Berita Terkini
Trending Tags

BPBD Kota Madiun Waspadai Dampak Musim Kemarau Panjang, Petakan Daerah Rawan Krisis Air Bersih

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 252
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BPBD cek tangki tangki air dan petakan wilayah rawan dampak kemarau di Madiun. (9/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi musim kemarau di Jawa Timur secara bertahap pada April – Juni 2026. Bahkan, diperkirakan puncak musim kemarau dominan terjadi pada Agustus 2026 mendatang. Karakteristik kemarau tahun ini pun sesuai prakiraan lebih kering dan berlangsung lebih panjang dibandingkan kondisi normal.

Menyikapi hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun telah melakukan mitigas bencana. Termasuk pemetaan wilayah kelurahan yang terdampak kemarau panjang.

“Kalau musim penghujan memang daerah seperti Kelurahan Pilangbango, Tawangrejo dan Kelun itu jadi titik rawan. Kalau untuk bencana kekeringan relatif aman. Namun kita tetap harus bersiaga dan berjaga,” ujar Plt Kalaksa BPBD Kota Madiun, M. Yusuf Asmadi, Selasa (9/6/2026).

Meski begitu, berkaca tahun-tahun sebelumnya, di beberapa warga di Kelurahan Tawangrejo dan Kelun mengalami kesulitan air bersih. Pasalnya, sebagian warga itu masih mengandalkan sumur pompa dalam. Diduga meningkatnya penggunaan diesel untuk pengairan sawah berdampak mengecilnya debit air sumur warga.

“Dari BPBD sudah siap. Kita menyiapkan tangki-tangki air. Seperti tahun kemarin itu ada di wilayah Kelurahan Kelun, kita siapkan tangki air dan juga kita distribusikan air yang sekiranya nanti dibutuhkan oleh warga setempat. Kita ada lebih dari 10 tando jika dibutuhkan,” imbuhnya.

Image Not Found
Pemkot Madiun perkuat kesiapsiagaan hadapi bencana. (9/6/2026), Foto : Kris-Sinergia

Resiko lain bencana di musim kemarau yakni musibah kebakaran. Hal itu perlu menjadi kewaspadaan tidak hanya pemerintah namun juga masyarakat. Hal itu ditegaskan oleh Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun usai membuka Pembentukan dan Pelatihan Desa/Kelurahan Tanggap Bencana (Destana) di Kelurahan Taman.

“Namanya bencana itu tidak bisa diprediksi. Bisa datang sewaktu-waktu. Makanya hari ini bagaimana mempersiapkan warga di kelurahan. Warga harus tahu apa yang akan dilakukan pada saat nanti terjadinya bencana,” kata Bagus.

Bagus menekankan agar peran aktif masyarakat dalam menghadapi kebecanaan. Selain itu, juga saling membantu jika terjadi bencana.

“Hari ini saya tekankan tidak hanya masalah bencana. Seluruh ketangguhan bencana ini, itu harus dimulai dengan kekompakan warganya. Dalam apa pun, tidak hanya dalam bencana. Sehingga ini perlu beberapa kali harus sering disosialisasi, dikumpulkan supaya hubungan antar warga ini kuat,” pungkas Plt Walikota.

Pemkot Madiun melalui BPBD telah membentuk 11 Kelurahan Tanggap Bencana dari 27 kelurahan di Kota Madiun. Secara bertahap pembentukan Destana akan menyasar di beberapa titik lainnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karyawan Minimarket Gagalkan Aksi Pembobolan Brankas di Ngawi, Pelaku Ternyata Juga Mengaku Bobol Toko Perhiasan

    Karyawan Minimarket Gagalkan Aksi Pembobolan Brankas di Ngawi, Pelaku Ternyata Juga Mengaku Bobol Toko Perhiasan

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi pencurian di sebuah minimarket di Desa Kendal, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, berhasil digagalkan berkat kesigapan seorang karyawati yang menerima notifikasi alarm keamanan di telepon genggamnya. Pelaku yang sempat terjebak di dalam minimarket akhirnya berhasil diringkus petugas kepolisian saat sedang berusaha membobol brankas. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (20/7/2026) […]

    Bagikan
  • Truk Trailer Bermuatan 32 Ton Semen Tabrak Motor dan Dua Rumah di Ngawi, Satu Orang Tewas

    Truk Trailer Bermuatan 32 Ton Semen Tabrak Motor dan Dua Rumah di Ngawi, Satu Orang Tewas

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ngawi–Solo, tepatnya di Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (12/8/2026) pagi. Sebuah truk trailer bermuatan 32 ton semen terlibat tabrakan dengan sepeda motor yang ditumpangi dua orang hingga kemudian oleng dan menghantam dua rumah warga di tepi jalan. Satu orang pengendara sepeda […]

    Bagikan
  • Polisi Olah TKP Pasca-kerusuhan di DPRD Kota Madiun, Kerugian Capai Rp530 Juta

    Polisi Olah TKP Pasca-kerusuhan di DPRD Kota Madiun, Kerugian Capai Rp530 Juta

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota mulai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pasca-kerusuhan di Gedung DPRD Kota Madiun, Selasa (02/09/2025). Pemeriksaan dilakukan di tujuh titik yang terdampak kericuhan pada Sabtu (30/08/2025) lalu. Dari hasil pengecekan, polisi mendapati sejumlah kerusakan fasilitas, kehilangan aset, hingga kerusakan gedung. Beberapa di antaranya pintu kaca ruang rapat […]

    Bagikan
  • Modus Pecah Kaca Mobil, Tas dan Uang Rp. 2 Juta Warga Magetan Raib

    Modus Pecah Kaca Mobil, Tas dan Uang Rp. 2 Juta Warga Magetan Raib

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah mobil yang diparkir di tepi Jalan Seno, Kelurahan Tambran, menjadi sasaran pencurian dengan modus pecah kaca pada Selasa malam (18/3/2023). Peristiwa ini menimpa Eva, warga Jalan Yos Sudarso Kelurahan Sukowinangun, yang kehilangan dua tas berisi keperluan sekolah anaknya, buku tabungan, dan uang tunai sekitar Rp. 2 juta. Wingin Nursalim (60), […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Geser Penugasan 450 Guru dan PPPK, Jarak Kerja Dipangkas Demi Hemat BBM

    Pemkab Madiun Geser Penugasan 450 Guru dan PPPK, Jarak Kerja Dipangkas Demi Hemat BBM

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai menerapkan kebijakan penugasan yang mendekatkan lokasi kerja dengan domisili bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Langkah ini dilakukan untuk menekan pengeluaran bahan bakar minyak (BBM), meningkatkan kesejahteraan aparatur, sekaligus mendongkrak kualitas layanan pendidikan. Kebijakan tersebut ditandai dengan kegiatan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan penyerahan surat tugas […]

    Bagikan
  • Kejanggalan Mayat Pria di Bengawan Madiun, Masih Berpakaian Lengkap

    Kejanggalan Mayat Pria di Bengawan Madiun, Masih Berpakaian Lengkap

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat mister x di aliran Bengawan Madiun, Kamis (14/08/2025) petang. Korban berjenis kelamin laki laki dan sampai saat ini masih belum diketahui identitasnya. Peristiwa itu pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas Polsek Sawahan bersama Unit Reskrim […]

    Bagikan
expand_less