warung Reyog Tua, Dimar Yono (37), mengatakan konsep utama yang diusung adalah pelestarian budaya. Selain membuka warung makan dan kopi, pihaknya rutin mengadakan kegiatan edukasi untuk pelajar.

“Konsepnya memang budaya. Kami juga sering mengedukasi anak-anak sekolah. Dua sampai tiga bulan sekali ada kegiatan tabuhan reyog. Koleksi reyog kami dari tahun 1921 sampai 1980, sehingga bentuknya berbeda-beda,” ujar Dimar.

Image Not Found
Warung Reyog Tua juga menjadi ruang edukasi budaya dengan menghadirkan 10 barongan reyog atau topeng harimau khas kesenian Reyog Ponorogo. Foto : Ega Patria-Sinergia

Sejalan dengan konsep tersebut, menu yang disajikan pun merupakan kuliner jadul yang kini mulai jarang ditemui. Di antaranya nasi goreng tiwul hitam serta degan bakar yang dipadukan dengan rempah-rempah tradisional.Harga menu dibanderol terjangkau, mulai Rp15 ribu.

Lastri Widjayanti, salah seorang pengunjung, mengaku terkesan dengan cita rasa menu yang disajikan. “Saya pesan nasi goreng tiwul, ciri khas tiwulnya terasa banget. Ini pertama kali ke sini dan juga baru mencoba degan bakar, rasanya beda, enak, dan terasa segar di badan,” tuturnya.

Hal serupa disampaikan pengunjung lain, Wuri Wulandari. Ia datang ke Warung Reyog Tua karena ingin berwisata kuliner sekaligus bernostalgia. “Pengen kulineran sambil wisata. Sempat viral di TikTok, jadi penasaran. Selain itu juga ingin nostalgia dengan makanan jadul,” katanya.

Dengan memadukan kuliner tradisional, suasana alam persawahan, serta koleksi budaya reyog yang bernilai sejarah, Warung Reyog Tua menjadi alternatif wisata kuliner sekaligus wisata budaya di Ponorogo.(ega). 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Pelajar Jalani Sidang Tilang, STNK dan SIM Diambil di Kejaksaan Negeri Ponorogo

    Ribuan Pelajar Jalani Sidang Tilang, STNK dan SIM Diambil di Kejaksaan Negeri Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sedikitnya 1.300 pelanggar lalu lintas mengikuti proses pengambilan berkas tilang di Kantor Kejaksaan Negeri Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (25/2/2026). Mayoritas pelanggar yang datang merupakan kalangan pelajar yang sebelumnya terjaring razia dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026. Sejak pagi hari, area Kantor Kejaksaan Negeri Ponorogo di Jalan MT Haryono dipadati pelajar dari berbagai […]

    Bagikan
  • Buruh Harian Lepas Mengaku Intel TNI, Berujung Damai Usai Dilaporkan

    Buruh Harian Lepas Mengaku Intel TNI, Berujung Damai Usai Dilaporkan

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus penipuan dengan modus mengaku sebagai anggota intel TNI AD mencuat di Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi. Seorang buruh harian lepas berinisial R (37), warga Bantul, dilaporkan keluarga A (21) setelah menikahi korban secara siri. Kapolsek Pangkur, AKP Nur Hidayat, menjelaskan awal mula kasus ini terjadi ketika korban berkenalan dengan R di […]

    Bagikan
  • Bule Suriah Niat Lamar Pujaan Hati, Malah Ditangkap Imigrasi

    Bule Suriah Niat Lamar Pujaan Hati, Malah Ditangkap Imigrasi

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang warga negara asing (WNA) asal Suriah berinisial BD (24 tahun) diamankan petugas Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo setelah diduga melakukan pelanggaran izin tinggal kunjungan (ITK). BD ditangkap sehari setelah kedatangannya di Ponorogo, tepatnya pada (13/06/2025). Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo, Happy Reza Dipayuda, menjelaskan bahwa WNA tersebut datang ke […]

    Bagikan
  • Dindik Ponorogo Tak Larang Sekolah Gelar Perpisahan dan Study Tour, Tapi Wajib Patuhi Syarat Ini

    Dindik Ponorogo Tak Larang Sekolah Gelar Perpisahan dan Study Tour, Tapi Wajib Patuhi Syarat Ini

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo tidak melarang sekolah-sekolah di bawah naungannya untuk menggelar acara perpisahan maupun study tour. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dindik Kabupaten Ponorogo, Nurhadi Hanuri, yang menyatakan ada syarat yang harus diperhatikan oleh pihak sekolah jika mengadakan kegiatan perpisahan dan study tour. “Perpisahan boleh, study tour juga […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Siapkan SE Gerakan Hemat Energi, ASN Bakal Diajak Bersepeda

    Pemkab Madiun Siapkan SE Gerakan Hemat Energi, ASN Bakal Diajak Bersepeda

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun hingga kini belum menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait kebijakan efisiensi gerakan hemat energi di lingkungan ASN. Namun, aturan tersebut  sedang dalam tahap penggodokan dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan pihaknya tengah menggodok skema kebijakan, termasuk penerapan work from home (WFH) bagi aparatur […]

    Bagikan
  • Operasi Ketupat 2025, 17 Kasus Kecelakaan, 26 Orang Luka-Luka

    Operasi Ketupat 2025, 17 Kasus Kecelakaan, 26 Orang Luka-Luka

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Kabupaten Madiun – Lonjakan arus kendaraan selama masa mudik dan balik Lebaran 2025 di Kabupaten Madiun berdampak pada meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas. Tercatat, dalam kurun waktu hampir dua pekan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2025, sedikitnya 17 kejadian kecelakaan terjadi di wilayah hukum Polres Madiun. Kasatlantas Polres Madiun, AKP Andrian Pratama, mengungkapkan dari […]

    Bagikan
expand_less